<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295</id><updated>2012-02-16T10:32:56.954-08:00</updated><title type='text'>MiThA TKJ bLog</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>23</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-2675122207437158396</id><published>2010-03-02T22:05:00.000-08:00</published><updated>2010-03-02T22:11:49.577-08:00</updated><title type='text'>Jenis-jenis RAM berdasarkan bentuk dan Kecepatan</title><content type='html'>Sering kali kita bingung jika ditanya berapa kapasitas memory di komputer kita? atau yang lebih ekstrim lagi kalo ditanya, memory di komputer kita PC-nya berapa? atau Jenisnya apa? tentu jika kita tidak tahu akan sangat sulit menjawab, hal ini akan menyebabkan masalah ketika kita akan menambahkan memory pada komputer kita, apakah &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sering kali kita bingung jika ditanya berapa kapasitas memory di komputer kita? atau yang lebih ekstrim lagi kalo ditanya, memory di komputer kita PC-nya berapa? atau Jenisnya apa? tentu jika kita tidak tahu akan sangat sulit menjawab, hal ini akan menyebabkan masalah ketika kita akan menambahkan memory pada komputer kita, apakah nanti memory baru akan cocok dengan komputer kita atau tidak, terus kalo kita mau nambah memory, memory yang lama apakah masih dapat digunakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya saat ini terdapat beberapa jenis memory khususnya untuk personal desktop, atau komputer biasa, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memory  Jenis SDRAM &lt;br /&gt;Memory Jenis DDR-SDRAM atau lebih dikenal dengan DDR saja &lt;br /&gt;Memory jenis DDR2-SDRAM atau DDR2 &lt;br /&gt;dan memory jenis DDR3-SDRAM &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memory pada sebelahkiri adalah jenisnya SDRAM, sedangkan pada bagian tengah adalah jenis DDR SDRAM, dan pada bagian kiri adalah jenis DDR2-SDRAM, mungkin kita tidak dapat melihat secara jelas, baiklah, begini ciri-cirinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. SDRAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digunakan pada umumnya pada komputer Pentium 2 sampai awal pentium 4, pada AMD, digunakan pada K5 K6 dan K7 awal (Duron, Athlon), terdapat 2 buah notch, memiliki jumlah pin 168, sehingga pada suatu sisi pin terdapat angka 1, angka 85, angka 86 dan angka 168. SDRAM memiliki kecepatan yang biasa dikenal dengan istilah PC, yaitu PC-66, PC-100, PC-133 dan PC-150.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. DDR SDRAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digunakan pada Intel yaitu pada Pentium III (tidak semua) dan Pentium 4 (pertengahan 1,7 GHz - 2,4 GHz), pada AMD, DDR digunakan pada Duron dan Athlon XP, bahkan Athlon 64 juga ada yang menggunakan memory ini. Perbedaan dengan SDRAM adalah pada notch (coakan) yang ada, pada DDR hanya terdapat 1 notch, yaitu di bagian tengah agak menjauhi pin nomor 1, jumlah pin dari DDR ada 184 pin, sedangkan kecepatan DDR 2 adalah, PC-1600(DDR200), PC-2100(DDR266), PC-2700(DDR333), Dan PC-3200(DDR400).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga berguna, jika anda mengalami masalah dengan pemasangan memory, apakah cocok atau tidak, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah slot memory pada komputer kita harus cocok, dan jika kita akan memasang 2 memory dengan nilai PC yang berbeda, sebaiknya memory dengan PC yang lebih rendah kita lepas saja, karena akan menghambat kinerja memory dengan PC yang lebih tinggi. Jika kita ingin memasang 2 memory dengan jenis PC yang sama tetapi memiliki kapasitas yang berbeda, pasang memory dengan kapasitas yang lebih kecil paling dekat dengan processor untuk menghindari efek bottle neck, perlu diperhatikan juga kita pasang memory yang kedua jangan pada slot 2 tapi slot 3 (jika ada).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-2675122207437158396?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/2675122207437158396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=2675122207437158396' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/2675122207437158396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/2675122207437158396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2010/03/jenis-jenis-ram-berdasarkan-bentuk-dan.html' title='Jenis-jenis RAM berdasarkan bentuk dan Kecepatan'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-4163679946088225526</id><published>2010-03-02T20:48:00.000-08:00</published><updated>2010-03-02T20:52:31.509-08:00</updated><title type='text'>7 LAYER OSI</title><content type='html'>jenis jaringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; layer OSI&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;jenis jaringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.&lt;br /&gt;Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1.&lt;br /&gt;Tabel 1. Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet&lt;br /&gt;MODEL OSI&lt;br /&gt;TCP/IP&lt;br /&gt;PROTOKOL TCP/IP&lt;br /&gt;NO.&lt;br /&gt;LAPISAN&lt;br /&gt;NAMA PROTOKOL&lt;br /&gt;KEGUNAAN&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;Aplikasi&lt;br /&gt;Aplikasi&lt;br /&gt;DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas&lt;br /&gt;DNS (Domain Name Server)&lt;br /&gt;Data base nama domain mesin dan nomer IP&lt;br /&gt;FTP (File Transfer Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk transfer file&lt;br /&gt;HTTP (HyperText Transfer Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk transfer file HTML dan Web&lt;br /&gt;MIME (Multipurpose Internet Mail Extention)&lt;br /&gt;Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks&lt;br /&gt;NNTP (Networ News Transfer Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup&lt;br /&gt;POP (Post Office Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk mengambil mail dari server&lt;br /&gt;SMB (Server Message Block)&lt;br /&gt;Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;Presentasi&lt;br /&gt;SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk pertukaran mail&lt;br /&gt;SNMP (Simple Network Management Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk manejemen jaringan&lt;br /&gt;Telnet&lt;br /&gt;Protokol untuk akses dari jarak jauh&lt;br /&gt;TFTP (Trivial FTP)&lt;br /&gt;Protokol untuk transfer file&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;Sessi&lt;br /&gt;NETBIOS (Network Basic Input Output System)&lt;br /&gt;BIOS jaringan standar&lt;br /&gt;RPC (Remote Procedure Call)&lt;br /&gt;Prosedur pemanggilan jarak jauh&lt;br /&gt;SOCKET&lt;br /&gt;Input Output untuk network jenis BSD-UNIX&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;Transport&lt;br /&gt;Transport&lt;br /&gt;TCP (Transmission Control Protocol)&lt;br /&gt;Protokol pertukaran data berorientasi (connection oriented)&lt;br /&gt;UDP (User Datagram Protocol)&lt;br /&gt;Protokol pertukaran data non-orientasi (connectionless)&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;Network&lt;br /&gt;Internet&lt;br /&gt;IP (Internet Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk menetapkan routing&lt;br /&gt;RIP (Routing Information Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk memilih routing&lt;br /&gt;ARP (Address Resolution Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP&lt;br /&gt;RARP (Reverse ARP)&lt;br /&gt;Protokol untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Datalink&lt;br /&gt;LLC&lt;br /&gt;Network Interface&lt;br /&gt;PPP (Point to Point Protocol)&lt;br /&gt;Protokol untuk point ke point&lt;br /&gt;SLIP (Serial Line Internet Protocol)&lt;br /&gt;Protokol dengan menggunakan sambungan serial&lt;br /&gt;MAC&lt;br /&gt;Ethernet, FDDI, ISDN, ATM&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;Fisik&lt;br /&gt;Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar yang dihasilkan IEEE. Kita bisa lihat misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh IEEE yang banyak membuat standarisasi peralatan telekomunikasi seperti yang tertera pada Tabel 2.&lt;br /&gt;Tabel 2. Badan pekerja di IEEE&lt;br /&gt;WORKING GROUP&lt;br /&gt;BENTUK KEGIATAN&lt;br /&gt;IEEE802.1&lt;br /&gt;Standarisasi interface lapisan atas HILI (High Level Interface) dan Data Link termasuk&lt;br /&gt;MAC (Medium Access Control) dan LLC (Logical Link Control)&lt;br /&gt;IEEE802.2&lt;br /&gt;Standarisasi lapisan LLC&lt;br /&gt;IEEE802.3&lt;br /&gt;Standarisasi lapisan MAC untuk CSMA/CD (10Base5, 10Base2, 10BaseT, dll.)&lt;br /&gt;IEEE802.4&lt;br /&gt;Standarisasi lapisan MAC untuk Token Bus&lt;br /&gt;IEEE802.5&lt;br /&gt;Standarisasi lapisan MAC untuk Token Ring&lt;br /&gt;IEEE802.6&lt;br /&gt;Standarisasi lapisan MAC untuk MAN-DQDB (Metropolitan Area Network-Distributed&lt;br /&gt;Queue Dual Bus.)&lt;br /&gt;IEEE802.7&lt;br /&gt;Grup pendukung BTAG (Broadband Technical Advisory Group) pada LAN&lt;br /&gt;IEEE802.8&lt;br /&gt;Grup pendukung FOTAG (Fiber Optic Technical Advisory Group.)&lt;br /&gt;IEEE802.9&lt;br /&gt;Standarisasi ISDN (Integrated Services Digital Network) dan IS (Integrated Services ) LAN&lt;br /&gt;IEEE802.10&lt;br /&gt;Standarisasi masalah pengamanan jaringan (LAN Security.)&lt;br /&gt;IEEE802.11&lt;br /&gt;Standarisasi masalah wireless LAN dan CSMA/CD bersama IEEE802.3&lt;br /&gt;IEEE802.12&lt;br /&gt;Standarisasi masalah 100VG-AnyLAN&lt;br /&gt;IEEE802.14&lt;br /&gt;Standarisasi masalah protocol CATV&lt;br /&gt;kembali ke atas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER&lt;br /&gt;Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-4163679946088225526?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/4163679946088225526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=4163679946088225526' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/4163679946088225526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/4163679946088225526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2010/03/7-layer-osi.html' title='7 LAYER OSI'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-2137204773007964821</id><published>2010-01-22T16:58:00.000-08:00</published><updated>2010-01-22T17:06:31.997-08:00</updated><title type='text'>Apa itu Protokol Jaringan</title><content type='html'>Protokol jaringan adalah aturan-aturan atau tatacara yang digunakan dalam melaksanakan pertukaran data dalam sebuah jaringan. Protokol mengurusi segala hal dalam komunikasi data, mulai dari kemungkinan perbedaan format data yang dipertukarkan hingga ke masalah koneksi listrik dalam jaringan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apa itu Protokol Jaringan&lt;br /&gt;Oleh Faisal Akib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protokol jaringan adalah aturan-aturan atau tatacara yang digunakan dalam melaksanakan pertukaran data dalam sebuah jaringan. Protokol mengurusi segala hal dalam komunikasi data, mulai dari kemungkinan perbedaan format data yang dipertukarkan hingga ke masalah koneksi listrik dalam jaringan. Dalam suatu jaringan komputer, terjadi sebuah proses komunikasi antar entiti atau perangkat yang berlainan sistemnya. Entiti atau perangkat ini adalah segala sesuatu yang mampu menerima dan mengirim. Untuk berkomunikasi mengirim dan menerima antara dua entiti dibutuhkan saling-pengertian di antara kedua belah pihak. Pengertian inilah yang dikatakan sebagai protokol. Jadi protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasi data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protokol mendefinisikan apa yang dikomunikasikan bagaimana dan kapan terjadinya komunikasi. Elemen-elemen penting daripada protokol adalah : syntax, semantics dan timing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syntax mengacu pada struktur atau format data, yang mana dalam urutan tampilannya memiliki makna tersendiri. Sebagai contoh, sebuah protokol sederhana akan memiliki urutan pada delapan bit pertama adalah alamat pengirim, delapan bit kedua adalah alamat penerima dan bit stream sisanya merupakan informasinya sendiri. &lt;br /&gt;Semantics mengacu pada maksud setiap section bit. Dengan kata lain adalah bagaimana bit-bit tersebut terpola untuk dapat diterjemahkan. &lt;br /&gt;Timing mengacu pada 2 karakteristik yakni kapan data harus dikirim dan seberapa cepat data tersebut dikirim. Sebagai contoh, jika pengirim memproduksi data sebesar 100 Megabits per detik (Mbps) namun penerima hanya mampu mengolah data pada kecepatan 1 Mbps, maka transmisi data akan menjadi overload pada sisi penerima dan akibatnya banyak data yang akan hilang atau musnah. &lt;br /&gt;Setiap jenis topologi jaringan memiliki protokol tertentu, misalnya pada topologi Bus dikenal protokol Ethernet, dan pada topologi Cincin dikenal protokol Token-Ring. Protokol standard komunikasi data yang menjadi acuan dalam perancangan hardware maupun software jaringan adalah: Model Referensi OSI (Open System Interconnection) yang ditetapkan oleh organisasi acuan sedunia ISO (International Standard Organization). Menurut OSI komunikasi antara dua komponen dalam jaringan memerlukan 7 lapisan, mulai dari lapisan Aplikasi, dimana pengguna memulai pengiriman datanya, hingga ke lapisan Fisik, dimana data dalam bentuk sinyal listrik di-transmisikan melalui media komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protokol jaringan praktis yang digunakan dewasa ini pada jaringan Internet maupun Intranet adalah protokol Model Referensi TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol TCP/IP ini merupakan penyederhanaan dari OSI dengan menggabungkan lapisan-lapisannya sehingga tersisa hanya 5 lapisan. Perbandingan kedua protokol ini disajikan pada gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAMBAR: OSI vs TCP/IP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi utama masing-masing lapisan OSI disajikan dalam tabel berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan&lt;br /&gt; Fungsi Lapisan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Application (Aplikasi) Lapisan yang menangani program aplikasi yang digunakan oleh user dalam mengirim/menerima data, misalnya program e-mail, Messenger, Browser, dsb &lt;br /&gt;Presentation (Presentasi) Lapisan ini melakukan presentasi data, perubahan format agar terjadi kesesuaian antara pengirim dan penerima &lt;br /&gt;Session (Sessi) Lapisan ini yang membuka koneksi antara dua komponen yang berkomunikasi, menjaga koneksi selama komunikasi berlangsung dan memutuskan-nya ketika selesai &lt;br /&gt;Transport (Transport) Lapisan ini yang menjamin pengiriman data dari satu komponen ke komponen lainnya yang berkomunikasi &lt;br /&gt;Network (Jaringan) Lapisan yang mengatur rute dari paket data melalui jaringan, sehingga paket ini bisa sampai ke tujuan &lt;br /&gt;Data Link (Sambung Data) Lapisan yang menjamin paket-paket data terbebas dari kesalahan ketika disampaikan ke penerima &lt;br /&gt;Physical (Fisik) Lapisan yang menangani medium fisik / koneksi listrik yang menghubungkan dua komponen yang berkomunikasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi utama masing-masing lapisan TCP/IP disajikan dalam tabel berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan&lt;br /&gt; Fungsi Lapisan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Physical (Fisik) Lapisan yang menangani antarmuka antara medium transmisi dengan peralatan. Karakteristik fisik, seperti medium, bentuk signal, kecepatan signal, ditentukan pada lapisan ini. &lt;br /&gt;Network Access (Jaringan) Lapisan ini menangani rute data dan akses antara dua komputer yang saling berkomunikasi dalam jaringan yang sama. Lapisan ini juga memeriksa alamat penerima data, menetapkan prioritas pengiriman. &lt;br /&gt;Internet Lapisan ini menangani rute data dan akses antara dua komputer yang berkomunikasi dalam jaringan yang berbeda. Lapisan ini menggunakan protokol Internet untuk memilih rute data dalam jaringan yang beragam. &lt;br /&gt;Transport Lapisan yang menjamin reliabilitas pengiriman paket-paket data, serta mengatur urutan paket tersebut. Protokol TCP digunakan pada lapisan ini. &lt;br /&gt;Application (Aplikasi) Lapisan ini menangani berbagai aplikasi yang akan menggunakan jaringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protokol TCP/IP mengenali tiap terminal dalam jaringan melalui nomer IP (IP number), setiap komputer harus memiliki nomer IP yang berbeda. Nomer IP dewasa ini menggunakan bilangan biner 32 bit yang dibagi menjadi 4 bagian masing-masing 8 bit, sebagai contoh dalam jaringan intranet biasa digunakan nomer IP untuk satu komputer sebagai berikut : 192.168.1.10, dan pada jaringan yang sama nomer IP komputer lainnya adalah : 192.168.1.15, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kedua protokol diatas dikenal pula protokol akses media, protokol antar jaringan, dan protokol transport data. Protokol akses media adalah protokol pada lapisan fisik dan lapisan data-link, mengatur bagaimana data disalurkan pada media fisik dan bagaimana data diakses dari media fisik. Protokol akses media yang terkenal adalah protokol ethernet yang biasa disebut sebagai CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access / Collision Detection) dan Token-Ring. CSMA/CD mengatur data pada topologi bus dan topologi star. Token-Ring mengatur data pada topologi ring yang menggunakan media kabel koaksial, pada topologi ring dengan kabel serat optik digunakan protokol FDDI (Fiber Distributed Data Interface).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CSMA/CD yang di-standarisasi sebagai IEEE 802.3 memiliki prinsip kerja sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terminal yang akan mengirim data melalui media harus memeriksa media apakah dalam keadaan sibuk (ada yang pakai) atau tidak (carrier sense). &lt;br /&gt;Bila tidak sibuk maka segera kirim data melalui media &lt;br /&gt;Bila sibuk maka terminal harus terus mendengarkan (memeriksa) berulang-kali hingga tidak sibuk. &lt;br /&gt;Bila karena suatu hal terjadi tabrakan (dua terminal secara bersamaan mendeteksi media pada keadaan tidak sibuk, keduanya mengirim data pada saat yang sama), maka sinyal gangguan akan dikirim ke semua terminal (collision detection), dan kedua terminal yang bertabrakan akan di-stop untuk mengirim data sementara waktu. &lt;br /&gt;Setelah sinyal gangguan berlalu beberapa saat maka terminal dapat mulai berlomba untuk mendapatkan media. &lt;br /&gt;Token-Ring adalah protokol akses media pada topologi cincin yang distandarisasi sebagai IEEE 802.5. Token adalah sebuah frame data kecil yang dialirkan (sirkulasi) satu-arah ke semua terminal dalam jaringan cincin. Prinsip kerjanya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terminal yang akan mengirim data harus menunggu untuk mendeteksi adanya token yang melintas pada koneksi-nya. &lt;br /&gt;Ketika ada token, dan token ini bebas, maka terminal ini akan mengubah bit token menjadi terpakai kemudian menyertakan frame data untuk di-sirkulasi dalam jaringan. &lt;br /&gt;Setiap terminal akan memeriksa: apakah data yang dibawa token ini adalah untuknya atau bukan. Apabila frame data ini bukan untuknya maka frame diteruskan ke terminal berikutnya. &lt;br /&gt;Apabila frame data ini untuknya maka data akan diambil kemudian bit token diubah menjadi bebas (kosong). &lt;br /&gt;Apabila token dan frame data tidak ada yang mengambil-nya maka token akan dibebaskan pada saat melintas kembali ke terminal pengirim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-2137204773007964821?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/2137204773007964821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=2137204773007964821' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/2137204773007964821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/2137204773007964821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2010/01/apa-itu-protokol-jaringan.html' title='Apa itu Protokol Jaringan'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-3051417469629586786</id><published>2009-11-27T19:59:00.000-08:00</published><updated>2009-11-27T20:05:00.619-08:00</updated><title type='text'>Merancang Bangun dan Menganalisa</title><content type='html'>PERISTILAHAN/GLOSSARY&lt;br /&gt;10 BaseT Bagian dari standar asli IEEE 802.3, 10 BaseT adalah spesifikasi&lt;br /&gt;Ethernet 10Mbps baseband yang menggunakan dua pasang kabel yang saling&lt;br /&gt;terbelit (twisted pair), kabel kategori 3, 4 atau5-mengunakan satu pasang&lt;br /&gt;kabel yang saling menerima. 10 BaseT mempuyai sebuah batas jarak sekitar&lt;br /&gt;100 meter per segmen.lihat juga: Ethernet dan IEEE 802.3.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN&lt;br /&gt;BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI&lt;br /&gt;PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN PENGELOLAAN&lt;br /&gt;JARINGAN&lt;br /&gt;Merancang Bangun dan Menganalisa&lt;br /&gt;Wide Area Network&lt;br /&gt;Teknologi Internetworking&lt;br /&gt;BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM&lt;br /&gt;DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN&lt;br /&gt;DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH&lt;br /&gt;DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;2005&lt;br /&gt;KODE MODUL&lt;br /&gt;A&lt;br /&gt;Bagian&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;ii&lt;br /&gt;SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN&lt;br /&gt;BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI&lt;br /&gt;PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN PENGELOLAAN&lt;br /&gt;JARINGAN&lt;br /&gt;Merancang Bangun dan Menganalisa&lt;br /&gt;Wide Area Network&lt;br /&gt;Teknologi Internetworking&lt;br /&gt;PENYUSUN&lt;br /&gt;KETUA:&lt;br /&gt;ADI PURWANTORO, CCNA, CCAI&lt;br /&gt;ANGGOTA:&lt;br /&gt;1. Drs. Bekti Afianto 4. Adnan Purwantoro&lt;br /&gt;2. Drs. T. Adi Wijaya, MT 5. Deni Warsa Setiawan&lt;br /&gt;3. Drs. Mahyunis, MT&lt;br /&gt;BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM&lt;br /&gt;DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN&lt;br /&gt;DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH&lt;br /&gt;DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;2005&lt;br /&gt;KODE MODUL&lt;br /&gt;A&lt;br /&gt;iii&lt;br /&gt;KATA PENGANTAR&lt;br /&gt;Modul dengan judul Merancang Bangun dan Menganalisa WAN&lt;br /&gt;merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta&lt;br /&gt;diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu&lt;br /&gt;bagian dari kompetensi bidang keahlian TEKNOLOGI INFORMASI DAN&lt;br /&gt;KOMUNIKASI pada Program Keahlian TEKNIK KOMPUTER DAN&lt;br /&gt;PENGELOLAAN JARINGAN.&lt;br /&gt;Materi modul ini disesuaikan dengan study guide CCDA, sehingga sangat&lt;br /&gt;cocok untuk keperluan pengambilan sertifikasi Cisco Certified Design&lt;br /&gt;Associate (CCDA). Modul Merancang Bangun dan Menganalisa WAN dibagi&lt;br /&gt;menjadi 13 bagian, yaitu: Tinjauan ulang Teknologi Internetworking,&lt;br /&gt;segmentasi LAN, Protokol Jaringan, prosedur Rancangan, Merancang Jaringan&lt;br /&gt;Modular, Merancang WAN untuk Perusahaan, Merancang Lapisan Jaringan&lt;br /&gt;dan Model Penamaan, Protokol Routing, Protokol Link-State dan Bridging,&lt;br /&gt;Perangkat Lunak cisco IOS, Manajemen Jaringan, Rancangan Post Jaringan,&lt;br /&gt;Rancangan WAN yang terintegrasi dengan sekuriti dan voice transport.&lt;br /&gt;Ketiga belas modul ini adalah modul terakhir dari seluruh modul yang ada&lt;br /&gt;pada program keahlian Teknik Komputer dan Pengelolaan Jaringan tingkat&lt;br /&gt;SMK. Modul ini diberikan pada tingkat IV SMK.&lt;br /&gt;Pada Modul Merancang Bangun dan Menganalisa WAN, Tinjauan ulang&lt;br /&gt;Teknologi Internetworking, dibagi menjadi 3 kegiatan. Modul ini terkait&lt;br /&gt;dengan modul-modul lain yang membahas tentang:&lt;br /&gt;Menginstalasi perangkat jaringan lokal (Local Area Network)&lt;br /&gt;Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang tersambung jaringan&lt;br /&gt;Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi jaringan&lt;br /&gt;Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI (Graphical User Interface)&lt;br /&gt;Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis text&lt;br /&gt;Menginstalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network)&lt;br /&gt;iv&lt;br /&gt;Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis&lt;br /&gt;luas (Wide Area Network)&lt;br /&gt;Mengadministrasi server dalam jaringan&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sebelum menggunakan modul ini peserta diklat diwajibkan&lt;br /&gt;telah mengambil modul-modul tersebut.&lt;br /&gt;Jakarta, Juni 2005&lt;br /&gt;Penyusun&lt;br /&gt;ADI PURWANTORO, CCNA,CCAI&lt;br /&gt;v&lt;br /&gt;DAFTAR ISI MODUL&lt;br /&gt;Halaman&lt;br /&gt;HALAMAN DEPAN ..........................................................................&lt;br /&gt;HALAMAN DALAM ......................................................................... i&lt;br /&gt;KATA PENGANTAR ........................................................................ ii&lt;br /&gt;DAFTAR ISI MODUL ...................................................................... iv&lt;br /&gt;PETA KEDUDUKAN MODUL ............................................................ vi&lt;br /&gt;PERISTILAHAN / GLOSSARY .......................................................... viii&lt;br /&gt;BAB I. PENDAHULUAN ............................................................. 1&lt;br /&gt;A. DESKRIPSI JUDUL ........................................................... 1&lt;br /&gt;B. PRASYARAT..................................................................... 1&lt;br /&gt;C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL .................................... 1&lt;br /&gt;1. Petunjuk Bagi Peserta Diklat ....................................... 2&lt;br /&gt;2. Peran Guru................................................................. 3&lt;br /&gt;D. TUJUAN AKHIR ............................................................... 3&lt;br /&gt;E. KOMPETENSI . 4&lt;br /&gt;F. CEK KEMAMPUAN ............................................................ 5&lt;br /&gt;BAB II. PEMELAJARAN ..............................................................6&lt;br /&gt;A. RENCANA BELAJAR PESERTA DIKLAT ...............................6&lt;br /&gt;B. KEGIATAN BELAJAR .........................................................&lt;br /&gt;1. Kegiatan Belajar : 1. Model-model internetworking dan&lt;br /&gt;spesifikasi-spesifikasi dari model OSI ........................ 7&lt;br /&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran ................................ 7&lt;br /&gt;b. Uraian Materi 1 .................................................... 7&lt;br /&gt;c. Rangkuman 1 .........................................30&lt;br /&gt;d. Tugas .. .............................30&lt;br /&gt;e. Tes Formatif 1 31&lt;br /&gt;f. Kunci Jawaban ....................................................32&lt;br /&gt;vi&lt;br /&gt;2. Kegiatan Belajar: 2. Jaringan Ethernet, pengkabelan konsol,&lt;br /&gt;enkapsulasi data dan perencanaan model Hierarki.&lt;br /&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran ................................34&lt;br /&gt;b. Uraian Materi 2 ....................................................34&lt;br /&gt;c. Rangkuman 2 . 56&lt;br /&gt;d. Tugas .........................................56&lt;br /&gt;e. Tes Formatif 2 ..57&lt;br /&gt;f. Kunci Jawaban ....................................................57&lt;br /&gt;Lembar Kerja 2 ........................................................58&lt;br /&gt;BAB III. EVALUASI ....................................................................63&lt;br /&gt;A. PERTANYAAN ...........................................................63&lt;br /&gt;B. KUNCI JAWABAN ......................................................69&lt;br /&gt;C. KRITERIA KELULUSAN ...............................................71&lt;br /&gt;BAB IV. PENUTUP ....................................................................72&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA ......................................................................73&lt;br /&gt;vii&lt;br /&gt;PETA KEDUDUKAN MODUL&lt;br /&gt;SLTP &amp; yang&lt;br /&gt;sederajat&lt;br /&gt;HDW.DEV.100.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;1 2 3&lt;br /&gt;I&lt;br /&gt;II&lt;br /&gt;III&lt;br /&gt;LULUS SMK&lt;br /&gt;HDW.MNT.201.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;HDW.MNT.203.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;SWR.OPR.101.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;SWR.OPR.100.&lt;br /&gt;(1).A&lt;br /&gt;HDW.MNT.102.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;SWR.OPR.102.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;HDW.MNT.101.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;HDW.MNT.204.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;SWR.MNT.201.&lt;br /&gt;(1).A&lt;br /&gt;NTW.OPR.100.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;HDW.MNT.202.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;HDW.MNT.205.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;SWR.OPR.103.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;SWR.OPR.104.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;NTW.OPR.200.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;NTW.MNT.201.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;NTW.MNT.202.&lt;br /&gt;(2).A&lt;br /&gt;NTW.MNT.300.&lt;br /&gt;(3).A&lt;br /&gt;A&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;LULUS SMK&lt;br /&gt;IV&lt;br /&gt;viii&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;HDW.DEV.100.(2).A Menginstalasi PC&lt;br /&gt;HDW.MNT.201.(2).A Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan&lt;br /&gt;periferal&lt;br /&gt;HDW.MNT.203.(2).A Melakukan perbaikan dan / atau setting ulang sistem&lt;br /&gt;PC&lt;br /&gt;HDW.MNT.204.(2).A Melakukan perbaikan periferal&lt;br /&gt;HDW.MNT.101.(2).A Melakukan perawatan PC&lt;br /&gt;HDW.MNT.102.(2).A Melakukan perawatan periferal&lt;br /&gt;SWR.OPR.101.(2).A&lt;br /&gt;Menginstalasi sistem operasi berbasis GUI (Graphical&lt;br /&gt;User Interface)&lt;br /&gt;SWR.OPR.102.(2).A&lt;br /&gt;Menginstalasi sistem operasi berbasis text&lt;br /&gt;SWR.OPR.100.(1).A Menginstalasi software&lt;br /&gt;SWR.MNT.201.(1).A Mem-Back-Up dan Me-Restore software&lt;br /&gt;NTW.OPR.100.(2).A&lt;br /&gt;Menginstalasi perangkat jaringan lokal (Local Area&lt;br /&gt;Network)&lt;br /&gt;HDW.MNT.202.(2).A Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang&lt;br /&gt;tersambung jaringan&lt;br /&gt;HDW.MNT.205.(2).A Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi&lt;br /&gt;jaringan&lt;br /&gt;SWR.OPR.103.(2).A&lt;br /&gt;Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI&lt;br /&gt;(Graphical User Interface)&lt;br /&gt;SWR.OPR.104.(2).A&lt;br /&gt;Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis text&lt;br /&gt;NTW.OPR.200.(2).A&lt;br /&gt;Menginstalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide&lt;br /&gt;Area Network )&lt;br /&gt;NTW.MNT.201.(2).A&lt;br /&gt;Mendiagnosis permasalahan perangkat yang&lt;br /&gt;tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area&lt;br /&gt;Network )&lt;br /&gt;NTW.MNT.202.(2).A&lt;br /&gt;Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi&lt;br /&gt;jaringan berbasis luas (Wide Area Network)&lt;br /&gt;NTW.MNT.300.(3).A&lt;br /&gt;Mengadministrasi server dalam jaringan&lt;br /&gt;A&lt;br /&gt;Merancang bangun dan menganalisa Wide Area&lt;br /&gt;Network&lt;br /&gt;Dalam tahap penyusunan SKKNI&lt;br /&gt;ix&lt;br /&gt;PERISTILAHAN/GLOSSARY&lt;br /&gt;10 BaseT Bagian dari standar asli IEEE 802.3, 10 BaseT adalah spesifikasi&lt;br /&gt;Ethernet 10Mbps baseband yang menggunakan dua pasang kabel yang saling&lt;br /&gt;terbelit (twisted pair), kabel kategori 3, 4 atau5-mengunakan satu pasang&lt;br /&gt;kabel yang saling menerima. 10 BaseT mempuyai sebuah batas jarak sekitar&lt;br /&gt;100 meter per segmen.lihat juga: Ethernet dan IEEE 802.3.&lt;br /&gt;100 BaseT Berdasarkan standar IEEE 802.3u, 10 BaseT adalah spesifikasi&lt;br /&gt;Fast Ethernet untuk baseband 100Mbps yang menggunakan kabel UTP.&lt;br /&gt;100BaseT mengirimkan link pulses (yang berisi lebih banyak informasi&lt;br /&gt;dibandingkan yang digunakan 10BaseT) melalui network ketika tidak ada lalu&lt;br /&gt;lintas data. Lihat juga: 10BaseT, Fast Ethernetdan IEEE 802.3.&lt;br /&gt;100 BaseTX Berdasarkan standar IEEE 802.3u, 100BaseTX adalah spesifikasi&lt;br /&gt;Fast Ethernet baseband100Mbps yang menggunakan dua kabel UTP atau&lt;br /&gt;STP. Kabel pasangan data menerima data; pasangan kedua mengirim data.&lt;br /&gt;Untukmemastikan waktu sinyal yang tepat, sebuah segmen 100BaseTX&lt;br /&gt;panjangnya tidak bisa melibihi dari 100 meter.&lt;br /&gt;Acknowledgment Vertifikasi yang dikirimkan oleh suatu peralatan&lt;br /&gt;network ke peralatan lainnya untuk menandakan bahwa sebuah kejadian&lt;br /&gt;telah terjadi. Bisa disingkat menjadi ACK. Berlawanan dengan : NAK.&lt;br /&gt;ANSI American National Standards institute: Organisasi yan tediri dari&lt;br /&gt;perusahaan, pemerintahan, dan anggota-anggota sukarela yang&lt;br /&gt;mengkordinasikan kegiatan-kegiatan yang berhuungan dengan standar,&lt;br /&gt;menyetujui standar nasional Amerika Serika, dan mengembangkan posisi&lt;br /&gt;Amerika Serikat dalam organisasi standar internasional. ANSI membantu&lt;br /&gt;dalam pembuatan standar internasional dan Amerika Serikat untuk bidang&lt;br /&gt;seperti komunikasi, networking, dan berbagai bidang teknik. ANSI telah&lt;br /&gt;mempublikasikan lebih dari 13.000 standar, untuk produk-produk rekayasa&lt;br /&gt;dan teknologi, mulai dari ulir sekrup sampai protocol networking. ANSI adalah&lt;br /&gt;anggota dari the intertational Electrotechnical commission (IEC) dan&lt;br /&gt;Intertational Organization for standardization (iso)&lt;br /&gt;Aplication layer Layer Application. Layer ke-7 dari model network OSI,&lt;br /&gt;menyediakan 16-bit tunggal layanan-layanan untuk prosedur-prosedur&lt;br /&gt;aplikasi (seperti electronic mail atau transfer file) yang berada diluar model&lt;br /&gt;OSI. Layer ini memilih dan menentukan ketersediaan dari partner komunikasi&lt;br /&gt;dan juga sumber daya yang diperlukan untk membuat koneksi,&lt;br /&gt;mengkordinasikan aplikasi-aplikasi yang berpasangan,dan membentuk sebuah&lt;br /&gt;kesepakatan terhadap prosedur-prosedur untuk mengendalikan integritas&lt;br /&gt;data dan error recovery. Lihat juga : Data link layer, Network layer, physical&lt;br /&gt;layer, Session layer , dan transport layer.&lt;br /&gt;x&lt;br /&gt;ARP Address Resolution Protocol. Didefinisikan di RFC 286, merupakan&lt;br /&gt;protocol yang melacak alamat IP ke alamat MAC.&lt;br /&gt;ASCII American standard Code for Information Interchange. Sebuah&lt;br /&gt;kode 8-bit untuk merepresentasikan karakter-karakter,terdiri dari 7 bit data&lt;br /&gt;ditambah 1 bit parity.&lt;br /&gt;ASICs Application-spesific Integrated Circuit. Digunakan di switch&lt;br /&gt;layer 2 untuk membuat keputusan filtering. ASIC melihat ke dalam tabel&lt;br /&gt;filterdari alamat-alamat MAC dan menentukan port mana yang akan dituju&lt;br /&gt;oleh alamat hardware tujuan dai sebuah alamat hardware yang diterima.&lt;br /&gt;Frame akan diizinkan untuk melaui segmen itu saja. Jika alamat hardware&lt;br /&gt;tidak diketahi, frame akan di forward ke semua port.&lt;br /&gt;Auto-detectmechanism Digunakan di sebuah switch, hub, dan kartu&lt;br /&gt;interface Ethernet,untuk menentukan duplex dan kecepatan yang di gunakan.&lt;br /&gt;Auto duplex Sebuah setting pada peralatan layer 1 dan layer 2 yang&lt;br /&gt;menset duplex dari sebuah port pada switch atau hub secara otomatis.&lt;br /&gt;Backbone Bagian dasar dari network angen menyediakan jalur utama untuk&lt;br /&gt;lalu lintas yan dikirimkan ke dan mulai dari network lain.&lt;br /&gt;Bandwidth selisih antara frekuensi tertingi dan terendah yang digunakan&lt;br /&gt;oleh sinyal network. Lebih umum, ia mengacu pada kapasitas throughput&lt;br /&gt;yang diukur pada sebuah protocol atau media network.&lt;br /&gt;Baseband Sebuah fitur dari teknologi network yang menggunakan hanya&lt;br /&gt;satu pembawa (carrier) fekuensi. Contohnya adalah Ehernet .Juga disebut&lt;br /&gt;narrowband (pita sempit) .Bandingkan dengan : broadband.&lt;br /&gt;Baud Sinonim dari bit per second (bps) , jika setiap elemem sinyal&lt;br /&gt;menyatakan 1 bit. Baud adalah sebuah satuan dari kecepatan persinyalan&lt;br /&gt;yang ekivalen dengan jumlah elemen sinyal yang terpisah yang&lt;br /&gt;ditransmisikan per detik.&lt;br /&gt;Binary Sebuah metode penomoran dengan 2 kharakter yang menggunakan&lt;br /&gt;satu dan nol.Sistem penomoran binary mendasari semua pernyataan digital&lt;br /&gt;dari informasi.&lt;br /&gt;Bit sebuah digit binary , mempunyai nilai 1 atau 0. delapan bit membetuk&lt;br /&gt;sebuah byte.&lt;br /&gt;Bridge Sebuah alat untuk menghbungka dua segmen dari sebuah network&lt;br /&gt;dan mentransmisikannya paket-paket diantaranya. Kedua segmen harus&lt;br /&gt;menggunakan protocol yang identik untuk berkomunikasi. Bridge berfungsi&lt;br /&gt;pada layer Data Link, layer ke-2 dari model referensi OSI . Tujuan dari sebuah&lt;br /&gt;xi&lt;br /&gt;brdge adalah untuk menyaring, mengirmkan atau melakukan broadcast pada&lt;br /&gt;setiap frame yang dating, berdasarkan alamat MAC dari frame tersebut.&lt;br /&gt;Broadband Sebuah metodologi transmisi untuk melakukan multiplexing&lt;br /&gt;terhadap beberapa sinyal yang berbeda ke dalam satu kabel. Dalam&lt;br /&gt;telekomunikasi, broadband diklarifikasikan sebagai kanal apapun dengan&lt;br /&gt;bandwidth lebih dari 4 kHz (atau disebut voice grade dalam teknologi VLAN),&lt;br /&gt;ia diklsifikasika sebagai sebuah kabel koaksial dimana snyal analog&lt;br /&gt;digunakan. Juga disebut wideband (pita lebar).&lt;br /&gt;Broadcast Sebuah frame data atau paket yang ditransmisikan ke semua&lt;br /&gt;node pada segmen network local (seperti didefinisikan oleh broadcast&lt;br /&gt;domain). Broadcast dikenal dari alamat broadcast-nya, yang merupaka&lt;br /&gt;sebuah network dan alamat tujuan dengan semua bit di-on-kan (bernilai 1).&lt;br /&gt;Juga disebut local broadcast. Badingkan dengan : directed broadcast.&lt;br /&gt;Broadcast address Digunakan dalam pengalamatan logical dan&lt;br /&gt;pengalamatan hardware. Dalam pengalamatan logical, alamat-alamat host&lt;br /&gt;akan menjadi 1 semua. Dengan pengalamatan hardware, alamat hardware&lt;br /&gt;akan menjadi satu semua dalam binary (atau semua F dalam bilangan&lt;br /&gt;hexadecimal).&lt;br /&gt;Broadcast domain Sebuah group dali peralatan-peralatan yang menerima&lt;br /&gt;frame broadcast yang dimlai atau dikirim dari alat apapun di group itu.&lt;br /&gt;Karena router tidak memforward frame broadcast, broadcast tidak diforward&lt;br /&gt;daro satu broadcast domain ke broadcast domain lain.&lt;br /&gt;Broadcast (multi-access) networks Network broadcast (multi access)&lt;br /&gt;seperti Ethernet memungknkan beberapa alat untuk dihubugkan ke (atau&lt;br /&gt;mengakses) network yang sama, dan uga menyediakan sebuah kemampuan&lt;br /&gt;broadcast dimana sebuah paket tinggal dikirimkan ke semua node di network&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;Broadcast strom Sebuah kejadian yang tidak diiginkan pada network yang&lt;br /&gt;disebabkan ole transmisi secara serentak dari sejumlah broadcast yang&lt;br /&gt;melalui segmen network tersebut. Kejadian seperti ini dapat membuat&lt;br /&gt;bandwidth network kewalahan, yang mengakibatkan time-out.&lt;br /&gt;Buffer Sebuah area penyimpanan yang menangai data ketika data itu dala&lt;br /&gt;transit. Buffer digunakan ntuk menerima atau menyimpan pengiriman yang&lt;br /&gt;sporadic dari data-data yang membesar, basanya diterima dari sebuah alat&lt;br /&gt;yang lebih cepat, untk mengkompensasi varias-variasi dalam kecepatan&lt;br /&gt;pemrosesan. Informasi yang dating disimpan sampai semuaya diterima&lt;br /&gt;sebelum mengirimkan data. Juga dikenal sebagai sebuah information buffer .&lt;br /&gt;Bus topology sebuah arsitektur LAN linear dimana transmisi dari&lt;br /&gt;beberapa station pada network dibuat kembali sepanjang sebuah medium&lt;br /&gt;xii&lt;br /&gt;dan diterima oleh semua station lain. Bandingkan dengan: ring topology dan&lt;br /&gt;star topology&lt;br /&gt;Byte delapan bit. Lihat juga: octet.&lt;br /&gt;CD carrier detect: sebuah sinyal yang mengindikasikan bahwa sebuah&lt;br /&gt;interface sedang aktif atau bahwa sebuah koneksi yang dihasilkan oleh&lt;br /&gt;sebuah modem telah dibuat.&lt;br /&gt;CDP Cisco Discovery Protocol. Protokol proprietary Cisco yang digunakan&lt;br /&gt;untuk memberitahuakan sebuah alat Cisco tetangga tantang type hardware,&lt;br /&gt;versi software dan interface aktif yang sedang digunakan oleh alat Cisco. CDP&lt;br /&gt;menggunakan sebuah alat frame SNAP di antara eralata dan tidak bisa di&lt;br /&gt;route.&lt;br /&gt;Checksum Sebuah pengujian untuk memastikanintegitas dari data yang&lt;br /&gt;dikirimkan. Merupakan sebuah angka yang dihitung dari serangkaian nilai&lt;br /&gt;yang diambil melalui sederetan fungs-fungsi metematika, secara khusus&lt;br /&gt;ditempatkan pada akhir dari data dari mana ia itung, dan kemudian dihitungulang&lt;br /&gt;pada ujung penerima untuk verifikasi. Bandingkan dengan: CRC.&lt;br /&gt;compression Sebuah teknik untuk mengirimkan lebih banyak data melalui&lt;br /&gt;sebuah link dibandingkan data yang secara normal diperbolehkan dengan&lt;br /&gt;cara mempresentasikan string-string data yang berulang dengan sebuah&lt;br /&gt;penanda tunggal (single marker).&lt;br /&gt;congestion lalu lintas network yang melampaui kemampuan network&lt;br /&gt;menanganinya.&lt;br /&gt;Connectionless Transfer data yang terjadi tanpa menciptakan sebuah&lt;br /&gt;rangkaian virtual. Memiliki overhead yang rendah, menggunakan pengiriman&lt;br /&gt;best-effort (usaha terbaik), dan tidak dapat diandalkan. Berlawanan dengan:&lt;br /&gt;connection-oriented. Lihat juga: virtual circuit.&lt;br /&gt;connection-oriented Metode transfer data yang membuat sebuah&lt;br /&gt;rangkaian virtual sebelum data ditransfer. Menggunakan acknowledgment&lt;br /&gt;dan flow control untuk transfer data yang dapat diandalkan. Berlawanan&lt;br /&gt;dengan: connectionless. Lihat juga: virtual circuit.&lt;br /&gt;console port Biasanya sebuah port RJ-45 (modular 8-pin) pada sebuah&lt;br /&gt;router dan switch Cisco yang memungkinkan kemampuan Command-Line&lt;br /&gt;Interface.&lt;br /&gt;core layer Layer inti. Layer teratas dalam model hierarkis tiga-layer Cisco,&lt;br /&gt;yang membantu anda merancang, membangun, dan memelihara networknetwork&lt;br /&gt;hierarkis Cisco. Layer ini melewatkan paket-paket dengan cepat ke&lt;br /&gt;alat-alat layer distribusi saja. Tidak ada packet filtering yang akan terjadi&lt;br /&gt;pada layer ini.&lt;br /&gt;xiii&lt;br /&gt;CRC cyclic redundancy check: Sebuah metodologi yang mendeteksi errorerror,&lt;br /&gt;dimana penerima frame membuat sebuah perhitungan dengan cara&lt;br /&gt;membagi isi dari frame dengan sebuah pembagi binary utama dan&lt;br /&gt;membandingkan sisa pembagian dengan sebuah nilai yang disimpan dalam&lt;br /&gt;frame oleh node pengirim. Berlawanan dengan: checksum.&lt;br /&gt;crossover cable Jenis kabel Ethernet yang menghubungkan sebuah switch&lt;br /&gt;dengan switch, host dengan host, hub dengan hub, atau switch dengan hub.&lt;br /&gt;CSMA/CD Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection: Sebuah&lt;br /&gt;teknologi yang didefinisikan oleh komite IEEE 802.3 Ethernet. Setiap alat&lt;br /&gt;mendeteksi untuk merasakan sebuah sinyal digital pada kabel sebelum&lt;br /&gt;melakukan tranmisi. Juga, CSMA/CD memungkinkan semua alat pada network&lt;br /&gt;untuk berbagi kabel yang sama, tetapi hanya memungkinkan satu transmisi&lt;br /&gt;pada satu saat. Jika dua alat melakukan transmisi pada saat bersamaan,&lt;br /&gt;sebuah tabrakan frae akan terjadi dan sebuah pola jamming (pengacau) akan&lt;br /&gt;dikirimkan: alat akan berhenti melakukan transmisi, menunggu selama waktu&lt;br /&gt;tertentu atau selama waktu yang ditentukannya sendiri secara acak, dan&lt;br /&gt;kemudian mencobanya melakukan transmisi lagi.&lt;br /&gt;CSU channel service unit: Sebuah mekanisme digital yang menghubungkan&lt;br /&gt;peralatan pengguna-akhir (end-user) ke loop telepon digital local. Sering&lt;br /&gt;disebut bersama dengan data service unit sebagai CSU/DSU. Lihat juga: DSU.&lt;br /&gt;CSU/DSU channel service unit/ data service unit: Alat layer Physical yang&lt;br /&gt;digunakan dalam WAN unuk mengkonversi sinyal digital CPE menjadi apa&lt;br /&gt;yang dimengerti oleh switch di provider. Sebuah CSU/DSU biasanya adalah&lt;br /&gt;sebuah alat yang terhubung ke sebuah jack RJ-45 (modular 8-pin), yang&lt;br /&gt;disebut sebagai titik demarkasi.&lt;br /&gt;data circuit-terminating equipment DCE digunakan untuk menyediakan&lt;br /&gt;clocking untuk perlengkapan DTE.&lt;br /&gt;data encapsulation Proses dimana informasi pada sebuah protocol&lt;br /&gt;dibungkus, atau dimasukkan, dalam bagian data dari protocol lain. Dalam&lt;br /&gt;model referensi OSI , setiap layer mengenkapsulasi layer yang berada&lt;br /&gt;langsung diatasnya ketika data berpindah menuruni susunan protocol.&lt;br /&gt;data frame Enkapsulasi Protocol Data Unit pada layer Data Link dari model&lt;br /&gt;referensi OSI . Mengenkapsulasi paket-paket dari layer Network dan&lt;br /&gt;mempersiapkan data untuk trasmisi pada sebuah media network.&lt;br /&gt;datagram Sebuah koleksi logical dari informasi yang ditransmisikan&lt;br /&gt;sebagai sebuah unit layer Network diatas sebuah medium tanpa&lt;br /&gt;menggunakan sebuah rangkaian virtual yang sudah di buat sebelumnya.&lt;br /&gt;Datagram IP telah menjadi unit informasi primer dari internet. Pada layerlayer&lt;br /&gt;yang berbeda dari model referensi OSI , istilah cell, frame, message,&lt;br /&gt;xiv&lt;br /&gt;packet, dan segment juga mendefinisikan pengelompokan informasi logical&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;Data Link Control Layer Layer 2 dari model arsitektur SNA,&lt;br /&gt;bertanggung jawab untuk transmisi data melalui sebuah link fisikal tertentu&lt;br /&gt;dan bias dibandingkan dengan layer Data Link pada model OSI.&lt;br /&gt;Data Link layer Layer 2 dari model referensi OSI , ia memastikan transmisi&lt;br /&gt;data yang bisa dipercaya melalui sebuah link fisikal dan terutama berkaitan&lt;br /&gt;dengan pengalamatan fisikal, disiplin line, topologi network, pemberitahuan&lt;br /&gt;error, pengiriman frame yang berurutan, dan flow control. IEEE membagi&lt;br /&gt;lebih lanjut layer ini menjadi sublayer MAC dan sublayer LLC. Juga dikenal&lt;br /&gt;sebagai link layer. Dapat dibandingkan dengan layer data link control dari&lt;br /&gt;model SNA. Lihat juga: Application layer, LLC, MAC, Network layer, Physical&lt;br /&gt;Layer, Presentation Layer, Session Layer, dan Transport Layer.&lt;br /&gt;Data terminal equipment Lihat: DTE.&lt;br /&gt;DCE data communications equipment (seperti didefinisikan oleh EIA) atau&lt;br /&gt;data circuit-terminating equipment (seperti didefinisikan oleh ITU-T):&lt;br /&gt;Mekanisme dan link dari sebuah network komunikasi yang menyusun bagian&lt;br /&gt;network dari interface user-ke-network, seperti modem. DCE menyediakan&lt;br /&gt;koneksi fisikal ke network, meneruskan lalu lintas network dan menyediakan&lt;br /&gt;sebuah sinyal clocking untuk melakukan sinkronisasi transmisi data antara&lt;br /&gt;alat-alat DTE dan DCE. Bandingkan dengan: DTE.&lt;br /&gt;de-encapsulation Teknik yang digunakan oleh protocol-protokol ber-layer&lt;br /&gt;dimana sebuah layer menghapus informasi header dari Protocol Data Unit dari&lt;br /&gt;layer di bawahnya. Lihat: encapsulation.&lt;br /&gt;default route Entri pada routing table statis yang digunakan untuk&lt;br /&gt;mengarahkan frame-frame yang hop selanjutnya tidak terdapat di routing&lt;br /&gt;table.&lt;br /&gt;delay Waktu yang lewat antara inisiasi transaksi dari pengirim dengan&lt;br /&gt;respons pertama yang diterimanya. Juga, waktu yang diperlukan untuk&lt;br /&gt;memindahkan sebuah paket dari sumbernya ke tujuannya melalui sebuah&lt;br /&gt;jalur. Lihat juga: latency.&lt;br /&gt;demultiplexing Proses mengkonversi sebuah sinyal multiplexed, yang&lt;br /&gt;terdiri dari lebih dari satu stream input, kembali menjadi stream output yang&lt;br /&gt;terpisah. Lihat juga: multiplexing.&lt;br /&gt;destination address Alamat untuk peralatan network yang akan menerima&lt;br /&gt;sebuah paket.&lt;br /&gt;directed broadcast Sebuah frame data atau paket yang ditransmisikan&lt;br /&gt;ke sebuah kumpulan node tertentu pada sebuah segmen network remote.&lt;br /&gt;xv&lt;br /&gt;Directed broadcast, atau broadcast yang diarahkan, diketauhi dari alamat&lt;br /&gt;broadcast-nya, yang merupakan sebuah alamat subnet tujuan dengan semua&lt;br /&gt;bit host di-on-kan.&lt;br /&gt;distribution layer Layer tengah dari model hierarkis tiga-layer Cisco, yang&lt;br /&gt;membantu Anda merancang, menginstal, dan memelihara network hierarkis&lt;br /&gt;Cisco. Layer ini adalah titik dimana peralatan layer Akses melakukan&lt;br /&gt;hubungan. Routing dilakukan di layer ini.&lt;br /&gt;DSU data service unit: Alat ini digunakan untuk mengadaptasi interface&lt;br /&gt;fisikal pada sebuah mekanisme data terminal equipment (DTE) ke sebuah&lt;br /&gt;fasilitas transmisi seperti T1 atau E1, dan juga bertanggung jawab untuk&lt;br /&gt;timing atau pengaturan waktu sinyal. Ia biasanya dikelompokkan dengan&lt;br /&gt;channel service unit dan disebut sebagai CSU/DSU. Lihat juga: CSU.&lt;br /&gt;DTE data terminal equipment: Semua alat yang berlokasi di sisi user dari&lt;br /&gt;sebuah interface user-network yang bertindak sebagai sebuah destinasi,&lt;br /&gt;sebuah sumber, atau keduanya. DTE meliputi alat-alat seperti multiplexer,&lt;br /&gt;router, penerjemah protocol, dan computer. Koneksi ke sebuah network data&lt;br /&gt;dilakukan melalui data communication equipment (DCE) seperti modem,&lt;br /&gt;menggunakan sinyal-sinyal clocking yang dihasilkan oleh alat itu. Lihat juga:&lt;br /&gt;DCE&lt;br /&gt;encapsulation Teknik yang digunakan oleh protocol ber-layer dimana&lt;br /&gt;sebuah layer menambahkan informasi header ke Protocol Data Unit (PDU)&lt;br /&gt;dari layer di atasnya. Sebagai contoh, dalam terminology internet, sebuah&lt;br /&gt;paket akan berisi sebuah header dari layer Data Link, diikuti oleh sebuah&lt;br /&gt;header dari layer Network (IP), diikuti oleh sebuah header dari layer&lt;br /&gt;Transport (TCP), kemudian diikuti oleh data protokol aplikasi.&lt;br /&gt;encryption Konversi informasi ke dalam sebuah bentuk yang di acak yang&lt;br /&gt;secara efektif menyamarkannya untuk mencegah akses yang tidak diizinkan.&lt;br /&gt;Semua skema enkripsi mengunakan beberapa algoritma yang sudah&lt;br /&gt;ditentukan dengan baik, yang mana dibalik pada ujung penerima dengan&lt;br /&gt;menggunakan algoritma yang berlawanan yang dikenal sebagai decryption.&lt;br /&gt;Ethernet Sebuah spesifikasi LAN baseband yang dibuat oleh Perusahaan&lt;br /&gt;Xerox Corporation dan kemudian ditingkatkan melalui usaha gabungan antara&lt;br /&gt;Xerox, Digital Equipment Corporation, dan Intel. Ethernet sama dengan&lt;br /&gt;standar seri IEEE 802.3 dan, menggunakan CSMA/CD, beroperasi pada&lt;br /&gt;beberapa jenis kabel pada 10 Mbps. Juga disebut: Ethernet DIX&lt;br /&gt;(Digital/Intel/Xerox). Lihat juga: 10BaseT, Fast Ethernet, dan IEEE.&lt;br /&gt;Fast Ethernet Semua spesifikasi Ethernet yang memliki kecepatan 100&lt;br /&gt;Mbps. Fast Ethernet adalah sepuluh kali lebih cepat dibandingkan dengan&lt;br /&gt;10BaseT, dan mempertahankan kualitas-kualitas 10BaseT, seperti mekanisme&lt;br /&gt;MAC, MTU, dan format frame. Kemiripan ini memungkinkan aplikasi dan tooltool&lt;br /&gt;manajemen untuk 10BaseT yang sudah ada, dapat digunakan pada&lt;br /&gt;xvi&lt;br /&gt;network Fast Ethernet. Fast Ethernet didasarkan pada sebuah kepanjangan&lt;br /&gt;dari spesifikasi IEEE 802.3 (IEEE 802.3u). Bandingkan dengan: Ethernet.&lt;br /&gt;Lihat juga: 100BaseT, 100BaseTX, dan IEEE.&lt;br /&gt;FDDI Fiber Distributed Data Interface: Sebuah standar LAN, didefinisikan&lt;br /&gt;oleh ANSI X3T9.5 yang dapat bekerja pada kecepatan hingga 200 Mbps dan&lt;br /&gt;menggunakan media access token-pasing pada kabel serat optic. Untuk&lt;br /&gt;redundancy, FDDI dapat menggunakan sebuah arsitektur dual-ring.&lt;br /&gt;flow control Sebuah metodologi yang digunakan untuk memastikan&lt;br /&gt;bahwa unit penerima tidak kewalahan dengan data dari alat pengirim. Di&lt;br /&gt;network IBM disebut pacing, artnya bahwa ketika buffer di alat penerima&lt;br /&gt;sudah penuh, sebuah pesan akan dikirimkan ke unit pengirim untuk&lt;br /&gt;sementara waktu menghentikan transmisi sampai semua data di buffer&lt;br /&gt;penerima telah diproses dan buffer sudah siap untuk bekrja lagi.&lt;br /&gt;frame Sebuah satuan informasi logical yang dikirimkan oleh layer&lt;br /&gt;Data Link melalui sebuah medium transmisi. Istilah ini kadang mengacu pada&lt;br /&gt;header dan trailer, yang digunakan untuk sikronisasi dan pengontrolan error,&lt;br /&gt;yang mengelilingi data yang tersimpan dalam unit tersebut.&lt;br /&gt;FTP File Transport Protocol: Protokol TCP/ IP yang digunakan untuk&lt;br /&gt;mentransmisikan file-file di antara node-node network, mendukung banyak&lt;br /&gt;jenis file dan didefinisikan dalam rfc 959. lihat juga :TFTP.&lt;br /&gt;Full duplex Kapasitas untuk mentransmisikan informasi antara sebuah&lt;br /&gt;station pengirim dan sebuah unit penerima pada saat bersamaan. Lihat juga :&lt;br /&gt;half duplex.&lt;br /&gt;Half duplex Kapasitas mentransfer data dalam hanya satu arah saja pada&lt;br /&gt;suatu saat antara sebuah unit pengirim dan unit penerima. Lihat juga: full&lt;br /&gt;duplex.&lt;br /&gt;Handshake Rangkaian transmisi apa pun yang dipertukarkan di antara dua&lt;br /&gt;atau lebih alat pada sebuah network ntuk memastikan operasi yang sinkron.&lt;br /&gt;Hierarchical addressing Semua rencana pengalamatan yag&lt;br /&gt;menggunakan sebuah rangkaian perintah logical untuk menentukan lokasi.&lt;br /&gt;Alamat-alamat IP dibuat dari sebuah hirarki dari nomor-nomor network,&lt;br /&gt;nomor-nomor subnet, dan nomor-nomor host untuk mengarahkan paketpaket&lt;br /&gt;ke tujuan yang sesuai.&lt;br /&gt;Hierarchy Istilah yang digunakan unuk mendefinisikan pengalamatan IP,&lt;br /&gt;dalam pengalamatan hirarki, sejumlah bit digunakan untuk networking dan&lt;br /&gt;sejumlah bit lainnya untuk pengalamatan host. Juga digunakan dalam&lt;br /&gt;struktur DNS dan model rancangan Cisco.&lt;br /&gt;xvii&lt;br /&gt;Hop count Sebuah routing metric yang menghitung jarak antara sebuah&lt;br /&gt;sumber dan sebuah tujuan, berdasarkan pada jumlah router di jalur tersebut.&lt;br /&gt;RIP menggunakan hop count sebagai metric satu-satunya. Lihat juga: hop&lt;br /&gt;dan RIP.&lt;br /&gt;Host address Alamat logical yang dikonfigirasi oleh seorang&lt;br /&gt;administrator atau server pada sebuah alat. Secara logical mengidentifikasi&lt;br /&gt;alat ini pada sebuah internetwork.&lt;br /&gt;Host-to-host layer Layer dalam susunan Internet Protocol yang sama&lt;br /&gt;dengan layer Transport dari model OSI.&lt;br /&gt;Hubs Alat-alat layer Physical yang sebenarnya hanya repeater dengan&lt;br /&gt;banyak port. Ketika sebuah sinyal digial elektronik diterima pada sebuah port,&lt;br /&gt;sinyal itu akan dikuatkan kembali atau akan dihasilkan ulang an dikirimkan&lt;br /&gt;keluar ke semua segmen dari mana sinyal tersebut diterima.&lt;br /&gt;ICMP Internet Control Message Protocol: didokumentasikan dalam RFC 792,&lt;br /&gt;merupakan protocol Internet layer network untuk tujuan melaporkan error&lt;br /&gt;dan menyediakan informasi mengenai proseur-prosedur paket IP.&lt;br /&gt;IEEE Institute of Electrical and Electronics Engineers: Sebuah oganisasi&lt;br /&gt;professional yang, selain aktivitas lain, mendefinisikan standar-standar dalam&lt;br /&gt;semlah bidang di computer dan elektrik, termasuk networking dan&lt;br /&gt;komunikasi. Standar-standar IEEE banyak digunakan dalam standar LAN&lt;br /&gt;dewasa ini. Banyak protocol yang dikenal dengan nomor referensi dari&lt;br /&gt;standar IEEE yang terkait.&lt;br /&gt;IEEE 802.1 Spsifikasi komite IEEE yang mendefinisikan grup bridging.&lt;br /&gt;Spesifikasi untuk STP ( Spanning Tree Protocol ) adalah IEEE 802.1D. STP&lt;br /&gt;menggunakan STA (Spanning-tree Algorithm ) untuk menemukan dan&lt;br /&gt;mencegah loop-loop dalam network dalam network bridge. Spesifikasi untuk&lt;br /&gt;trunking VLAN adalah IEEE 802.1Q.&lt;br /&gt;IEEE 802. 3 Spesifikasi komite IEEE yang mendefinisikan grup Ethernet&lt;br /&gt;khususnya standar 10 Mbps yang asli. Ethernet adalah sebuah protocol LAN&lt;br /&gt;yang menspesifikasikan layer Physical dan media akses sublayer MAC. IEEE&lt;br /&gt;802. 3 menggunakan CSMA/CD untuk menyediakan akses bagi banyak alat&lt;br /&gt;pada network yang sama. Fast Ethernet didefinisikan sebagai 802.3U, dan&lt;br /&gt;Gigabit Ethernet didefinisikan sebagai 802.3Q. lihat juga: CSMA/CD.&lt;br /&gt;IEEE 802.5 Komite IEEE yang mendefinisikan media akses Token Ring.&lt;br /&gt;IGMP Internet Group Management Protocol: Digunakan oleh host-host IP,&lt;br /&gt;protocol yang melaporkan keanggotaan grup multicast mereka ke sebuah&lt;br /&gt;router multicast yang berdekatan.&lt;br /&gt;xviii&lt;br /&gt;IGP Interior Gateway Protocol: Semua protocol yang digunakan oleh&lt;br /&gt;sebuah internetwork untuk mempertukarkan data routing di dalam sebuah&lt;br /&gt;autonomus system. Contohnya termasuk RIP, IGRP, dan OSPF.&lt;br /&gt;IGRP Interior Gateway Routing Protocol: algoritma routing distance vector&lt;br /&gt;yang propri etary Cisco. Merupakan perbaikan dari protocol RIP.&lt;br /&gt;Internet Network dari network yang global, yang popularitasnya&lt;br /&gt;meledak dalam beberapa tahun terakhir. Asalnya adalah sebuah alat untuk&lt;br /&gt;riset akademis gabungan, ia telah menjadi sebuah media untuk pertukaran&lt;br /&gt;dan pendistribusian informasi dari semua jenis.kebutuhan Internet untuk&lt;br /&gt;menghubungkan platform-platform dan teknologi-teknologi computer yang&lt;br /&gt;berbeda telah menyebabkan dikembangkannya protocol-protocol dan standarstandar&lt;br /&gt;yang seragam, yang juga digunakan secara luas di LAN perusahaan.&lt;br /&gt;Lihat juga: TCP/IP dan MBONE.&lt;br /&gt;Internet Sebelum kebangkitan internet, internet dengan huruf kecil ini&lt;br /&gt;adalah singkatan dari internetwork dalam konteks yang umum. Sekarang&lt;br /&gt;istilah ini sudah jarang digunakan. Lihat juga: internetwork.&lt;br /&gt;Internet layer Layer dalam protocol TCP/ IP yang menyediakan&lt;br /&gt;pengalamatan network dan routing melalui sebuah network.&lt;br /&gt;Internet Protocol Semua protocol yang terdapat dalam susunan&lt;br /&gt;TCP/IP.lihat juga: TCP/IP.&lt;br /&gt;Internetworking Secara umum, semua yang berhubungan dengan tugas&lt;br /&gt;umum untuk menghubungkan network-network satu sama lain. Istilah ini&lt;br /&gt;mencakup teknologi, prosedur dan produk. Ketika anda menghubungkan&lt;br /&gt;network-network dengan sebuah router, anda menciptakan sebuah&lt;br /&gt;internetwork.&lt;br /&gt;IP Internet Protocol: Didefinisikan dalam RFC 791, merupakan sebuah&lt;br /&gt;protocol layer network yang menjadi bagian dari susunan TCP/ IP dan&lt;br /&gt;menawarkan koneksi yang connectionless. IP menyediakan banyak fitur untuk&lt;br /&gt;pengalamatan, spesifikasi jenis layanan, fragmentasi dan reassembly&lt;br /&gt;(perakitan kembali frame), dan keamanan.&lt;br /&gt;IP address Sering isebut alamat internet, ini adalah sebuah alamat yang&lt;br /&gt;secara unik mengidentifikasi semua alat (host) pada internet (atau network&lt;br /&gt;TCP/ IP lain). Setiap alamat terdiri dari 4 oktet (32 bit), dinyatakan sebagai&lt;br /&gt;angka decimal yang dipisahkan oleh titik-titik (sebuah format yang dikenal&lt;br /&gt;sebagai dotted-decimal). Semua alamat dibentuk oleh sebuah omor network,&lt;br /&gt;sebuah nomor subnetwork opsional, dan sebuah nomor host. Nomor network&lt;br /&gt;dan subnetwork digunakan bersama untuk routing, sementara nomor host&lt;br /&gt;menunjukkan sebuah host tunggal di dalam network atau subnetwork.&lt;br /&gt;Informasi network dan subnetwork diambil dari alamat IP menggunakan&lt;br /&gt;subnet mask. Ada lima class alamat IP(A-E), dimana class A-C&lt;br /&gt;xix&lt;br /&gt;mengalokasikan jumlah-jumlah yang berbeda dari bit-bit untuk bagian alamat&lt;br /&gt;untuk network, subnetwork, dan host. Lihat juga: CIDR, IP dan subnet mask.&lt;br /&gt;IPX Internet Packet eXchange: protocol layer network (layer 3) yang&lt;br /&gt;digunakan dalam network Novell Netware ntuk memindahkan informasi dari&lt;br /&gt;server ke work station. Sama dengan IP dan XNS.&lt;br /&gt;LAN Local Area Network: secara luas, semua netwoek yang&lt;br /&gt;menghubungkan dua atau lebih kmputer dan alat-alat yang terhubung dalam&lt;br /&gt;sebuah area geografis yang terbatas (sampai beberapa kilometer). LAN-LAN&lt;br /&gt;biasanya adalah network yang berkecepatan tinggi dan memiliki error yang&lt;br /&gt;rendah, di dalam sebuah perusahaan. Pengkabelan dan pensinyalan pada&lt;br /&gt;layer Physical dan Data Link dari OSI diatur dalam standar-standar LAN.&lt;br /&gt;Ethernet, FDDI, dan Token Ring merupakan beberapa teknologi LAN yang&lt;br /&gt;paling popular. Bandingkan dengan: MAN.&lt;br /&gt;LAN switch Sebuah mekanisme bridging yang transparan, multi-interface,&lt;br /&gt;dan berkecepatan tinggi, mentransmisikan paket-paket antara segmensegmen&lt;br /&gt;dari data link, biasanya mengacu khusus pada sebuah switch&lt;br /&gt;Ethernet. Switch LAN memindahkan lalu lintas berdasarkan alamat MAC. Lihat&lt;br /&gt;juga: mutilayer switch dan store-and-forward packet switching.&lt;br /&gt;Latency Secara umum, adalah waktu yang diperlukan untuk sebuah&lt;br /&gt;paket untuk berpindah dari satu kasi ke lokasi lain. Dalam konteks networking&lt;br /&gt;yang khusus, ia dapat berarti: (1) waku yang berlalu (delay) antara&lt;br /&gt;pelaksanaan atau eksekusi dari sebuah permintaan untuk mengakses sebuah&lt;br /&gt;network oleh sebuah alat dan waktu di mana mekanisme tersebut benarbenar&lt;br /&gt;diperbolehkan untuk melaksanakan transmisi tersebut, atau (2) waktu&lt;br /&gt;yang berlalu antara ketika sebuah mekanisme menerima sebuah frame dan&lt;br /&gt;waktu frame tersebut dikirimkan keluar dari port tujuan.&lt;br /&gt;Layer Istilah yang digunakan dalam networking ntuk mendefinisikan&lt;br /&gt;bagaimana modelOSI bekerja untuk meng-enkapsulisasi data untuk&lt;br /&gt;ditransmisikan pada network.&lt;br /&gt;Layer 3 switch Lihat: multilayer switch.&lt;br /&gt;Link state protocol Dalam protocol link state, juga disebut protocol&lt;br /&gt;shortest-path-first. Masing-masing router membuat tiga buah tabel yang&lt;br /&gt;terpisah. Satu dari tabel ini mencatat tetangga-tetangga yang berhubungan&lt;br /&gt;langsung, satu menentukan topologi dari internetwork keseluruhan, dan satu&lt;br /&gt;digunakan sebagai sebuah routing table. Router link state mengetahui lebih&lt;br /&gt;banyak tentang internetwork dibandingkan protocol routing yang distancevector.&lt;br /&gt;LLC Logical Link Control: Didefinisikan ole IEEE, adalah ang lebih tinggi&lt;br /&gt;dari kedua sublayer dari data link. LLC bertanggng jawab terhadap deteksi&lt;br /&gt;error (tetapi bukan koreksi), flow control, framing, dan pengalamatan&lt;br /&gt;xx&lt;br /&gt;sublayer secara software. Protocol LC yang utama, IEEE 802.2,&lt;br /&gt;mendefenisikan operasi yang conectionles dan connection-oriented. Lihat juga&lt;br /&gt;:Data Link Layer dan MAC.&lt;br /&gt;Logical adresss Alamat-alamat layer network yang mendefinisikan&lt;br /&gt;bagaimana data dikirimkan dari satu network lain, contoh dari alamat logical&lt;br /&gt;adalah IP dan IPX.&lt;br /&gt;MAC Media Access Control: Sublayer yang lebih rendah dalam layer data&lt;br /&gt;link, bertanggung jawab untuk pengalamatan hardware, media akses, dan&lt;br /&gt;deteksi error dari frame. Lihat juga: layer data link dan LLC.&lt;br /&gt;MAC address Sebuah alamat hardware layer data link yang diperlukan&lt;br /&gt;oleh semua port atau semua alat untuk terhubung ke sebuah segmen LAN.&lt;br /&gt;Alamat-alamat ini digunakan oleh bermacam-macam alat dalam network&lt;br /&gt;untuk lokasi yang akurat dari alamat logical. Alamat MAC didefinisikan oleh&lt;br /&gt;standar IEEE dan panjangnya adalah enam karakter, biasanya menggunakan&lt;br /&gt;burned-in address (BIA) dari interfaceLAN local. Sering juga disebut alamat&lt;br /&gt;hardware, alamat fisik, alamat burned-in, atau alamat layer MAC.&lt;br /&gt;Media translation Sebuah property router yang memperbolehkan dua&lt;br /&gt;jenis LAN yang berbeda untuk berkomunikasi, sebagai contoh, Ethernet untuk&lt;br /&gt;Token Ring.&lt;br /&gt;Multicast Secara umum, semua komuniksi antara seorang pengirim&lt;br /&gt;tunggal dan beberapa penerima. Tidak seperti pesan broadcast, yang dikirim&lt;br /&gt;ke semua alamat pada seuah network, pesan multicast dikirimkan ke sebuah&lt;br /&gt;bagian dari alamat network yang didefinisikan: bagian ini memiliki sebuah&lt;br /&gt;alamat multicast grup, yang dispesifikasikan dalam field alamat tujuan dalam&lt;br /&gt;paket. Lihat juga: broadcast dan directed broadcast.&lt;br /&gt;Multiplexing Proses mengubah beberapa sinyal logic menjadi sebuah&lt;br /&gt;sinyal fisik tungal untuk transmisi melalui sebuah kanal fisik. Barlawanan&lt;br /&gt;dengan: demultiplexing.&lt;br /&gt;Network layer dalam model referensi OSI , merupakan layer ke3, layer&lt;br /&gt;dimana routing diimplementasikan, mengaktifkan koneksi-koneksi dan&lt;br /&gt;pemilihan jalur antara dua system akhir. Lihat juga: Application layer, Data&lt;br /&gt;Link Layer, Physical layer, Presentation layer, Session layer dan Transport&lt;br /&gt;layer.&lt;br /&gt;NI C Network Interface Card: Sebuah board rangkaian elektronik yang&lt;br /&gt;ditempatkan dalam sebuah computer. NIC menyediakan komunikasi network&lt;br /&gt;melalui sebuah LAN.&lt;br /&gt;OSI Open System Interconnection: Program standarisasi internasional yang&lt;br /&gt;dirancang oleh ISO dan ITU-T untuk pengembangan standar-standar&lt;br /&gt;xxi&lt;br /&gt;networking data yang memungkinkan terjadinya interoperabilitas atau kerja&lt;br /&gt;sama antara perlengkapan-perlengkapan multivendor.&lt;br /&gt;OSI referensi model Model referensi Open System Interconnection:&lt;br /&gt;Sebuah model konseptual yang didefinisikan oleh International Organization&lt;br /&gt;for Standarization (ISO), yang mengambarkan bagaimana kombinasi apapun&lt;br /&gt;dari alat-alat network dapat dihubungkan untuk tujuan berkumunikasi. Model&lt;br /&gt;OSI membagi pekerjaannya menjadi tujuh layer yang fungsional, membentuk&lt;br /&gt;sebuah hirarki dengan aplikasi-aplikasi di atas dan medium fisik di bawah, dan&lt;br /&gt;ia mendefinisikan fungsi-fungsi yang harus disediakan oleh setiap layer. Lihat&lt;br /&gt;juga: Application layer, Data Link layer, Network layer, Physical layer,&lt;br /&gt;Presentation layer, Session layer dan Transport layer.&lt;br /&gt;OSPF Open Shortes Part First: Sebuah algoritma routing yang hierarkis dan&lt;br /&gt;link-state yang diturunkan dari sebuah versi sebelumnya dari protocol IS-IS,&lt;br /&gt;yang fitur-nya termasuk routing multi jalur, load balancing dan routing&lt;br /&gt;dengan cost terendah. OSPF adalah pengganti RIP yang di sarankan dalam&lt;br /&gt;lingkungan internet. Lihat juga: Enhanced IGRP, IGP dan IP.&lt;br /&gt;OUI organizationally unique identifier: Kode yang diberikan oleh IEEE&lt;br /&gt;kepada sebuah organisasi yang membuat kartu interface network. Organisasi&lt;br /&gt;kemudian meletakan OUI ini pada setiap dan semua kartu yang dibuatnya.&lt;br /&gt;OUI panjangnya 3 byte (24 bit). Pembuat kartu kemudian menambahkan&lt;br /&gt;sebuah identifikasi 3-byte untuk mengidentifikasi host secara unik.&lt;br /&gt;Panjangnya total dari alamat tersebut adalah 48 bit (6 byte) dan disebut&lt;br /&gt;sebuah alamat hardware atau alamat MAC.&lt;br /&gt;Packet Dalam komunikasi data, adalah satuan logical dasar dari informasi&lt;br /&gt;yang dipindahkan. Sebuah paket terdiri dari sejumlah byte data, dibungkus&lt;br /&gt;atau dienkapsulasi dalam header dan atau trailer yang mengandung informasi&lt;br /&gt;tentang dari mana packet berasal, ke mana tujuannya dan seterusnya.&lt;br /&gt;Berbagai protocol yang terlibat dalam mengirimkan sebuah transmisi&lt;br /&gt;menambahkan layer informasi header dari mereka sendiri, yang dapat&lt;br /&gt;diinterpretasikan oleh protocol yang terkait pada alat yang menerima.&lt;br /&gt;PDU Protokol Data Unit: Proses-Proses pada setiap layer dari medel OSI .&lt;br /&gt;PDU pada layer Transort disebut segmen; PDU pada layer network disebut&lt;br /&gt;paket atau diagram; dan PDU pada layer Data Link disebut frame. Layer&lt;br /&gt;physical menggunakan bit-bit.&lt;br /&gt;Physical layer Layer terendah-layer1-dalam model referensi OSI ,&lt;br /&gt;bertanggung jawab untuk mengubak frame-frame data dari layer Data Link&lt;br /&gt;(layer 2) menjadi sinyal-sinyal listrik protocol-protokol dan standar-standar&lt;br /&gt;layer Physical mendifinisikan, sebagai contoh, jenis kabel dan konektor yang&lt;br /&gt;digunakan termasuk pemilihan pn dan skema enconding untuk pensinyalan&lt;br /&gt;nilai 0 dan 1. Lihat juga: Application Layer, Data Link Layer, Network Layer,&lt;br /&gt;Presentasion Layer, Session Layer Dan Transport Layer.&lt;br /&gt;xxii&lt;br /&gt;Presentation layer Layer 6 dari model referensi OSI , mendefinisikan&lt;br /&gt;bagaimana data di-format, dinyatakan, di-encode dan diubah untuk&lt;br /&gt;digunakan oleh software pada layer Aplikasi. Lihat juga: Application Layer,&lt;br /&gt;Data Link Layer, Network Layer, Physical Layer, Session Layer Dan Transport&lt;br /&gt;Layer.&lt;br /&gt;Protocol Dalam networking, spesifikasi dari sebuah kumpulan aturan untuk&lt;br /&gt;sebuah tipe komunikasi tertentu. Istilah ini juga digunakan untuk mengacu&lt;br /&gt;pada software yang mengimplementasikan sebuah protocol.&lt;br /&gt;reliability Seperti IGRP, EIGRP hanya menggunakan bandwidth dan delay&lt;br /&gt;dari sambungan untuk menentukan jalur terbaik ke sebuah network remote,&lt;br /&gt;secara default. Namun, EIGRP dapat menggunakan sebuah kombinasi dari&lt;br /&gt;bandwidth, delay, beban, dan reliability dalam pencarian jalur terbaik ke&lt;br /&gt;sebuah network remote. Reliability mengacu pada reliability dari link untuk&lt;br /&gt;setiap network remote.&lt;br /&gt;Reliable Transport Protocol (RTP) Protokol ini digunakan dalam protocol&lt;br /&gt;routing EIGRP, bertanggung jawab untuk pengiriman paket-paket EIGRP yang&lt;br /&gt;teratur dan terjamin ke semua tetangga.&lt;br /&gt;Ring Dua atau lebih stasion yang terhubung dalam sebuah topologi&lt;br /&gt;melingkar logic. Dalam topologi ini , yang menjadi dasar untuk Token ring,&lt;br /&gt;FDDI , dan CDDI , informasi dipindahkan dari stasion ke stasion secara&lt;br /&gt;berurutan.&lt;br /&gt;Ring topology Sebuah topologi logical yang terdiri dari serangkaian&lt;br /&gt;repeater yang membentuk sebuah loop tertutup degan menghubungkan linklink&lt;br /&gt;transmisi yang satu arah. Setiap stasion pada network dihubungkan&lt;br /&gt;dengan network pada sebuah repeater. Secara fisik, topologi ring biasanya&lt;br /&gt;diorganisir dalam sebuah topologi bintang loop tertutup (closed-loop star).&lt;br /&gt;Bandingkan dengan: bus topology dan star topology.&lt;br /&gt;RI P Routing Information Protocol: Protokol gateway interior yang paling&lt;br /&gt;umum digunakan dalam Internet. RIP menggunakan jumlah hop sebagai&lt;br /&gt;metric routing. Lihat juga: Enhanced IGRP, IGP, OSPF dan hop count.&lt;br /&gt;RJ connector registered jack connector: Digunakan dengan kabel twistedpair&lt;br /&gt;untuk menghubungkan kabel tembaga ke kartu interface network,&lt;br /&gt;switch, dan hub.&lt;br /&gt;Rolled cable Tipe pengkabelan yang digunakan untuk menghubungkan&lt;br /&gt;port COM dari sebuah PC ke port konsol dari sebuah router atau switch.&lt;br /&gt;Routed protocol routed protocol (seperti IP dan IPX) digunakan untuk&lt;br /&gt;mentransmisikan data user melalui sebuah iternetwork. Berbeda dengan itu,&lt;br /&gt;routing protocol (seperti RIP, IGRP DAN OSPF) digunakan untuk meng-update&lt;br /&gt;tabel routing antara router-router.&lt;br /&gt;xxiii&lt;br /&gt;Router Sebuah mekanisme layer network, bisa berupa software atau&lt;br /&gt;hardware, yang mengunakan satu atau beberapa metric untuk menentukan&lt;br /&gt;jalur terbaik untuk digunakan bagi transmisi dari lalu lintas network.&lt;br /&gt;Mengirimkan paket-paket diantara network-network yang dilakukan oleh&lt;br /&gt;router, didasarkan pada informasi yang disediakan pada layer Network.Dalam&lt;br /&gt;sejarahnya, alat ini kadang disebut sebagai sebuah gateway.&lt;br /&gt;Routing Proses melakukan forwading paket-paket yang memiliki alamat&lt;br /&gt;logical dari subnetworkasal paket tersebut, ke tujuan akhirnya. Dalam&lt;br /&gt;network yang besar, banyaknya tujuan sementara yang dilalui oleh paket&lt;br /&gt;sebelum mencapai tujuan akhirnya dapat mengakibatkan routing menjadi&lt;br /&gt;sangat rumit.&lt;br /&gt;Routing protocol protocol apa pun yang mendefinisikan algoritma yang&lt;br /&gt;digunakan untuk melakukan update table rounting diantar router-router.&lt;br /&gt;Contohnya adalah IGRP, RIP, dan OSPF.&lt;br /&gt;Routing table Sebuah tabel yang disimpan dalam sebuah router atau&lt;br /&gt;mekanisme internetwork lainnya yang memelihara sebuah catatan dari hanya&lt;br /&gt;rute-rute terbaik yang mungkin, ke tujuan network tertentu and metrik-metrik&lt;br /&gt;yang diasosiasikan dengan rute-rute tertentu.&lt;br /&gt;Session layer Layer 5 dari model referensi OSI, bertanggung jawab untuk&lt;br /&gt;membuat, mengelola, dan mengakhiri session-session antara aplikasi-aplikasi&lt;br /&gt;dan mengawasi pertukaran data antara entitas-entitas layer, Presentation.&lt;br /&gt;Lihat uga: Aplication layer, Data Link layer, Network layer, Physical,&lt;br /&gt;Presentation layer, dan Transport layer.&lt;br /&gt;Simplex Sebuah mode dimana data atau sinyal digtal ditransmisikan.&lt;br /&gt;Simplex adalah sebuah cara melakukan transmisi hanya dalam satuarah. Half&lt;br /&gt;duplex melakukan transmisi dalamdua arah tetapi hanya satu arah pada&lt;br /&gt;setiap saat. Full duplex melakukan trasmisi dalamdua arah secara brsamaan.&lt;br /&gt;Sliding window Metode flowcontrol yang digunaan oleh TCP, seperti juga&lt;br /&gt;beberapa protocol layer data link. Metode ini menempatkan sebuah buffer&lt;br /&gt;diantara aplikasi penerima dan aliran data network. Window yang tersedia&lt;br /&gt;untuk menerima data adala ukuran bufr dikurangi dengan jumlah data&lt;br /&gt;darinya dan berkurang jika data baru dikirim. Penerima mengirimkan&lt;br /&gt;pemberitahuan kepada pengirim tentang ukuran window saat itu, dan&lt;br /&gt;penerima mungkin menghentikan penerimaan data window meningkat diatas&lt;br /&gt;sebuah ambang tertentu.&lt;br /&gt;SMTP Simple Mail Transfer Protocol: Sebuah protocol yang digunakan pada&lt;br /&gt;Interne untuk menyediakan layanan mal elektronik.&lt;br /&gt;SNA System Netwok Architecture: Sebuah arsitektur network yan kompleks&lt;br /&gt;dan kaya dengan fitur, yang mirip dngan model referensi OSI tetapi dengan&lt;br /&gt;xxiv&lt;br /&gt;beberapa variasi: dibuat oleh IBM pada tahun 1970-an dan pada dasarnya&lt;br /&gt;terdiri dari tjh layer.&lt;br /&gt;SNAP Subnetwork Access Protocol: SNAP adalah sebuah frame yang&lt;br /&gt;digunakan dalam LAN Ethernet, Token Ring, dan FDDI. Transferdata,&lt;br /&gt;manajemen koneki, dan pemilihan QoS adalah tiga fungsi utama yang&lt;br /&gt;dilakukan oleh frame SNAP.&lt;br /&gt;SNMP Simple Network Management Protocol: Protokol ini melakukan polling&lt;br /&gt;agen-agen atau ala-alat SNMP untuk data statistik dan environmental . Data&lt;br /&gt;ini dapat termasuk temperaur alat, nama, statistic untuk kerja, dan lebih&lt;br /&gt;banyak lagi. SNMP bekerja dengan objek-objek MB yang terdapat pada agenagen&lt;br /&gt;SNMP. Informasi ini di-querry dankemudian dikirimkan ke server SNMP.&lt;br /&gt;Star topology Sebuah topolgi Fisikal LAN dengan titik-titik ujug pada&lt;br /&gt;network berkumpl pada sbuah alat network pusat (dikenal sebagai sebuah&lt;br /&gt;hub) menggunakan link titik-ke-titik. Sebah topologi ring dapat&lt;br /&gt;dikonfigurasikan sebagai sebuah topologi bintang fisik menggunakan sebuah&lt;br /&gt;topologi bintang loop tertutup satu arah, dari pada menggunakan link titik-ketiik.&lt;br /&gt;Koneksi didalam hub diatur dalam sebuah ring internal. Lihat juga: bus&lt;br /&gt;topology dan ring topology.&lt;br /&gt;Straight through cable Tipe kabel Ethernet yang menghuungkan sebuah&lt;br /&gt;host ke sebuah switch, host ke sebuah hub, atau router k sebuah switch atau&lt;br /&gt;hub, atau router ke sebuah switch atau hub.&lt;br /&gt;TCP Transmission control Protocol: sebuah protocol connection-oriented&lt;br /&gt;yang didefinisikan pada layer transport dari model refernsi OSI. Menyediakan&lt;br /&gt;pengiriman yang dapat diandalkan.&lt;br /&gt;TCP/IP Transmission Control Protocol:&lt;br /&gt;TFTP Trivial File Transfer Protocol: Secara konseptual, sebuah versi FTP&lt;br /&gt;yang disederhanakan; merupakan protocol yang dipilih jika Anda mengetahui&lt;br /&gt;secara pasti apa yang Anda inginkan dan dimana ada mendapatkannya.TFTP&lt;br /&gt;tidak menyediakan sejumlah fungsi seperti di FTP. Secara khusus. TFTP tidak&lt;br /&gt;memiliki kemampuan browsing directory; ia tidak bisa melakukan apa-apa&lt;br /&gt;kecuali mengirim dan menerima file-file.&lt;br /&gt;Thicknet Juga disebut 10base2. Network bus yang menggunakan kabel&lt;br /&gt;koaksial tebal dan menjalankan akses media Ethernet sampai 185 meter.&lt;br /&gt;Thinnet Juga disebut 10Base5. Network bus yang menggunakn kabel&lt;br /&gt;koaksial tebal dan mnjalankan Ethernet sampai185 meter.&lt;br /&gt;Three-way handshake Istilah yang digunakan dalam sebua session TCP&lt;br /&gt;untuk mendefinisikan bagaimana sbuah rangkaian virtual di set-up. Diseut&lt;br /&gt;jabat tangan tiga cara krena menggunakantga buah segmen data.&lt;br /&gt;xxv&lt;br /&gt;Token Sebuah frame yang berisi hanya informasi control. Memiliki informasi&lt;br /&gt;ontrlini memberikan izin keada sebuah alat network untuk melakuka transmisi&lt;br /&gt;data pada ntwork tersebut. Lihat juga: token pasing.&lt;br /&gt;Token ring Teknologi LAN token-pasing dari IBM. Berjalanpada 4 Mbps&lt;br /&gt;atau16 Mbps melalui sebuah topologi ring. Didefiisikan secara formal oleh&lt;br /&gt;IEEE802.5. Lihat juga: ring tpology dan token passing.&lt;br /&gt;Transparent bridging Skema bridging yang digunakan di network&lt;br /&gt;Ethernet dan IEEE 802.3, ia melewatkan frame-frame pada sebuah hop untuk&lt;br /&gt;setiap kali, meggunakan ifrmasi bridging yang disimpan dalam tael-tael yang&lt;br /&gt;mengasosiasikan alamat-alamat MAC node akhir dnga port-port dari bridge.&lt;br /&gt;Tipe bridging ini dianggap trasparan karena node sumber tidak mngetahui&lt;br /&gt;bahwa ia telah melewati proses bridging, karena frame-frame ditujukan&lt;br /&gt;secara langsung ke node akir. Berlawanan dengan: SRB.&lt;br /&gt;Transport layer Layer 4 dari model refrensi OSI, digunakan untuk&lt;br /&gt;komunikasi yang dapat diandalkan antara node-node akhir melalui network.&lt;br /&gt;Layer transport menyediakan mekanisme yang dgunakan untkmembuat,&lt;br /&gt;memelihara, dan mengakhiri rangkaian-rangkaian virtual, mengangkut deteksi&lt;br /&gt;kesalahan dan recovery, dan mengendalikan aliran informasi. Lihat juga:&lt;br /&gt;Applicaton layer, Datalink layr, Network layer, Phisiycal layer, Presentation&lt;br /&gt;layer, dan Session layer.&lt;br /&gt;UDP User Datagram Protocol: Sebuah protocol layer Transport yang&lt;br /&gt;connectionless dalam susunan protocol TCP/IP yang memperbolehkan&lt;br /&gt;datagram-datagram untuk dipertukaran tanpa acknowledgment atau jaminan&lt;br /&gt;pengiriman, yan mana mebutuhkan protokol-protokol lain untuk menangani&lt;br /&gt;pemrosesn error dan transmisi ulang. Udp didefinisikan dalam RFC 768.&lt;br /&gt;UTP unshielded twisted-pair. Pengkabelan tembaga yang digunakan dalam&lt;br /&gt;network kecil sampai besar untuk menghubungkan alat-alat host ke hub-hub&lt;br /&gt;dan switch-switch. Juga digunakan untuk menghuugkan switch ke switch ke&lt;br /&gt;hub.&lt;br /&gt;Virtual circuit (VC) sebuah rangkaian logkal yang dibuat untuk&lt;br /&gt;memastikan komunikasi yang dapat diandalakan diantara dua alat pada&lt;br /&gt;sebuah network. Didefinisikan oleh sebuah virtual path identifier (VPI/VCI),&lt;br /&gt;sebuah rangkaian virtualdignaka dalamframe relay dan x.25. Dikenal sebagai&lt;br /&gt;kanal vitual dalam ATM. Lihat juga: PVC dan SVC.&lt;br /&gt;Virtual ring Dalam sebuah network SRB, sebuah koneksi logical anatara&lt;br /&gt;ring-ring fisik, baik local maupun remote.&lt;br /&gt;WAN Wide rea Network. Adalah sebuah pengaturan yang digunakan untuk&lt;br /&gt;menghubungkan LAN-LAN bersama-sama melali sebuah network DCE ( data&lt;br /&gt;xxvi&lt;br /&gt;communication equipment). Buasanya sebuah WAN adalah sbuah koneksi&lt;br /&gt;leased lineatau dial-up yang melalui sebuah netwok PSTN. Contoh-contoh dari&lt;br /&gt;protocol WAN trmasuk frame relay, PPP, ISDN dan HDLC.&lt;br /&gt;Windowing Metode flow-control yang digunakan dengan TCP pada layer&lt;br /&gt;transport dari model OSI.&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;DESKRIPSI JUDUL&lt;br /&gt;Merancang Bangun dan Menganalisa WAN merupakan modul teori&lt;br /&gt;dan atau praktikum yang membahas tentang Tinjauan ulang&lt;br /&gt;Internetworking, Manajemen Jaringan sampai Merancang Bangun WAN&lt;br /&gt;yang terintegrasi dengan sekuriti dan voice transport.&lt;br /&gt;Modul ini terdiri dari 13 (tiga belas) bagian, Bagian 1 berisi tentang&lt;br /&gt;Tinjauan ulang Teknologi Internetworking, Bagian 2 berisi tentang&lt;br /&gt;Segmentasi LAN, Bagian 3 berisi tentang Protokol Jaringan, Bagian 4 berisi&lt;br /&gt;tentang Presedur Rancangan, Bagian 5 berisi tentang Rancangan Jaringan&lt;br /&gt;Modular, Bagian 6 berisi tentang Rancangan WAN untuk Perusahaan,&lt;br /&gt;Bagian 7 berisi tentang Perancangan Lapisan jaringan dan model&lt;br /&gt;penamaan, Bagian 8 berisi tentang Protokol Routing, Bagian 9 berisi&lt;br /&gt;tentang Protokol Link-State dan Bridging, Bagian 10 berisi tentang&lt;br /&gt;Perangkat Lunak cisco IOS, Bagian 11 berisi tentang Manajemen Jaringan,&lt;br /&gt;Bagian 12 berisi tentang Membuat Rancangan Post, Bagian 13 berisi&lt;br /&gt;tentang Membuat Rancangan WAN yang terintegrasi dengan sekuriti dan&lt;br /&gt;voice transport. Dengan modul ini peserta diklat diharapkan mampu&lt;br /&gt;menjelaskan konsep dasar internetworking, merancang WAN mulai dari&lt;br /&gt;topologi, protokol yang digunakan hingga menajemen jaringan WAN.&lt;br /&gt;PRASYARAT&lt;br /&gt;Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini&lt;br /&gt;adalah :&lt;br /&gt;1. Menginstalasi perangkat jaringan lokal (Local Area Network)&lt;br /&gt;2. Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang tersambung&lt;br /&gt;jaringan&lt;br /&gt;3. Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi jaringan&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;4. Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI (Graphical User&lt;br /&gt;Interface)&lt;br /&gt;5. Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis text&lt;br /&gt;6. Menginstalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network )&lt;br /&gt;7. Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan&lt;br /&gt;berbasis luas (Wide Area Network )&lt;br /&gt;8. Mengadministrasi server dalam jaringan&lt;br /&gt;PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL&lt;br /&gt;1. Petunjuk bagi Peserta Diklat&lt;br /&gt;Peserta diklat diharapkan dapat berperan aktif dan berinteraksi dengan sumber&lt;br /&gt;belajar yang mendukung, karena itu harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut&lt;br /&gt;a. Langkah-langkah belajar yang ditempuh&lt;br /&gt;1) Persiapkan alat dan bahan!&lt;br /&gt;2) Bacalah dengan seksama uraian materi pada setiap kegiatan belajar,&lt;br /&gt;sehingga konsep dasar, hal-hal yang menyebabkan performance&lt;br /&gt;jaringan bagus, cara-cara penginstalan jaringan serta konfigurasi&lt;br /&gt;perangkat jaringan dapat dipahami dengan baik. Bila ada yang belum&lt;br /&gt;jelas tanyakan pada instruktur!&lt;br /&gt;3) Jawab pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui seberapa jauh materi&lt;br /&gt;telah dipahami.&lt;br /&gt;b. Perlengkapan yang harus dipersiapkan&lt;br /&gt;Guna menunjang keselamatan dan kelancaran tugas yang harus&lt;br /&gt;dilakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang diperlukan.&lt;br /&gt;Beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan adalah :&lt;br /&gt;1) Pakaian kerja (wearpack).&lt;br /&gt;2) PC yang sudah terinstalasi dengan sistem operasi apakah sistem&lt;br /&gt;operasi berbasis TEXT atau sistem operasi berbasis GUI&lt;br /&gt;3) User manual sistem operasi.&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;4) Perangkat-perangkat jaringan, mulai dari kabel, konektor, NIC, HUB,&lt;br /&gt;Switch, Router dll.&lt;br /&gt;5) Alat ukur seperti kabel tester dan software utility.&lt;br /&gt;6) Log sheet atau report sheet yang ditetapkan (oleh perusahaan).&lt;br /&gt;7) Peralatan atau instrumen lainnya yang terkait dengan pelaksanaan unit&lt;br /&gt;kompetensi ini.&lt;br /&gt;c. Hasil Pelatihan&lt;br /&gt;Setelah menyelesaikan 13 modul Peserta diklat memahami dan mampu&lt;br /&gt;Merancang Bangun dan Menganalisa WAN dengan benar dan baik, sedangkan&lt;br /&gt;hasil yang diharapkan dari modul bagian pertama ini peserta diklat diharapkan&lt;br /&gt;dapat memahami faktor-faktor penyebab kemacetan jaringan, collision domain&lt;br /&gt;dan broardcast domain, menerapkan perangkat jaringan, protokol jaringan,&lt;br /&gt;koneksi jaringan, layer OSI, pengkabelan dan konfigurasi perangkat jaringan serta&lt;br /&gt;memahami disain model hierarki.&lt;br /&gt;2. Peran Instruktur/Guru&lt;br /&gt;Instruktur/guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya&lt;br /&gt;mempersiapkan diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi&lt;br /&gt;Pemelajaran, penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media&lt;br /&gt;Pemelajaran dan perangkat evaluasi.&lt;br /&gt;Instruktur/guru harus menyiapkan rancangan strategi Pemelajaran yang&lt;br /&gt;mampu mewujudkan peserta diklat terlibat aktif dalam proses&lt;br /&gt;pencapaian/penguasaan kompetensi yang telah diprogramkan.&lt;br /&gt;Penyusunan rancangan strategi Pemelajaran mengacu pada Kriteria Unjuk&lt;br /&gt;Kerja (KUK) pada setiap subkompetensi yang ada dalam GBPP.&lt;br /&gt;TUJUAN AKHIR&lt;br /&gt;1. Peserta diklat mampu memahami Internetworking&lt;br /&gt;2. Peserta diklat mampu membuat segmentasi LAN&lt;br /&gt;3. Peserta diklat mampu menggunakan Protokol Jaringan&lt;br /&gt;4. Peserta diklat mampu membuat prosedur Rancangan&lt;br /&gt;5. Peserta diklat mampu merancang Jaringan Modular&lt;br /&gt;6. Peserta diklat mampu merancang WAN untuk Perusahaan&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;7. Peserta diklat mampu merancang Lapisan jaringan dan model&lt;br /&gt;penamaan&lt;br /&gt;8. Peserta diklat mampu menggunakan Protokol Routing&lt;br /&gt;9. Peserta diklat mampu menggunakan Protokol Link-State dan Bridging&lt;br /&gt;10. Peserta diklat mampu menggunakan Perangkat Lunak cisco IOS&lt;br /&gt;11. Peserta diklat mampu membuat Manajemen Jaringan&lt;br /&gt;12. Peserta diklat mampu membuat Rancangan Post Jaringan.&lt;br /&gt;13. Peserta diklat mampu membuat Rancangan WAN yang terintegrasi&lt;br /&gt;dengan sekuriti dan voice transport&lt;br /&gt;E. KOMPETENSI&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;F. CEK KEMAMPUAN&lt;br /&gt;Untuk mengetahui kemampuan awal yang telah dimiliki, maka isilah cek&lt;br /&gt;list ( ) seperti pada tabel di bawah ini dengan sikap jujur dan dapat&lt;br /&gt;dipertanggung jawabkan.&lt;br /&gt;Saya dapat&lt;br /&gt;Melakukan&lt;br /&gt;Pekerjaan ini dengan&lt;br /&gt;Kompeten&lt;br /&gt;Sub&lt;br /&gt;Kompetensi&lt;br /&gt;Pernyataan&lt;br /&gt;Ya Tidak&lt;br /&gt;Bila Jawaban&lt;br /&gt;Ya Kerjakan&lt;br /&gt;Merancang bangun&lt;br /&gt;system Wide Area&lt;br /&gt;Network&lt;br /&gt;Memahami Internetworking&lt;br /&gt;membuat segmentasi LAN&lt;br /&gt;menggunakan Protokol Jaringan&lt;br /&gt;membuat prosedur Rancangan&lt;br /&gt;merancang Jaringan Modular&lt;br /&gt;merancang WAN untuk Perusahaan&lt;br /&gt;merancang Lapisan jaringan dan&lt;br /&gt;model penamaan&lt;br /&gt;menggunakan Protokol Routing&lt;br /&gt;menggunakan Protokol Link-State&lt;br /&gt;dan Bridging&lt;br /&gt;menggunakan Perangkat Lunak cisco&lt;br /&gt;IOS&lt;br /&gt;membuat Manajemen Jaringan&lt;br /&gt;membuat Rancangan Post Jaringan.&lt;br /&gt;membuat Rancangan WAN yang&lt;br /&gt;terintegrasi dengan sekuriti dan voice&lt;br /&gt;transport&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Test Formatif 1&lt;br /&gt;Menganalisa Sistem&lt;br /&gt;Wide Area Network&lt;br /&gt;Menganalisa rancangan WAN untuk&lt;br /&gt;Perusahaan&lt;br /&gt;Menganalisa Manajemen Jaringan&lt;br /&gt;Menganalisa Rancangan Post&lt;br /&gt;Jaringan&lt;br /&gt;Menganalisa Rancangan WAN yang&lt;br /&gt;terintegrasi dengan sekuriti dan voice&lt;br /&gt;transport&lt;br /&gt;Test formatif 2&lt;br /&gt;Test formatif 2&lt;br /&gt;Test formatif 2&lt;br /&gt;Test formatif 2&lt;br /&gt;Apabila anda menjawab TIDAK pada salah satu pernyataan di atas, maka&lt;br /&gt;pelajarilah modul ini.&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMELAJARAN&lt;br /&gt;A. RENCANA BELAJAR PESERTA DIKLAT&lt;br /&gt;Kompetensi : Merancang Bangun dan Menganalisa WAN&lt;br /&gt;Sub&lt;br /&gt;Kompetensi Jenis Kegiatan&lt;br /&gt;Tanggal Waktu&lt;br /&gt;Tempat&lt;br /&gt;Belajar&lt;br /&gt;Alasan&lt;br /&gt;Perubahan&lt;br /&gt;Tanda&lt;br /&gt;Tangan&lt;br /&gt;Guru&lt;br /&gt;Memahami&lt;br /&gt;Internetworking&lt;br /&gt;membuat segmentasi&lt;br /&gt;LAN&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;Protokol Jaringan&lt;br /&gt;membuat prosedur&lt;br /&gt;Rancangan&lt;br /&gt;merancang Jaringan&lt;br /&gt;Modular&lt;br /&gt;merancang WAN&lt;br /&gt;untuk Perusahaan&lt;br /&gt;merancang Lapisan&lt;br /&gt;jaringan dan model&lt;br /&gt;penamaan&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;Protokol Routing&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;Protokol Link-State&lt;br /&gt;dan Bridging&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;Perangkat Lunak cisco&lt;br /&gt;IOS&lt;br /&gt;membuat Manajemen&lt;br /&gt;Jaringan&lt;br /&gt;membuat Rancangan&lt;br /&gt;Post Jaringan&lt;br /&gt;Merancang&lt;br /&gt;bangun system&lt;br /&gt;Wide Area&lt;br /&gt;Network&lt;br /&gt;membuat Rancangan&lt;br /&gt;WAN yang&lt;br /&gt;terintegrasi dengan&lt;br /&gt;sekuriti dan voice&lt;br /&gt;transport&lt;br /&gt;Menganalisa&lt;br /&gt;rancangan WAN&lt;br /&gt;untuk Perusahaan&lt;br /&gt;Menganalisa&lt;br /&gt;Manajemen Jaringan&lt;br /&gt;Menganalisa&lt;br /&gt;Rancangan Post&lt;br /&gt;Jaringan&lt;br /&gt;Menganalisa&lt;br /&gt;Sistem Wide Area&lt;br /&gt;Network&lt;br /&gt;Menganalisa&lt;br /&gt;Rancangan WAN yang&lt;br /&gt;terintegrasi dengan&lt;br /&gt;sekuriti dan voice&lt;br /&gt;transport&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;B. KEGIATAN BELAJAR&lt;br /&gt;1. Kegiatan Belajar 1: Model-model internetworking dan spesifikasispesifikasi&lt;br /&gt;dari model OSI&lt;br /&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran&lt;br /&gt;Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat mampu :&lt;br /&gt;Menjelaskan permasalahan-permasalahan pada internetworking&lt;br /&gt;Menjelaskan komunikasi jaringan berdasarkan model layer&lt;br /&gt;Membandingkan dan membedakan karakteristik-karakteristik utama&lt;br /&gt;lingkungan LAN&lt;br /&gt;Menjelaskan komponen-komponen peralatan jaringan (network devices)&lt;br /&gt;Mengevaluasi aturan-aturan dari packet control&lt;br /&gt;b. Uraian Materi 1&lt;br /&gt;Dasar-dasar Internetworking&lt;br /&gt;Sebelum kita membahas lebih detail mengenai model-model&lt;br /&gt;internetworking dan spesifikasi-spesifikasi dari model OSI , anda harus bisa&lt;br /&gt;memahami gambaran secara keseluruhan dan belajar menjawab pertanyaan&lt;br /&gt;Mengapa begitu penting mempelajari Teknologi Internetworking ? .&lt;br /&gt;Networking telah tumbuh secara eksponensial dalam 15 tahun terakhir&lt;br /&gt;dan mengalami perubahan yang begitu pesat mulai dari kebutuhan&lt;br /&gt;pengguna yang mendasar seperti berbagi data dan printer, sampai&lt;br /&gt;kebutuhan yang lebih tinggi seperti video conference. Pada jaringan lokal&lt;br /&gt;dengan jumlah komputer sedikit tidaklah menjadi persoalan. Tantangannya&lt;br /&gt;adalah bagaimana menghubungkan antar jaringan saling terkait sehingga&lt;br /&gt;semua pengguna dapat menggunakan sumber daya yang ada di jaringan&lt;br /&gt;besar yang merupakan gabungan dari beberapa jaringan tersebut.&lt;br /&gt;Kondisi lainnya adalah ketika anda harus membagi sebuah network&lt;br /&gt;yang besar menjadi network-network yang lebih kecil karena unjuk kerja&lt;br /&gt;(performance) network yang lambat. Sebuah network yang besar&lt;br /&gt;cenderung akan melambat akibat lalu lintas data yang terlalu padat&lt;br /&gt;sehingga terjadi apa yang dinamakan congestion atau kemacetan (bisa&lt;br /&gt;anda analogikan mobil yang banyak dengan jalan sempit). Membagi sebuah&lt;br /&gt;network yang besar menjadi network-network yang lebih kecil dinamakan&lt;br /&gt;network segmentation yang bisa dilakukan dengan menggunakan router,&lt;br /&gt;switch, dan bridge.&lt;br /&gt;Kemungkinan penyebab dari congestion di lalu lintas jaringan adalah:&lt;br /&gt;Terlalu banyak host (host artinya peralatan-peralatan yang terhubung&lt;br /&gt;ke jaringan yang bisa mengirimkan dan menerima informasi bisa&lt;br /&gt;8&lt;br /&gt;berupa komputer, workstation, server, printer dan lain-lain) di dalam&lt;br /&gt;sebuah broadcast domain Broadcast storm (badai broardcast)&lt;br /&gt;Multicasting&lt;br /&gt;Bandwith yang kecil&lt;br /&gt;Router digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network dan&lt;br /&gt;bertugas sebagai perantara dalam menyampaikan data antar-network. Secara&lt;br /&gt;default, router berfungsi membagi atau memecah sebuah broadcast domain.&lt;br /&gt;Broadcast domain adalah kumpulan dari peralatan-peralatan di sebuah&lt;br /&gt;segmen network yang menerima semua paket broadcast yang dikirim oleh&lt;br /&gt;peralatan-peralatan di dalam segmen tersebut. Setiap peralatan dalam&lt;br /&gt;network harus membaca dan memproses data dari broadcast tersebut. Hal ini&lt;br /&gt;terjadi kecuali anda mempunyai sebuah router. Ketika interface dari router&lt;br /&gt;menerima paket broadcast, ia akan mengatakan Tidak, terima kasih. dan&lt;br /&gt;mengabaikan broadcast tersebut tanpa meneruskan ke network yang lain.&lt;br /&gt;Walaupun secara default router dikenal sebagai alat untuk memisahkan&lt;br /&gt;broadcast domain, router sebenarnya juga memisahkan collision domain&lt;br /&gt;(collision adalah kondisi dimana terjadi tabrakan antar data karena data-data&lt;br /&gt;tersebut berada pada waktu dan tempat yang sama pada sebuah kabel&lt;br /&gt;jaringan).&lt;br /&gt;Dua keuntungan menggunakan router dalam jaringan anda adalah:&lt;br /&gt;Router secara default tidak meneruskan paket broadcast.&lt;br /&gt;Router bisa menyaring network dengan menggunakan informasi pada&lt;br /&gt;layer 3 (Network layer) seperti alamat IP.&lt;br /&gt;Berbeda dengan router, switch tidak digunakan untuk menghubungkan&lt;br /&gt;antar network tapi digunakan untuk memaksimalkan jaringan LAN. Tugas&lt;br /&gt;utama dari switch adalah membuat LAN bekerja dengan lebih baik dengan&lt;br /&gt;mengoptimalkan untuk kerja (performance), menyediakan lebih banyak&lt;br /&gt;bandwith untuk pengguna LAN. Tidak seperti router, switch tidak meneruskan&lt;br /&gt;paket ke jaringan lain. Switch hanya menghubung-hubungkan frame dari satu&lt;br /&gt;port ke port lainnya di jaringan dimana dia berada.&lt;br /&gt;Secara default, switch memisahkan collision domain. Istilah collision&lt;br /&gt;domain adalah istilah di dalam Ethernet yang menggambarkan sebuah kondisi&lt;br /&gt;network dimana sebuah peralatan mengirimkan paket pada sebuah segmen&lt;br /&gt;network, kemudian memaksa peralatan lain di segmen tersebut untuk&lt;br /&gt;memperhatikan paketnya. Pada saat bersamaan, peralatan yang berbeda&lt;br /&gt;mencoba untuk mengirimkan paket yang lain, yang mengakibatkan terjadinya&lt;br /&gt;collision (tabrakan). Paket yang dikirim menjadi rusak, akibatnya semua&lt;br /&gt;peralatan harus melakukan pengiriman ulang paket. Sebuah kondisi yang&lt;br /&gt;sangat tidak efesien. Situasi ini bisa terjadi pada jaringan yang menggunakan&lt;br /&gt;hub di mana setiap segmen terhubung ke sebuah hub yang dikatakan&lt;br /&gt;merepresentasikan hanya satu collision domain dan satu broadcast domain.&lt;br /&gt;Berbeda dengan hub, setiap port pada switch merepresentasikan collision&lt;br /&gt;domain-nya masing-masing.&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt;Switch memisahkan collision domain tetapi tetap dengan 1 broadcast&lt;br /&gt;domain. Berbeda dengan switch, router memisahkan broadcast domain&lt;br /&gt;pada setiap interface-nya.&lt;br /&gt;Banyak yang mencampuradukkan istilah bridge dengan switch. Bridge&lt;br /&gt;maupun switch pada dasarnya melakukan hal yang sama yaitu memisahkan&lt;br /&gt;collision domain pada LAN. Bridge pada umumnya hanya mempunyai dua&lt;br /&gt;atau empat port, sedangkan switch mempunyai 16 port bahkan sampai&lt;br /&gt;ratusan port. Sehingga switch disebut juga multiport bridge.&lt;br /&gt;Anda bisa menggunakan bridge dalam sebuah network untuk mengurangi&lt;br /&gt;collision pada broadcast domain dan menambah jumlah collision domain&lt;br /&gt;pada jaringan anda, yang otomatis akan menambah bandwith untuk para&lt;br /&gt;pengguna.&lt;br /&gt;Gambar 1.1 memperlihatkan kepada anda apa yang terjadi ketika semua&lt;br /&gt;peralatan ini dihubungkan ke dalam suatu internetwork. Ingat bahwa router&lt;br /&gt;tidak hanya memisahkan broadcast domain pada setiap interface LAN-nya&lt;br /&gt;tapi juga memisahkan collision domain.&lt;br /&gt;Perhatikan bahwa router ditempatkan di tengah-tengah pada Gambar&lt;br /&gt;1.1 dan menghubungkan semua network yang ada? Saya menggambarkan&lt;br /&gt;begitu karena peralatan karena peralatan yang lebih tua yaitu bridge dan hub&lt;br /&gt;juga digunakan. Ketika kita hanya menggunakan switch di dalam lingkungan&lt;br /&gt;LAN, semuanya akan berubah. Switch akan ditempatkan di tengah-tengah&lt;br /&gt;network dan router hanya digunakan untuk menghubungkan network logic.&lt;br /&gt;Jika saya mengimplentasikan jaringan seperti ini, saya akan membuat Virtual&lt;br /&gt;LAN (VLAN). Teori VLAN akan dibahas kemudian.&lt;br /&gt;Kini, perhatikan bagian atas gambar 1.1, anda akan menyadari bahwa&lt;br /&gt;bridge digunakan untuk menghubungkan hub ke router. Walaupun bridge&lt;br /&gt;memisahkan collision domain tapi setiap peralatan yang terhubung pada&lt;br /&gt;kedua hub tetap berada pada broadcast domain yang sama. Selain itu, bridge&lt;br /&gt;juga hanya memisahkan dua collision domain, jadi setiap alat yang terkoneksi&lt;br /&gt;pada hub yang sama akan mempunyai collision domain yang sama pula.&lt;br /&gt;Tentu saja cara kerja ini kurang bagus tapi masih jauh lebih baik dari pada&lt;br /&gt;hanya mempunyai 1 collision domain untuk semua peralatan yang terhubung&lt;br /&gt;pada kedua hub.&lt;br /&gt;Perhatikan lagi pada bagian bawah Gambar 1.1, terdapat dua hub yang&lt;br /&gt;terhubung dengan sebuah hub lain sebelum terhubung ke router. Ini&lt;br /&gt;menciptakan collision domain dan broadcast domain yang sangat besar. Dari&lt;br /&gt;sini terlihat jelas bahwa bridge berfungsi lebih baik dari pada hub.&lt;br /&gt;!&lt;br /&gt;!&lt;br /&gt;10&lt;br /&gt;Gambar 1.1 Peralatan Internetworking&lt;br /&gt;Walaupun bridge digunakan untuk segmentasi network, bridge tidak&lt;br /&gt;bisa mengisolasi brodcast atau paket multicast.&lt;br /&gt;Bentuk network terbaik yang terkoneksi ke router pada gambar 1.1&lt;br /&gt;adalah network bagian kiri. Mengapa? Karena setiap port pada switch&lt;br /&gt;mempunyai collision domain masing-masing. Akan tetapi bentuk network ini&lt;br /&gt;masih belum sempurna karena semua alat yang terhubung ke dalam switchswitch&lt;br /&gt;tersebut masih dalam broadcast domain yang sama. Masih ingat&lt;br /&gt;kenapa kondisi ini bisa berarti tidak baik? Karena setiap peralatan harus&lt;br /&gt;mendengarkan sebuah broadcast yang terjadi dalam network. Dan jika&lt;br /&gt;network anda adalah network yang besar, broadcast yang besar juga akan&lt;br /&gt;terjadi sehingga bandwith network anda akan terpakai habis oleh broadcast&lt;br /&gt;yang menyebabkan lambatnya jaringan tersebut.&lt;br /&gt;Rancangan network terbaik adalah penggunaan switch dengan router&lt;br /&gt;yang dikonfigurasikan dan ditempatkan sesuai dengan kebutuhan. Sekarang&lt;br /&gt;anda sudah mendapatkan perkenalan tentang Internetworking termasuk&lt;br /&gt;berbagi peralatan jaringan yang digunakan, saatnya untuk menuju&lt;br /&gt;pembahasan tentang model Internetworking.&lt;br /&gt;!&lt;br /&gt;11&lt;br /&gt;Skenario Nyata&lt;br /&gt;Haruskah saya mengganti semua hub yang digunakan&lt;br /&gt;dengan switch?&lt;br /&gt;Anda adalah seorang Network Administrator pada sebuah perusahaan besar di&lt;br /&gt;Jakarta. Mos mendatangi anda dan mengatakan bahwa dia sudah mendapatkan&lt;br /&gt;permintaan dari anda untuk membeli sebuah switch tapi dia ragu untuk menyetujui&lt;br /&gt;pengeluaran tersebut , apakah anda benar- benar memerlukannya?&lt;br /&gt;Switch mempunyai banyak sekali fungsi-fungsi yang tidak dimiliki oleh hub. Tapi&lt;br /&gt;masalahnya sebagian besar dari kita mempunyai dana yang terbatas. Hub sebenarnya&lt;br /&gt;masih bisa digunakan untuk network yang baik, yang tentu saja yang hanya jika anda&lt;br /&gt;bisa merancang dan mengimplementasikannya dengan tepat.&lt;br /&gt;Katakanlah anda mempunyai 40 pengguna (user) yang terbagi atas 4 hub dimana&lt;br /&gt;masing-maasing hub terkoneksi 10 pengguna. Karena semua hub saling terhubung,&lt;br /&gt;maka terdapat sebuah collision domain dan broadcast domain yang besar. Jika saja&lt;br /&gt;anda bisa membeli sebuah switch dan menghubungkan semua hub dan server ke port&lt;br /&gt;switch, kini anda sudah mempunyai 4 collision domain dan satu broadcast domain.&lt;br /&gt;Tidak sempurna memang, tapi cukup layak untuk harga yang dibayarkan bagi sebuah&lt;br /&gt;switch dan anda akan mendapatkan network yang jauh lebih baik.&lt;br /&gt;Jadi tunngu apalagi? Segera lakukan pengajuan untuk membeli switch baru anda.&lt;br /&gt;Model Internetworking&lt;br /&gt;Pada saat network baru muncul, kebanyakan komputer hanya dapat&lt;br /&gt;berkomunikasi dengan komputer yang dibuat oleh perusahaan yang sama.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, perusahaan harus menggunakan seluruh solusi dari DECnet&lt;br /&gt;atau seluruh solusi dari IBM, tapi tidak bisa kedua-duanya. Pada akhir tahun&lt;br /&gt;1970, International Organization for Standarization (ISO) membuat model&lt;br /&gt;referensi Open System Interconnection (OSI ) sebagai solusi untuk mengatasi&lt;br /&gt;masalah kompatibilitas ini. Model OSI dimaksudkan untuk membantu para&lt;br /&gt;vendor (vendor disini adalah perusahaan pembuat perangkat keras atau&lt;br /&gt;pembuat perangkat lunak) agar bisa membuat alat-alat dan perangkat lunak&lt;br /&gt;yang bisa saling kerja sama, dalm bentuk protokol-protokol sehingga network&lt;br /&gt;dengan vendor yang berbeda bisa saling bekerja sama. Sama seperti&lt;br /&gt;perdamaian dunia, yang mungkin tidak akan pernah berhasil tercapai dengan&lt;br /&gt;sempurna, tetapi tetap merupakan sebuah tujuan mulia.&lt;br /&gt;Model OSI adalah model atau acuan arsitektural utama untuk network&lt;br /&gt;yang mendeskripsikan bagaimana data dan informasi network&lt;br /&gt;dikomunikasikan dari sebuah aplikasi di komputer kesebuah aplikasi di&lt;br /&gt;komputer lain melalui media seperti kabel. Model OSI melakukan ini semua&lt;br /&gt;dengan menggunakan pendekatan layer.&lt;br /&gt;12&lt;br /&gt;Pada bagian berikutnya, saya akan menjelaskan konsep pendekatan&lt;br /&gt;layer ini dan bagaimana kita menggunakan pendekatan ini untuk&lt;br /&gt;memecahkan permasalahan pada Internetwork.&lt;br /&gt;Pendekatan Layer (Berlapis)&lt;br /&gt;Model referensi adalah suatu konsep cetak-biru dari bagaimana seharusnya&lt;br /&gt;komunikasi berlangsung. Model ini menjelaskan semua proses yang&lt;br /&gt;diperlukan oleh komunikasi yang efektif. Model ini juga membagi prosesproses&lt;br /&gt;tersebut menjadi kelompok logis yang bernama layer. Sebuah sistem&lt;br /&gt;komunikasi yang dibuat mengikuti konsep ini dinamakan sebagai arsitektur&lt;br /&gt;layer.&lt;br /&gt;Keuntungan dari Model Referensi&lt;br /&gt;Model OSI bersifat hierarkis dan memiliki keuntungan dan keunggulan seperti&lt;br /&gt;model layer yang lain. Tujuan utama semua model tersebut, terutama OSI&lt;br /&gt;model, adalah untuk memungkinkan bisa saling bekerja samanya denagn&lt;br /&gt;jaringan-jaringan yang menggunakan alat-alat dari vendor yang berbeda.&lt;br /&gt;Beberapa keunggulan menggunakan layer OSI antara lain:&lt;br /&gt;Memungkinkan para vendor membuat alat-alat network yang standar.&lt;br /&gt;Memungkinkan bermacam-macam perangkat keras dan perangkat lunak&lt;br /&gt;untuk bisa saling berkomunikasi.&lt;br /&gt;Mencegah perubahan di satu layer mempengaruhi layer lainnya sehingga&lt;br /&gt;permasalahan seperti ini tidak menghambat masalah development.&lt;br /&gt;Model Referensi OSI&lt;br /&gt;Salah satu fungsi terpenting dari spesifikasi OSI adalah membantu terjadinya&lt;br /&gt;transfer data antar host yang berbeda. Sebagai contoh, model OSI adalah&lt;br /&gt;membantu terjadinya transfer data diantara komputer yang menggunakan&lt;br /&gt;Unix dan PC atu Mac.&lt;br /&gt;OSI bukanlah suatu model yang berbentuk fisik melainkan sebuah&lt;br /&gt;panduan bagi pembuat aplikasi agar bisa membuat dan&lt;br /&gt;mengimplementasikan aplikasi yang bisa berjalan di jaringan. OSI juga&lt;br /&gt;menyediakan sebuah kerangka kerja untuk menciptakan dan&lt;br /&gt;mengimplemantasikan standar-standar networking peralatan, dan skema&lt;br /&gt;internetworking.&lt;br /&gt;OSI terdiri atas tujuh layer (lapisan) yang terbagi menjadi dua grup. Tiga&lt;br /&gt;layer teratas mendefenisikan bagaiman aplikasi-aplikasi berkomunikasi satu&lt;br /&gt;sama lain dan bagaimana aplikasi berkomunikasi dengan user. Empat layer&lt;br /&gt;dibawahnya mendefenisikan bagaimana data dipindahkan dari satu tempat ke&lt;br /&gt;tempat lain. Gambar 1.2 memperlihatkan tiga layer teratas (untuk selanjutnya&lt;br /&gt;disebut upper layer ) dan fungsinya, dan gambar 1.3 memperlihatkan empat&lt;br /&gt;layer dibawahnya (selanjutnya disebut lowerlayer ) beserta fungsinya.&lt;br /&gt;Jika anda perhatikan gambar1.2, terlihat bahwa pengguna berhubungan&lt;br /&gt;dengan komputer pada aplication layer dimana layer ini juga bertanggung&lt;br /&gt;jawab dalam komunikasi aplikasi antar-host. Perlu diingat bahwa upper layer&lt;br /&gt;13&lt;br /&gt;sama sekali tidak mengetahui masalah network atau pengalamatan network&lt;br /&gt;karena masalah ini ditangani oleh lower layer.&lt;br /&gt;Menyediakan user interface&lt;br /&gt;Menyajikan data.&lt;br /&gt;Menangani pemrosesan&lt;br /&gt;Menjaga agar data dari masing-masing aplikasi tetap terpisah&lt;br /&gt;Gambar 1.2 Upper layer (layer atas)&lt;br /&gt;Pada&lt;br /&gt;gambar 1.3 terlihat bahwa empat layer bawah (lower layer)-lah yang&lt;br /&gt;mendefenisikan bagaimana data dilewatkan melalui kabel atau melalui switch&lt;br /&gt;dan router. Lower layer ini juga menentukan bagaimana membangun kembali&lt;br /&gt;arus data yang berasal dari sumber aplikasi ke aplikasi di host tujuan.&lt;br /&gt;Beberapa peralatan jaringan yang beroperasi pada semua layer OSI di&lt;br /&gt;antaranya:&lt;br /&gt;Network management station (NMS)&lt;br /&gt;Server web dan aplikasi&lt;br /&gt;Gateways (bukan default gateway)&lt;br /&gt;Host network&lt;br /&gt;Pada dasarnya ISO bisa dianalogikan seperti Emily Post-nya dunia&lt;br /&gt;protokol network. (Emily Post adalah tokoh abad 19 yang merumuskan&lt;br /&gt;standar-standar etika hubungan sosial di Amerika). Seperti Emily Posst yang&lt;br /&gt;menulis buku yang menetapkan standar atau protokol untuk interaksi sosial&lt;br /&gt;manusia, ISO membuat referensi model OSI sebagi panduan untuk protokol&lt;br /&gt;network yang bersifat terbuka. Mendefenisikan tata&lt;br /&gt;cara dari model komunikasi, dewasa ini OSI tetap&lt;br /&gt;menjadi alat pembanding yang paling populer untuk&lt;br /&gt;protokol-protokol network.&lt;br /&gt;Melakukan perbaikan kesalahan sebelum pengiriman&lt;br /&gt;14&lt;br /&gt;Menyediakan baik metode pengiriman yang dapat diandalkan maupun tidak. Menyediakan pengalamatan secara logikal, yang digunakan oleh router untuk&lt;br /&gt;menentukan rute&lt;br /&gt;Menggabungkan paket menjadi byte dan byte menjadi frame&lt;br /&gt;Menyediakan akses ke media menggunakan alamat MAC&lt;br /&gt;Melakukan pendeteksian kesalahan, bukan pembetulan&lt;br /&gt;Memindahkan bit antar alat&lt;br /&gt;Menspesifikasikan tegangan (volt), kecepatan kabel (wire speed), dan susunan pin dalam&lt;br /&gt;kabel&lt;br /&gt;Gambar 1.3 Lower layers&lt;br /&gt;Model referensi OSI terdiri dari tujuh layer, yaitu:&lt;br /&gt;Layer Application&lt;br /&gt;Layer Presentation&lt;br /&gt;Layer Session&lt;br /&gt;Layer Transport&lt;br /&gt;Layer Network&lt;br /&gt;Layer Data Link&lt;br /&gt;Layer Physical&lt;br /&gt;Gambar 1.4 memperlihatkan fungsi dari tiap layer pada model OSI .&lt;br /&gt;Dengan pengetahuan ini anda telah siap menjelajahi lebih jauh lagi fungsifungsi&lt;br /&gt;tiap layer secara detail.&lt;br /&gt;File, cetak (print), message, database, dan layanan aplikasi&lt;br /&gt;Enkripsi data, kompresi dan layanan penterjemah&lt;br /&gt;Dialog control&lt;br /&gt;Koneksi ujung ke ujung (end-to-end)&lt;br /&gt;Routing&lt;br /&gt;Grouping data secara logikal (framing)&lt;br /&gt;Topologi fisik&lt;br /&gt;Gambar 1.4 Fungsi layer&lt;br /&gt;Layer Application&lt;br /&gt;Layer Aplication pada model OSI merupakan tempat dimana user atau&lt;br /&gt;pengguna berinteraksi dengan komputer. Layer ini sebenarnya hanya&lt;br /&gt;15&lt;br /&gt;berperan ketika dibutuhkan akses ke network. Sebagai contoh Internet&lt;br /&gt;Explorer. Anda bisa membuang semua komponen networking dari sistem&lt;br /&gt;seperti TCP/ IP, kartu NIC, dan sebagainya. Anda masih tetap bisa&lt;br /&gt;menggunakan Internet Explorer (IE) untuk melihat dokumen lokal HTML,&lt;br /&gt;tidak ada masalah. Tapi semuanya akan berubah menjadi kacau ketika anda&lt;br /&gt;mencoba sesuatu yang lain seperti melihat dokumen HTML yang harus di&lt;br /&gt;ambil dengan HTTP atau mengambil file dengan FTP. Hal ini terjadi karena IE&lt;br /&gt;harus memberikan umpan balik terhadap permintaan tersebut dengan&lt;br /&gt;mencoba mengakses layar aplication. Yang sebenarnya terjadi disini adalah&lt;br /&gt;layer apllication bertindak sebagai interface antar program aplikasi&lt;br /&gt;sebenarnya, dimana program aplikasi itu sendiri tidak termasuk ke dalam&lt;br /&gt;struktur layer, dengan layer berikut di bawahnya. Ini dilakukan dengan&lt;br /&gt;menyediakan beberapa cara bagi aplikasi tersebut untuk mengirimkan&lt;br /&gt;informasi ke layer bawah melalui susunan protokol tersebut. Dengan kata lain&lt;br /&gt;, IE tidaklah berada pada layer application, tapi IE berfungsi sebagai interface&lt;br /&gt;dengan protokol layer application, tapi IE berfungsi sebagi interface dengan&lt;br /&gt;protokol layer application ketika IE membutuhkan sumber daya remote.&lt;br /&gt;Selain itu, layer application juga bertanggung jawab untuk&lt;br /&gt;mengidentifikasikan dan memastikan keberadaan partner komunikasi yang di&lt;br /&gt;tuju serta menentukan apakah sumber daya komunikasi yang dituju cukup&lt;br /&gt;tersedia.&lt;br /&gt;Tugas ini sangatlah penting karena komunikasi komputer terkadang&lt;br /&gt;membutuhkan lebih dari sumber daya sebuah sebuah PC. Seringkali layer&lt;br /&gt;application menggabungkan komponen komunikasi yang berasal dari&lt;br /&gt;beberapa applikasi network. Sebagai contoh yang sering digunakan adalah&lt;br /&gt;file transfer dan email seperti halnya juga remote access, aktivitas&lt;br /&gt;manajemen network, proses client/server dan information location. Banyak&lt;br /&gt;aplikasi network menyediakan layanan komunikasi melalui network skala&lt;br /&gt;besar, akan tetapi untuk saat ini dan Internetworking di masa mendatang,&lt;br /&gt;kebutuhannya telah berkembang begitu pesat dan akan segera mencapai titik&lt;br /&gt;akhir dari kemampuan network sekarang. Saat ini pertukaran transaksi dan&lt;br /&gt;informasi di antara perusahaan sudah berkembang dan membutuhkan&lt;br /&gt;layanan aplikasi internetworking seperti berikut:&lt;br /&gt;World Wide Web (WWW)&lt;br /&gt;Menghubungkan server-server dalam jumlah begitu banyak, hampir tidak&lt;br /&gt;terhitung (dan dari hari ke hari selalu bertambah) dengan format data yang&lt;br /&gt;berbeda-beda. Kebanyakan adalah multimedia dan bisa mencakup gambar,&lt;br /&gt;teks, video, dan suara. Baik IE maupun Netscape Navigator bisa digunakan&lt;br /&gt;untuk mengakses dan melihat website.&lt;br /&gt;Email gateway Layanan serbaguna ini bisa menggunakan Simple Mail&lt;br /&gt;Transfer Protocol (SMTP) atau standar X.400 untukmengirim pesan antar&lt;br /&gt;aplikasi email yang berbeda.&lt;br /&gt;Electonic data I nterchange (EDI ) Gabungan dari standar-standar dan&lt;br /&gt;proses-proses khusus yang menyediakan aliran data atau accounting,&lt;br /&gt;16&lt;br /&gt;pengiriman / penerimaan, serta pelacakan order atau inventori antar&lt;br /&gt;perusahaan.&lt;br /&gt;Special interest bulletin board Mencakup banyak tempat chat di&lt;br /&gt;Internet dimana orang bisa bertemu dan berkomunikasi dan mengirimkan&lt;br /&gt;pesan atau mengadakan percakapan secara interaktif. Juga dipakai untuk&lt;br /&gt;sharing perangkat lunak public domain.&lt;br /&gt;Utiliti navigasi Internet Mencakup aplikasi-aplikasi seperti Gopher dan&lt;br /&gt;WAIS serta aplikasi mesin pencari (search engine) seperti Google dan Yahoo!,&lt;br /&gt;yang membantu pengguna pencari informasi yang mereka butuhkan di&lt;br /&gt;Internet.&lt;br /&gt;Layana transaksi finansial Menargetkan komunitas finansial. Layanan&lt;br /&gt;ini mengumpulkan dan menjual informasi-informasi yang berkenaan dengan&lt;br /&gt;masalah investasi, market trading, komoditas, nilai tukar mata uang, dan data&lt;br /&gt;perkreditan kepada pelanggannya.&lt;br /&gt;Layer Persentation&lt;br /&gt;Fungsi dari layer ini sesuai dengan namanya, menyajikan data ke layer&lt;br /&gt;application dan bertanggung jawab pada penerjemahan data dan format kode&lt;br /&gt;(program).&lt;br /&gt;Layer ini pada dasarnya adalah penerjemah dan melakukan fungsi&lt;br /&gt;pengkodean dan konversi. Teknik transfer data yang berhasil adalah dengan&lt;br /&gt;mengadaptasi data tersebut kedalam format yang standar sebelum&lt;br /&gt;dikirimkan. Komputer dikonfigurasikan untuk menerima format data yang&lt;br /&gt;standar atau generik ini untuk kemudian diubah kembali kebentuk aslinya&lt;br /&gt;untuk dibaca oleh aplikasi bersangkutan (contohnya, EBCDIC ke ASCI I ).&lt;br /&gt;Dengan menyediakan layanan penterjemahan, layer Presentation memastikan&lt;br /&gt;agar data yang berasal dari layer application di satu komputer dapat dibaca&lt;br /&gt;oleh layer application di komputer lain.&lt;br /&gt;OSI memiliki standar protokol yang mendefensikan bagaimana format&lt;br /&gt;data yang standar. Tugas-tugas seperti kompresi, dekompresi, enkripsi, dan&lt;br /&gt;deskripsi data, berhubungan dengan layer ini. Beberapa standar layer&lt;br /&gt;Presentation juga mencakup operasi multimedia. Standar-standar berikut&lt;br /&gt;digunakan untuk mengatur presentasi grafis dan visual image:&lt;br /&gt;PICT Sebuah format gambar yang digunakan program Macintosh untuk&lt;br /&gt;melakukan transfer grafik QuickDraw.&lt;br /&gt;TIFF Tagged Image File Format, sebuah format grafis standar untuk image&lt;br /&gt;bitmap resolusi tinggi.&lt;br /&gt;JPEG Standar foto yang dibuat oleh Joint Photographic Experts Group.&lt;br /&gt;Standar lain mengatur film dan suara&lt;br /&gt;Midi Musical Instrument Digital Interface (kadang disebut Musical&lt;br /&gt;Instrument Device Interface), digunakan untuk membuat musik digital.&lt;br /&gt;17&lt;br /&gt;MPEG Standar Motion Picture Experts Group yang semakin populeruntuk&lt;br /&gt;kompresi dan coding video bergeraj untuk CD. Ia menyediakan penyimpanan&lt;br /&gt;digital dan kecepatan bit sampai 1,5 Mbps.&lt;br /&gt;QuickTime Digunakan oleh program Macintosh; mengelola aplikasi-aplikasi&lt;br /&gt;audio dan video.&lt;br /&gt;RTF Rich Text Format, sebuah file format yang memungkinkan kita&lt;br /&gt;melakukan pertukaran file text antar program pengolah kata (word processor)&lt;br /&gt;yang berbeda, bahkan antar sistem operasi yang berbeda.&lt;br /&gt;Layer Session&lt;br /&gt;Layer session bertanggung jawab untuk membentuk, mengelola, dan&lt;br /&gt;kemudian memutuskan session-session antar layer-layer Presentation. Layer&lt;br /&gt;session juga menyediakan control dialog antar peralatan atau titik jaringan&lt;br /&gt;(node). Dia melakukan koordinasi komunikasi antar sistem-sistem dan&lt;br /&gt;mengorganisasi komunikasinya denagn menawarkan tiga mode berikut:&lt;br /&gt;simplex, half-duplex, dan full-duplex. Kesimpulannya, layer session pada&lt;br /&gt;dasarnya menjaga terpisahnya data dari aplikasi yang satu dengan data dari&lt;br /&gt;aplikasi yang lain.&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa contoh protokol dan Interface layer session:&lt;br /&gt;Network File System (NFS) dibuat oleh Sun Microsystem dan&lt;br /&gt;digunakan dengan TCP/ IP dan workstation UNIX untuk akses yang&lt;br /&gt;transparan ke sumber daya remote.&lt;br /&gt;Structured Query Language (SQL) dibuat oleh IBM untuk&lt;br /&gt;menyediakan kepada pengguna sebuah cara yang lebih mudah untuk&lt;br /&gt;mendefenisikan kebutuhan informasinya pada sistem lokal dan remote.&lt;br /&gt;Remote Procedure Call (RPC) sebuah utiliti atau tool untuk clientserver&lt;br /&gt;yang digunakan digunakan untuk lingkungan layanan yang&lt;br /&gt;berbeda-beda. Prosedurnya dibuat dibuat di sisi client dan dijalankan di&lt;br /&gt;sisi server.&lt;br /&gt;X Windows digunakan secara luas oleh terminal-terminal pintar untuk&lt;br /&gt;berkomunikasi dengan komputer UNIX yang remote, memungkinkan&lt;br /&gt;mereka bekerja seakan-akan mereka adalah monitor yang terpasang lokal&lt;br /&gt;di komputer tersebut.&lt;br /&gt;AppleTalk Session Protocol (ASP) mekanisme client/server yang&lt;br /&gt;lain, yang membuat dan menjaga session antar client dan server&lt;br /&gt;AppleTalk&lt;br /&gt;18&lt;br /&gt;Digital Network Architecture Session Control Protocol (DNA SCP)&lt;br /&gt;sebuah protokol layer Session dari DECnet.&lt;br /&gt;Layer Transport&lt;br /&gt;Layer Transport melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang&lt;br /&gt;tersegmentasi tadi menjadi sebuah arus data. Layanan-layanan yang terdapat&lt;br /&gt;di layer Transport melakukan baik segmentasi maupun penyatuan kembali&lt;br /&gt;data yang tersegmentasi tersebut (reassembling), dari aplikasi-aplikasi upperlayer&lt;br /&gt;dan menggabungkannya ke dalam arus data yang sama. Layananlayanan&lt;br /&gt;ini menyediakan transportasi data dari ujung ke ujung, dan dapat&lt;br /&gt;membuat sebuah koneksi logical antara host pengirim dan host tujuan pada&lt;br /&gt;sebuah internetwork.&lt;br /&gt;TCP dan UDP keduanya bekerja pada di layer Transport, dimana TCP&lt;br /&gt;adalah layanan yang dapat diandalkan (reliable), sedangkan UDP tidak. Ini&lt;br /&gt;berarti pembuat aplikasi memiliki lebih banyak pilihan, karena mereka bisa&lt;br /&gt;memilih antara kedua protokol tersebut ketika bekerja dengan protokolprotokol&lt;br /&gt;TCP/IP.&lt;br /&gt;Layer Transport bertanggung jawab untuk menyediakan mekanisme&lt;br /&gt;untuk multiplexing (multiplexing adalah teknik untuk mengirimkan atau&lt;br /&gt;menerima beberapa jenis data yang berbeda sekaligus pada saat bersamaan&lt;br /&gt;melalui satu media network saja) metode aplikasi-aplikasi upper-layer,&lt;br /&gt;membuat session, dan memutuskan rangkaian virtual (virtual circuit, artinya&lt;br /&gt;koneksi atau hubungan terbentuk diantara dua buah host di jaringan, setelah&lt;br /&gt;melalui sebuah mekanisme yang disebut three-way handshake yang akan&lt;br /&gt;dijelaskan kemudian). Ia juga menyembunyikan detail-detail dari informasi&lt;br /&gt;yang bergantung pada jaringan, menyembunyikannya dari layer yang lebih&lt;br /&gt;tinggi, dengan cara menyediakan transfer data yang transparan.&lt;br /&gt;Istilah reliable networking dapat digunakan di layer transport. I ni&lt;br /&gt;berarti fungsi-fungsi seperti acknowledgment, sequencing, dan Flow&lt;br /&gt;control akan digunakan.&lt;br /&gt;Layer Transport dapat bersifat connectionless atau connection-oriented..&lt;br /&gt;Pembahasan berikut akan menerangkan secara ringkas bagian tersebut.&lt;br /&gt;Flow Control&lt;br /&gt;Keutuhan (integrity) data dipastikan di layer Transport dengan cara&lt;br /&gt;mempertahankan apa yang disebut Flow control, dan dengan memungkinkan&lt;br /&gt;pengguna meminta transportasi data antar sistem yang dapat diandalkan.&lt;br /&gt;Flow control mencegah host pengirim, di satu sisi koneksi, membanjiri&lt;br /&gt;(overflowing) buffer di host penerima&lt;br /&gt;sebuah kejadian yang dapat&lt;br /&gt;!&lt;br /&gt;19&lt;br /&gt;mengakibatkan data hilang atau rusak. Transportasi yang dapat diandalkan&lt;br /&gt;tersebut, menggunakan sebuah session komunikasi yang connection-oriented&lt;br /&gt;diantara sistem-sistem, dan protokol yang bersangkutan menjamin agar halhal&lt;br /&gt;berikut dapat terpenuhi:&lt;br /&gt;Pengirim paket data akan menerima paket pemberitahuan sudah diterima&lt;br /&gt;segera setelah segmen data terkirim dan diterima&lt;br /&gt;Semua segmen data yang tidak mendapatkan pemberitahuan atau tanda&lt;br /&gt;terima (istilahnya not acknowledged) akan dikirim ulang.&lt;br /&gt;Segmen-segmen data akan diurutkan kembali ke urutan semula semula&lt;br /&gt;setibanya di tujuan.&lt;br /&gt;Data flow yang bisa dikelola (manageable) akan dipertahankan, untuk&lt;br /&gt;mencegah congestion, kelebihan beban jaringan (overloading), dan&lt;br /&gt;kehilangan data.&lt;br /&gt;Komunikasi yang Connection-Oriented&lt;br /&gt;Pada operasi transportasi data yang dapat diandalkan, peralatan jaringan&lt;br /&gt;yang akan melakukan transmisi data akan membuat sebuah komunikasi yang&lt;br /&gt;connection-oriented dengan peralatan remote, dengan cara membuat sebuah&lt;br /&gt;session. Peralatan yang melakukan transmisi, pada awalnya akan membuat&lt;br /&gt;sebuah session connection-oriented dengan sistem pasangannya, yang&lt;br /&gt;disebut call setup atau three way handshake. Kemudian data akan&lt;br /&gt;dipindahkan; setelah selesai, pengakhiran komunikasi akan terjadi untuk&lt;br /&gt;memutuskan rangkaian virtual yang terjadi.&lt;br /&gt;Gambar 1.5 menggambarkan sebuah session yang dapat diandalkan&lt;br /&gt;berlangsung antara sistem pengirim dan penerima. Anda dapat melihat&lt;br /&gt;bahwa kedua program aplikasi host memulai dengan memberitahukan kepada&lt;br /&gt;masing-masing sistem operasinya bahwa sebuah koneksi akan segera&lt;br /&gt;dimulai. Kedua sistem operasi berkomunikasi dengan cara mengirimkan&lt;br /&gt;pesan-pesan melalui sebuah jaringan, melakukan konfirmasi bahwa&lt;br /&gt;pemindahan data telah disetujui dan kedua belah pihak telah siap&lt;br /&gt;melakukannya. Setelah semua proses sinkronisasi ini terjadi, sebuah koneksi&lt;br /&gt;akan tercipta dan pemindahan data dimulai.&lt;br /&gt;20&lt;br /&gt;Gambar 1.5 Terciptanya sebuah session yang connection-oriented&lt;br /&gt;Pada saat informasi dipindahkan antar host, kedua mesin akan&lt;br /&gt;melakukan pengecekan satu sama lain secara periodik, komunikasi melalui&lt;br /&gt;perangkat lunak protokol mereka, untuk memastikan bahwa semua&lt;br /&gt;berlangsung dengan baik dan bahwa data telah diterima dengan baik.&lt;br /&gt;Langkah-langkah pada session connection-oriented atau the three-way&lt;br /&gt;seperti yang ditunjukkan pada gambar 1.5.&lt;br /&gt;Segmen persetujuan koneksi yang pertama adalah sebuah permintaan&lt;br /&gt;sinkronisasi.&lt;br /&gt;Segmen kedua dan ketiga mengirim tanda terima (acknowledgment)&lt;br /&gt;untuk permohonan sinkronisasi tersebut dan membuat parameterparameter&lt;br /&gt;dan aturan-atuaran koneksi antar host. Cara pengurutan&lt;br /&gt;(sequencing) segmen di pihak penerima juga diminta untuk disinkronisasi,&lt;br /&gt;sehingga dibentuk dua koneksi dua arah.&lt;br /&gt;Segmen terakhir juga merupakan sebuah acknowledgment, yang&lt;br /&gt;memberitahukan kepada host tujuan bahwa persetujuan koneksi telah&lt;br /&gt;diterima dan koneksi yang sebenarnya telah terjadi. Transfer data dapat&lt;br /&gt;dimulai.&lt;br /&gt;Kedengarannya cukup sederhana, tapi kenyataanya tidak selalu mulus.&lt;br /&gt;Kadang-kadang selama proses pemindahan data, congestion dapat terjadi&lt;br /&gt;karena sebuah komputer berkecepatan tinggi menghasilkan lalulintas data&lt;br /&gt;yang jauh lebih cepat daripada kemampuan network menanganinya.&lt;br /&gt;Sekumpulan komputer secara serentak mengirimkan data melalui sebuah&lt;br /&gt;gateway atau ke tujuan yang sama. Pada kasus terakhir, gateway atau host&lt;br /&gt;tujuan dapat mengalami congestion meskipun tidak ada sumber daya tunggal&lt;br /&gt;yang menjadi penyebabnya. Kedua kasus terakhir pada dasarnya menyerupai&lt;br /&gt;kemacetan dijalan raya__lalulintas yang terlalu padat untuk jalan yang terlalu&lt;br /&gt;21&lt;br /&gt;sempit. Penyebabnya bukan salah satu kendaraan dijalan tersebut, tetapi&lt;br /&gt;karena memang terlalu banyak kendaraan dijalan tersebut.&lt;br /&gt;Jadi apa yang terjadi ketika sebuah mesin menerima data dalam jumlah&lt;br /&gt;sangat besar yang menjadi terlalu cepat baginya untuk diproses? Data&lt;br /&gt;tersebut akan disimpan disebuah memory yang disebut buffer. Akan tetapi&lt;br /&gt;aksi yang disebut buffering ini hanya akan memecahkan masalah jika data&lt;br /&gt;tersebut adalah sebuah lonjakan (burst) dari pengiriman data dalam jumlah&lt;br /&gt;normal. Jika terjadi hal sebaliknya, yaitu data dalam jumlah besar mengalir&lt;br /&gt;terus menerus, memori diperalatan bersangkutan akan terpakai habis, pada&lt;br /&gt;akhirnya batas kemampuannya akan terlampaui dan peralatan tersebut akan&lt;br /&gt;bereaksi dengan membuang semua data yang tidak mampu disimpan di&lt;br /&gt;memorinya.&lt;br /&gt;Gambar 1.6 Pengiriman segmen dengan flow control&lt;br /&gt;Akan tetapi tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan disini. Karena fungsi&lt;br /&gt;transportnya, sistem kontrol kelebihan data dapat bekerja dengan cukup baik.&lt;br /&gt;Dari pada membuang sumberdaya dan membiarkan data menjadi hilang,&lt;br /&gt;layer transport dapat mengeluarkan sebuah indikator tidak siap kepada&lt;br /&gt;pengirim yang mengakibatkan aliran data tersebut (seperti di perlihatkan di&lt;br /&gt;gambar 1.6). Mekanisme ini bekerja seperti lampu stop, memberikan sinyal&lt;br /&gt;kepada alat pengirim untuk menghentikan pengiriman segmen data ke alat&lt;br /&gt;penerima yang kewalahan. Setelah alat penerima memproses segmen data&lt;br /&gt;yang ada dimemorinya yaitu di buffer sebuah indikator siap akan dikirimkan.&lt;br /&gt;Mesin yang menunda pengiriman data karena ketidaksiapan penerima tadi&lt;br /&gt;akan memulai kembali pengiriman segmen data berikutnya.&lt;br /&gt;Pada pemindahan data connection-oriented yang dapat diandalkan dan&lt;br /&gt;bersifat fundamental, paket data sampai di host tujuan dengan urutan yang&lt;br /&gt;sama persis seperti pada saat paket data tersebut dikirim. Pemindahan data&lt;br /&gt;22&lt;br /&gt;akan gagal jika urutannya salah. Jika ada segmen data hilang, terduplikasi&lt;br /&gt;atau rusak selama perjalanan, kegagalan tersebut akan dikirim. Masalah ini&lt;br /&gt;ditangani dengan memastikan host penerima mengirimkan tanda terima&lt;br /&gt;(acknowledgment) untuk setiap segmen yang diterimanya.&lt;br /&gt;Windowing&lt;br /&gt;Idealnya, pengiriman data terjadi secara cepat dan efesien. Seperti yang bisa&lt;br /&gt;anda bayangkan, akan terjadi keterlambatan jika mesin yang mengirimkan&lt;br /&gt;paket data harus menunggu acknowledgment untuk setiap segmen data yang&lt;br /&gt;dikirimnya. Tetapi karena ada waktu tersedia antara saat setelah pengirim&lt;br /&gt;mengirimkan segmen data dan saat sebelum ia selesai melakukan proses&lt;br /&gt;terhadap acknowledgment dari mesin penerima, maka pengirim&lt;br /&gt;menggunakan waktu yang tersedia ini untuk memindahkan data lain. Jumlah&lt;br /&gt;data segmen data (diukur dalam byte) yang dapat dikirmkan oleh mesin&lt;br /&gt;pengirim, tanpa perlu menerima acknowledgment untuk segmen-segmen&lt;br /&gt;tersebut, disebut sebuah window.&lt;br /&gt;Window-window digunakan untuk mengendalikan jumlah segmen data&lt;br /&gt;yang tidak terkirim atau tidak ter-acknowledgment.&lt;br /&gt;Jadi, ukuran window mengendalikan seberapa banyak informasi&lt;br /&gt;dipindahkan dari suatu sisi ke sisi lain. Sementara beberapa protokol&lt;br /&gt;mengukur informasi dengan mengamati jumlah paket, TCP/ IP mengukurnya&lt;br /&gt;dengan menghitung jumlah byte.&lt;br /&gt;Seperti yang anda lihat di gambar 1.7, ada ukuran dua window satunya&lt;br /&gt;berukuran 1, satu lagi berukuran 3. Jika anda menggunakan ukuran window&lt;br /&gt;1, mesin pengirim akan menunggu sebuah acknowledgment untuk setiap&lt;br /&gt;segmen data yang dikirimkannya sebelum ia mengirim segmen berikutnya.&lt;br /&gt;Jika anda menggunakan ukuran window 3, mesin pengirim dapat&lt;br /&gt;mengirimkan tiga segmen data sebelum menerima acknowledgment. Pada&lt;br /&gt;contoh yang telah disederhanakan tersebut, kedua mesin pengirim dan&lt;br /&gt;penerima adalah workstation. Kenyataannya jarang sesederhana itu, dan&lt;br /&gt;seringkali acknowledgment dan paket data akan bercampur saat mereka&lt;br /&gt;berada di jaringan dan melewati router.&lt;br /&gt;Jika sebuah session TCP/ I P dimulai dengan ukuran window 2 byte, dan&lt;br /&gt;selama proses pemindahan data, ukuran window berubah dari 2 byte&lt;br /&gt;menjadi 3 byte, host pengirim akan mengirimkan 3 byte sebelum&lt;br /&gt;menunggu acknowledgment !&lt;br /&gt;!&lt;br /&gt;23&lt;br /&gt;Gambar 1.7 Windowing&lt;br /&gt;Acknowledgment&lt;br /&gt;Pengiriman data yang dapat diandalkan (reliable) menjamin keutuhan dari&lt;br /&gt;aliran data dari satu mesin ke mesin lain melalui sebuah link data yang&lt;br /&gt;fungsional. Ia menjamin bahwa data tidak akan tergandakan atau hilang. Ini&lt;br /&gt;dicapai dengan sesuatu yang disebut Acknowledgment Positif dengan&lt;br /&gt;transmisi ulang sebuah teknik yang membuat mesin penerima berkomunikasi&lt;br /&gt;dengan mesin pengirim, dengan mengirimkan tanda terima dengan&lt;br /&gt;mengirmkan pesan acknowledgment kembali ke penerima ketika ia menerima&lt;br /&gt;data. Pengirim mencatat setiap segmen yang dikirimnya dan menunggu&lt;br /&gt;acknowledgment-nya sebelum mengirim segmen berikutnya. Ketika ia&lt;br /&gt;mengirimkan sebuah segmen, mesin pengirim akan memulai sebuah&lt;br /&gt;penghitungan waktu (timer) dan melakukan transmisi ulang jka waktunya&lt;br /&gt;habis sebelum acknowledgment dikembalikan oleh penerima data.&lt;br /&gt;Pada gambar 1.8, mesin pengirim memindahkan segmen 1, 2, dan 3.&lt;br /&gt;mesin penerima mengirmkan tanda terima dan meminta segmen 4. Ketika&lt;br /&gt;pengirim menerima acknowledgment, ia mengirimkan segmen 4, 5, dan 6.&lt;br /&gt;Jika segmen 5 tidak mencapai tujuan, mesin penerima akan memberitahukan&lt;br /&gt;mesin pengirim dengan meminta segmen segmen 5 tersebut untuk dikirim&lt;br /&gt;ulang. Mesin pengirim kemudian akan mengirim kembali segmen yang hilang&lt;br /&gt;tersebut dan menunggu sebuah acknowledgment, yang harus diterima&lt;br /&gt;sebelum ia memulai transmisi segmen 7.&lt;br /&gt;24&lt;br /&gt;Gambar 1.8 Pengiriman yang dapat diandalkan oleh Layer Transport&lt;br /&gt;Layer Network&lt;br /&gt;Layer Network (juga disebut layer 3) mengelola pengalamatan peralatan,&lt;br /&gt;melacak lokasi peralatan di jaringan, dan menentukan cara terbaik untuk&lt;br /&gt;memindahkan data, artinya layer Network harus mengangkut lalu lintas antar&lt;br /&gt;peralatan yang tidak terhubung secara lokal. Router (yang adalah peralatan&lt;br /&gt;layer-3) diatur dilayer network dan menyediakan layanan routing dalam&lt;br /&gt;sebuah internetwork.&lt;br /&gt;Kejadiannya seperti berikut ini: Pertama-tama, ketika sebuah paket&lt;br /&gt;diterima di sebuah interface router, alamat IP tujuan akan diperiksa. Jika&lt;br /&gt;paket tidak ditujukan untuk router tersebut, router akan melakukan&lt;br /&gt;pengecekan alamat network tujuan pada routing table yang dimilikinya. Pada&lt;br /&gt;saat router memilih interface keluar untuk paket tersebut, paket akan&lt;br /&gt;dikirimkan ke interface tersebut untuk dibungkus menjadi frame data dan&lt;br /&gt;dikirimkan luar ke jaringan lokal. Jika router tidak menemukan entri untuk&lt;br /&gt;jaringan tujuan di routing table, router akan membuang paket tersebut.&lt;br /&gt;Dua jenis data digunakan di layer network yaitu data dan update rute.&lt;br /&gt;Paket Data&lt;br /&gt;Paket Data digunakan untuk mengangkut data pengguna melewati&lt;br /&gt;internetwork. Protokol yang digunakan untuk mendukung lalu lintas data&lt;br /&gt;disebut routed protocols, contohnya adalah IP dan IPX.&lt;br /&gt;25&lt;br /&gt;Paket Update Rute digunakan untuk melakukan update ke router&lt;br /&gt;terdekat tentang network-network yang terhubung ke semua router di&lt;br /&gt;internetwork. Protokol yang mengirimkan paket update rute disebut routing&lt;br /&gt;protocols. Contohnya adalah RIP, EIGRIP, dan OSPF. Paket update rute&lt;br /&gt;digunakan untuk membantu membuat dan mempertahankan routing table&lt;br /&gt;pada setiap kabel pada tiap router.&lt;br /&gt;Gambar 1.9 Routing Table yang digunakan di Router&lt;br /&gt;Pada gambar 1.9, diberikan sebuah contoh routing table. Routing table&lt;br /&gt;yang digunakan pada sebuah router mencakup informasi berikut:&lt;br /&gt;Alamat Network Alamat network yang protocol-spesific. Router harus&lt;br /&gt;mempertahankan sebuah routing table untuk masing-masing routing protocol,&lt;br /&gt;karena setiap routing protocol mengikuti jejak dari sebuah network dengan&lt;br /&gt;pengalamatan yang berbeda. Hal ini biasa dianalogikan dengan sebuah tanda&lt;br /&gt;jalan dalam berbagai bahasa berbeda yang diucapkan oleh warga di sebuah&lt;br /&gt;jalan. Jika ada orang Amerika, Spanyol, dan Perancis tinggal di sebuah jalan&lt;br /&gt;bernama Cat , maka tanda jalan tersebut akan berbunyi Cat/Gato/Chat .&lt;br /&gt;Interface Merupakan interface keluar (exit interface) yang akan ditempuh&lt;br /&gt;oleh sebuah paket jika ditujukan untuk sebuah network tertentu.&lt;br /&gt;Metric Jarak ke network yang remote. Routing protocol yang berbeda akan&lt;br /&gt;menggunakan cara yang berbeda pula dalam menghitung jarak ini. Beberapa&lt;br /&gt;routing protocol menggunakan hop count (yaitu jumlah router yang dilalui&lt;br /&gt;oleh paket dalam perjalanan menuju network remote yang dituju), sedangkan&lt;br /&gt;routing protocol yang lain menggunakan bandwidth, delay dari kabel, dan&lt;br /&gt;bahkan tick count(hitungan 1/18 detik)&lt;br /&gt;Router memisahkan broadcast domain, yang berarti secara default,&lt;br /&gt;broadcast tidak diteruskan melalui router. Karena setiap interface di router&lt;br /&gt;mewakili sebuah network yang terpisah, ia harus diberikan nomor identifikasi&lt;br /&gt;26&lt;br /&gt;network yang unik, dan setiap host di network yang terkoneksi dengan router&lt;br /&gt;tersebut harus menggunakan nomor network yang sama.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa poin tentang router yang harus diingat:&lt;br /&gt;Router secara default tidak akan meneruskan paket broadcast dan&lt;br /&gt;multicast.&lt;br /&gt;Router menggunakan alamat logika pada header layer Network untuk&lt;br /&gt;menentukan router di hop berikutnya yang akan dijadikan tujuan paket&lt;br /&gt;yang diteruskannya.&lt;br /&gt;Router dapat menggunakan access list, yang dibuat oleh administrator,&lt;br /&gt;untuk mengendalikan keamanan dari jenis paket apa saja yang&lt;br /&gt;diperbolehkan untuk masuk dan keluar sebuah interface .&lt;br /&gt;Router dapat menyediakan fungsi bridging layer-2 jika diperlukan dan&lt;br /&gt;dapat secara serentak melakukan routing pada interface yang sama.&lt;br /&gt;Peralatan layer-3 (router) menyediakan koneksi antar-virtual LAN&lt;br /&gt;(VLAN).&lt;br /&gt;Router dapat menyediakan Quality of Service (QoS) untuk tipe lalu&lt;br /&gt;lintas network tertentu.&lt;br /&gt;LAYER DATA LINK&lt;br /&gt;Layer data link menyediakan transmisi fisik dari data dan menangani notifikasi&lt;br /&gt;error, topologi jaringan, dan flow control. Ini berarti layer ini akan&lt;br /&gt;memastikan bahwa pesan-pesan akan terkirim melalui peralatan yang sesuai&lt;br /&gt;di LAN menggunakan alamat perangkat keras (hardware address), dan&lt;br /&gt;menerjemahkan pesan-pesan dari layer Network menjadi bit-bit untuk&lt;br /&gt;dipindahkan oleh layer physical.&lt;br /&gt;Layer Data Link melakukan format pada pesan atau data menjadi&lt;br /&gt;pecahan-pecahan, yang disebut data frame , dan menambahkan sebuah&lt;br /&gt;header yang terdiri dari alamat perangkat keras tujuan dan asal. Informasi&lt;br /&gt;tambahan ini membentuk semacam kapsul yang membungkus data asli. Ini&lt;br /&gt;bisa dianalogikan dengan mesin, peralatan navigasi, dan alat lain yang&lt;br /&gt;terbungkus dalam modul bulan dari pesawat Apollo. Perlengkapanperlengkapan&lt;br /&gt;tersebut hanya berguna pada saat tertentu dalam penerbangan&lt;br /&gt;dan kemudian akan dilepas dari modul dan dibuang pada saat yang telah&lt;br /&gt;ditentukan. Data yang berjalan di jaringan juga dapat dianalogikan demikian.&lt;br /&gt;Gambar 1.10 memperlihatkan layer Data Link dengan spesifikasi Ethernet&lt;br /&gt;dan IEEE. Perhatikan bahwa standar IEEE 802.2 digunakan bersama-sama&lt;br /&gt;dan menambah fungsi standar IEEE yang lain.&lt;br /&gt;Gambar 1.10. Layer Data Link&lt;br /&gt;27&lt;br /&gt;Penting untuk dimengerti bahwa router, yang bekerja di Layer Network&lt;br /&gt;tidak peduli sama sekali tentang dimana lokasi suatu host berada. Router&lt;br /&gt;hanya peduli pada dimana network tersebut berada, dan cara terbaik untuk&lt;br /&gt;menjangkaunya termasuk yang remote. Router akan menjadi sangat obsesif&lt;br /&gt;dalam menangani network. Data Link yang bertanggung jawab pada&lt;br /&gt;identifikasi sesungguhnya dari tiap peralatan yang ada di network.&lt;br /&gt;Untuk sebuah host mengirim paket ke sebuah host lain di network local&lt;br /&gt;ataupun mengirimkan paket melewati router, layer Data Link menggunakan&lt;br /&gt;pengalaman perangkat keras. Setiap saat sebuah paket terkirim melewati&lt;br /&gt;router-router, paket tersebut akan dibungkus dengan informasi control layer&lt;br /&gt;Data Link, tetapi informasi tersebut akan dilepas di router penerima yang&lt;br /&gt;tertinggal adalah paket asli. Proses pembungkusan (framing) ini akan&lt;br /&gt;berlanjut di setiap hop sampai paket akhirnya terkirim ke host penerima yang&lt;br /&gt;sebenarnya. Paket itu sendiri tidak pernah berubah sepanjang rute, ia hanya&lt;br /&gt;dibungkus dengan semacam informasi control yang diperlukannya untuk&lt;br /&gt;melalui berbagai media yang berbeda.&lt;br /&gt;Layer Data Link memiliki dua buah sublayer:&lt;br /&gt;Media Access Control (MAC) 802.3 Mendefinisikan bagaimana&lt;br /&gt;paket ditempatkan di media. Ketentuan di sublayer MAC adalah yang&lt;br /&gt;datang duluan akan dilayani lebih dulu (first come/ first served), dimana&lt;br /&gt;setiap permintaan akan mendapatkan bandwidth yang sama.&lt;br /&gt;Pengalamatan fisik didefinisikan disini, seperti halnya topologi logikal.&lt;br /&gt;Topologi logikal adalah jalur sebenarnya yang dilalui oleh sinyal data, yang&lt;br /&gt;tentunya melalui sebuah topologi fisik. Line discipline, pemberitahuan&lt;br /&gt;error (bukan koreksi), pengiriman frame yang tersusun rapi, flow control&lt;br /&gt;yang merupakan suatu opsi, juga dapat digunakan di sublayer ini.&lt;br /&gt;Logical Link Control (LLC) 802.2 Bertanggung jawab untuk&lt;br /&gt;mengidentifikasi protokol-protokol layer Network dan kemudian melakukan&lt;br /&gt;enkapsulasi terhadapnya. Header LLC memberitahukan ke layer Data Link&lt;br /&gt;tentang apa yang perlu dilakukan terhadap paket, begitu frame diterima.&lt;br /&gt;Cara kerja sebagai berikut: Host akan menerima sebuah frame dan&lt;br /&gt;mencari kedalam header LLC untuk mencari ke mana tujuan paket itu&lt;br /&gt;(katakanlah alamat IP-nya). LLC juga menyediakan flow control dan&lt;br /&gt;pengurutan bit kontrol.&lt;br /&gt;Switch dan bridge keduanya bekerja di layer Data Link dan melakukan&lt;br /&gt;penyaringan pada network dengan menggunakan alamat MAC. Kita akan&lt;br /&gt;membicarakannya pada bagian berikut.&lt;br /&gt;Switch dan Bridge di Layer Data Link&lt;br /&gt;1) Switch layer-2 termasuk bridge yang berdasarkan perangkat keras karena&lt;br /&gt;ia menggunakan perangka keras khusus yang disebut Application-Specific&lt;br /&gt;Integrated Circuit (ASIC).ASIC dapat bekerja pada kecepatan gigabit&lt;br /&gt;dengan waktu tunda (latency) yang sangat rendah.&lt;br /&gt;28&lt;br /&gt;Latency adalah waktu yang diukur dari saat sebuah frame masuk ke&lt;br /&gt;sebuah port di sebuah peralatan network (hub, switch,router dan lainlain)&lt;br /&gt;sampai ia meninggalkan port yang dituju.&lt;br /&gt;Bridge dan switch membaca setiap frame yang melaluinya. Peralatan&lt;br /&gt;layer-2 akan meletakkan alamat perangkat keras dalam sebuah filter table&lt;br /&gt;dan akan mengingat port mana yang telah menerima frame tersebut.&lt;br /&gt;Informasi inilah (yang tercatat di filter table dari switch atau bridge) yang&lt;br /&gt;nantinya akan membantu switch atau bridge dalam menentukan lokasi dari&lt;br /&gt;peralatan yang mengirimkan paket.&lt;br /&gt;Routing table memetakan internetwork untuk router, sementara filter table&lt;br /&gt;memetakan peralatan network untuk switch dan bridge.&lt;br /&gt;Setelah filter table dibuat di peralatan layer-2, dia hanya akan meneruskan&lt;br /&gt;frame ke segmen di mana alamat perangkat keras tujuan berada. Jika alat&lt;br /&gt;tujuan berada di segmen yang sama dengan asal frame, peralatan layer-2&lt;br /&gt;akan menahan frame agar tidak keluar ke segmen network yang lain. Jika&lt;br /&gt;alamat tujuan ada di segmen lain, frame hanya dikirimkan ke segmen&lt;br /&gt;tersebut. Ini disebut transparent bridging .&lt;br /&gt;Pada saat interface switch menerima sebuah frame dengan alamat&lt;br /&gt;perangkat keras tujuan yang tidak tercatat di filter table-nya, switch tersebut&lt;br /&gt;akan meneruskan frame tersebut ke semua segmen yang terkoneksi&lt;br /&gt;dengannya. Jika sebuah peralatan yang tidak tercatat di filter table menjawab&lt;br /&gt;frame tersebut, switch akan melakukan update pada filter table-nya tentang&lt;br /&gt;lokasi dari peralatan baru ini. Akan tetapi pada kejadian di mana alamat&lt;br /&gt;tujuan adalah sebuah alamat broadcast, switch akan meneruskan semua&lt;br /&gt;paket broadcast ke setiap segmen yang terkoneksi secara default.&lt;br /&gt;Semua device yang menerima paket broadcast dilihat sebagai broadcast&lt;br /&gt;main yang sama. Hal ini bisa menjadi masalah, peralatan layer-2 akan&lt;br /&gt;meneruskan apa yang disebut broadcast storm yang mengganggu unjuk kerja&lt;br /&gt;network, dan satu-satunya cara menghentikan broadcast storm adalah&lt;br /&gt;dengan menggunakan peralatan layer-3.&lt;br /&gt;Keuntungan terbesar lainnya menggunakan switch dibandingkan hub&lt;br /&gt;adalah karena setiap port di switch adalah collision domain-nya sendiri.&lt;br /&gt;(sebaliknya, sebuah hub menciptakan sebuah sebuah collision domain yang&lt;br /&gt;besar). Namun meski dengan switch, Anda tetap tidak dapat mengakhiri atau&lt;br /&gt;memisahkan broadcast domain. Switch dan bridge tidak dapat melakukan itu.&lt;br /&gt;Mereka melakukan forward pada setiap broadcast.&lt;br /&gt;Keuntungan lainnya menggunakan switch dibandingkan hub dalam suatu&lt;br /&gt;internetwork adalah setiap peralatan yang terhubung ke switch dapat&lt;br /&gt;melakukan pengiriman data secara serentak. Mereka bisa melakukan hal&lt;br /&gt;tersebut selama hanya ada satu host di setiap port dan tidak ada hub yang&lt;br /&gt;terhubung ke swich tersebut (ingat bahwa setiap port switch adalah collision&lt;br /&gt;domain-nya). Hub hanya mengizinkan satu alat per satu segmen network&lt;br /&gt;untuk melakukan komunikasi.&lt;br /&gt;Setiap segmen network yang terhubung ke switch harus memiliki jenis&lt;br /&gt;peralatan yang sama. Artinya, Anda bisa menghubungkan sebuah hub&lt;br /&gt;Ethernet ke sebuah port switch dan kemudian menghubungkan beberapa&lt;br /&gt;!&lt;br /&gt;29&lt;br /&gt;host Ethernet ke hub tersebut, tetapi Anda tidak dapat mencampur host&lt;br /&gt;berbasis Token Ring dengan host Ethernet pada segmen yang sama.&lt;br /&gt;Mencampur host dengan cara ini disebut media translation&lt;br /&gt;Layer Physical&lt;br /&gt;Akhirnya kita sampai pada dasarnya, layer physical melakukan dua hal:&lt;br /&gt;mengirim bit dan menerima bit. Bit hanya mempunyai dua nilai, 1 dan 0-&lt;br /&gt;kode Morse dengan nilai numeris. Layer Physical berkomunikasi langsung&lt;br /&gt;dengan berbagai jenis media komunikasi yang sesungguhnya. Berbagai jenis&lt;br /&gt;media yang berbeda merepresentasikan nilai bit ini dengan cara yang&lt;br /&gt;berbeda. Beberapa menggunakan nada audio, sementara yang lain&lt;br /&gt;menggunakan apa yang disebut state transition-yaitu perubahan tegangan&lt;br /&gt;listrik dari rendah ke tinggi dan sebaliknya. Protocol tertentu diperlukan untuk&lt;br /&gt;setiap jenis media untuk menggambarkan pola bit yang sesuai untuk&lt;br /&gt;digunakan, bagaimana data diubah menjadi sinyal media, dan berbagai&lt;br /&gt;kualitas dari interface media fisik.&lt;br /&gt;Layer Physical menentukan kebutuhan listrik, mekanis, procedural, dan&lt;br /&gt;fungsional mengaktifkan, mempertahankan, dan menonaktifkan hubungan&lt;br /&gt;fisik antar system. Layer ini juga mengidentifikasi interface antara DTE (Data&lt;br /&gt;Terminal Equipment) dengan DCE (Data Communication Equipment).&lt;br /&gt;Beberapa perusahaan telepon lama masih menyebut DCE sebagai peralatan&lt;br /&gt;circuit-terminating. DCE biasanya terletak di sisi penyedia jasa (provider),&lt;br /&gt;sedangkan DTE di sisi peralatan pelanggan. Layanan yang tersedia di DTE&lt;br /&gt;paling sering diakses melalui sebuah modem atau CSU/DSU (Channel Service&lt;br /&gt;Unit/Data Service Unit).&lt;br /&gt;Konektor-konektor dan topologi-topologi di layer physical didefinisikan&lt;br /&gt;oleh OSI sebagai standar, memungkinkan sistem-sistem yang berbeda&lt;br /&gt;berkomunikasi.&lt;br /&gt;Hub di Layer Physical&lt;br /&gt;Hub sebenarnya adalah sebuah repeater ( repeater adalah sebuah alat&lt;br /&gt;network yang digunakan untuk memperkuat kembali sinyal data yang&lt;br /&gt;melemah karena jarak koneksi antar host yang agak jauh untuk sebuah&lt;br /&gt;jaringan LAN) dengan port banyak (multiple port). Sebuah repeater&lt;br /&gt;menerima sinyal digital dan menguatkan kembali atau menciptakan kembali&lt;br /&gt;sinyal tersebut, dan kemudian meneuiskan sinyal digital tersebut ke semua&lt;br /&gt;port yang aktif dengan tanpa melihat isi datanya. Hub aktif melakukan hal&lt;br /&gt;yang sama. Setiap sinyal digital yang diterima dari sebuah di port hub akan&lt;br /&gt;dibuat kembali atau diperkuat kembali dan dikirimkan keluar ke semua port di&lt;br /&gt;hub tersebut. Ini berarti semua alat yang terhubung ke hub akan berada di&lt;br /&gt;sebuah collision domain yang sama, dan juga broadcast domain yang sama.&lt;br /&gt;Hub, seperti halnya repeater, tidak melakukan pemeriksaan pada lalu&lt;br /&gt;lintas yang melewatinya. Setiap peralatan yang terhubung ke hub harus&lt;br /&gt;mendengar ketika sebuah alat di segmen itu mengirimkan data. Network&lt;br /&gt;dengan topologi fisik yang disebut bintang (star)- di mana hub berada di&lt;br /&gt;tengah-tengah dengan semua peralatan lain terhubung padanya melalui&lt;br /&gt;30&lt;br /&gt;kabel-kabel merupakan jenis topologi yang diciptakan oleh hub. Secara visual,&lt;br /&gt;rancangannya hampir menyerupei bintang, sementara jaringan Ethernet&lt;br /&gt;menjalankan topologi bus, yang berarti sinyal harus bekerja dari ujung ke&lt;br /&gt;ujung di network tersebut.&lt;br /&gt;c. Rangkuman&lt;br /&gt;Pembahasan Internetworking dimulai dengan model OSI , model tujuh&lt;br /&gt;layer yang digunakan untuk membantu pembuat aplikasi dalam merancang&lt;br /&gt;aplikasi-aplikasi yang dapat bekerja pada segala jenis sistem dan jaringan.&lt;br /&gt;Setiap layer memiliki fungsi khusus dan tanggung jawab tertentu untuk&lt;br /&gt;menjamin agar supaya komunikasi yang solid dan efektif dapat terjadi.&lt;br /&gt;Sebagai tambahan, setiap layer di model OSI menspesifikasikan jenis&lt;br /&gt;peralatan yang berbeda. Telah digambarkan berbagai jenis peralatan, kabel,&lt;br /&gt;dan konektor yang digunakan pada tiap layer. Ingat bahwa hub adalah alat&lt;br /&gt;layer Physical dan mengulang sinyal digital ke semua segmen, kecuali segmen&lt;br /&gt;di mana dia menerima sinyal. Switch membagi jaringan menggunakan alamat&lt;br /&gt;perangkat keras dan memisahkan collision domain. Router memisahkan&lt;br /&gt;croadcast domain (dan collision domain juga) dan menggunakan&lt;br /&gt;pengalamatan logikal untuk mengirim paket melalui sebuah internetwork.&lt;br /&gt;d. TUGAS 1.&lt;br /&gt;Pada bagian ini, Anda akan menyelesaikan tugas berikut ini untuk&lt;br /&gt;memastikan Anda sudah memahami informasi dan konsep yang ada:&lt;br /&gt;Tugas 1a. Menspesifikasikan Layer dan Peralatan OSI&lt;br /&gt;Isi kolom sebelah kanan dengan jawaban yang sesuai dengan kolom sebelah&lt;br /&gt;kiri.&lt;br /&gt;Gambaran Alat atau Layer&lt;br /&gt;OSI&lt;br /&gt;Alat ini mengirim dan menerima informasi tentang&lt;br /&gt;layer Network.&lt;br /&gt;Layer ini membuat rangkaian virtual sebelum&lt;br /&gt;melakukan transmisi di antara dua host ujung.&lt;br /&gt;Layer ini menggunakan Service Access Point&lt;br /&gt;Alat ini menggunakan alamat perangkat keras untuk&lt;br /&gt;menyaring sebuah network&lt;br /&gt;Ethernet didefinisikan di layer-layer ini&lt;br /&gt;Layer ini mendukung flow control dan pengurutan&lt;br /&gt;(sequencing)&lt;br /&gt;Alat ini dapat mengukur jarak ke sebuah network yang&lt;br /&gt;jauh (remote)&lt;br /&gt;31&lt;br /&gt;Pengalamatan logikal digunakan di layer ini&lt;br /&gt;Alamat perangkat keras didefinisikan di layer ini&lt;br /&gt;Alamat ini menciptakan sebuah collision domain yang&lt;br /&gt;besar dan sebuah broadcast domain yang besar&lt;br /&gt;Alat ini menciptakan sebuah collision domain yang&lt;br /&gt;lebih kecil di sebuah network, tetapi network itu tetap&lt;br /&gt;merupakan satu broadcast domain besar&lt;br /&gt;Alat ini memisahkan collision domain dan broadcast&lt;br /&gt;domain&lt;br /&gt;Tugas 1b : Collision Domain dan Broadcast Domain&lt;br /&gt;Pada gambar berikut, carilah jumlah collision domain dan broadcast domain&lt;br /&gt;pada setiap peralatan yang disebutkan.&lt;br /&gt;e. Test Formatif 1&lt;br /&gt;1. Apa penyebab dari congestion di lalu lintas jaringan komputer.&lt;br /&gt;2. Tuliskan 7 layer OSI&lt;br /&gt;3. Hub dan Reapeter berada pada layer ?&lt;br /&gt;4. Bridge dan Switch berada pada layer ?&lt;br /&gt;5. Router berada pada layer ?&lt;br /&gt;6. Apa yang dimaksud dengan windowing ?&lt;br /&gt;7. Pada komunikasi Connection-Oriented transportasi data dapat diandalkan&lt;br /&gt;mengapa demikian ?&lt;br /&gt;8. Peralatan physical yang berada di sisi pelanggan dinamakan ?&lt;br /&gt;9. Layer Data Link dibagi menjadi 2 sub layer, sub layer apa sajakah itu ?&lt;br /&gt;10. Protokol yang digunakan untuk mendukung lalu lintas data disebut ?&lt;br /&gt;1. Hub (gambar A)&lt;br /&gt;2. Bridge (gambar B)&lt;br /&gt;3. Switch (gambar C)&lt;br /&gt;4. Router (gambar D)&lt;br /&gt;32&lt;br /&gt;f. Kunci Jawaban&lt;br /&gt;Jawaban Tugas 1&lt;br /&gt;Gambaran Alat atau Layer&lt;br /&gt;OSI&lt;br /&gt;Alat ini mengirim dan menerima informasi tentang&lt;br /&gt;layer Network.&lt;br /&gt;Router&lt;br /&gt;Layer ini membuat rangkaian virtual sebelum&lt;br /&gt;melakukan transmisi di antara dua host ujung.&lt;br /&gt;Transport&lt;br /&gt;Layer ini menggunakan Service Access Point Data Link (LLC)&lt;br /&gt;Alat ini menggunakan alamat perangkat keras untuk&lt;br /&gt;menyaring sebuah network&lt;br /&gt;Bridge atau switch&lt;br /&gt;Ethernet didefinisikan di layer-layer ini Data link dan&lt;br /&gt;Physical&lt;br /&gt;Layer ini mendukung flow control dan pengurutan&lt;br /&gt;(sequencing)&lt;br /&gt;Transport&lt;br /&gt;Alat ini dapat mengukur jarak ke sebuah network yang&lt;br /&gt;jauh (remote)&lt;br /&gt;Router&lt;br /&gt;Pengalamatan logikal digunakan di layer ini Network&lt;br /&gt;Alamat perangkat keras didefinisikan di layer ini Data Link (MAC)&lt;br /&gt;Alamat ini menciptakan sebuah collision domain yang&lt;br /&gt;besar dan sebuah broadcast domain yang besar&lt;br /&gt;Hub&lt;br /&gt;Alat ini menciptakan sebuah collision domain yang&lt;br /&gt;lebih kecil di sebuah network, tetapi network itu tetap&lt;br /&gt;merupakan satu broadcast domain besar&lt;br /&gt;Switch atau Bridge&lt;br /&gt;Alat ini memisahkan collision domain dan broadcast&lt;br /&gt;domain&lt;br /&gt;Router&lt;br /&gt;Jawaban Tugas 2&lt;br /&gt;1. Hub : 1 colision domain, 1 broadcast domain&lt;br /&gt;2. Bridge : 2 colision domain, 1 broadcast domain&lt;br /&gt;3. Switch : 4 colision domain, 1 broadcast domain&lt;br /&gt;4. Router : 3 colision domain, 3 broadcast domain&lt;br /&gt;33&lt;br /&gt;Jawaban Test Formatif 1&lt;br /&gt;1. Penyebab dari congestion di lalu lintas jaringan komputer.&lt;br /&gt;Terlalu banyak host&lt;br /&gt;Broadcast storm (badai broardcast)&lt;br /&gt;Multicasting&lt;br /&gt;Bandwith yang kecil&lt;br /&gt;2. Tuliskan 7 layer OSI&lt;br /&gt;Layer Application&lt;br /&gt;Layer Presentation&lt;br /&gt;Layer Session&lt;br /&gt;Layer Transport&lt;br /&gt;Layer Network&lt;br /&gt;Layer Data Link&lt;br /&gt;Layer Physical&lt;br /&gt;3. Hub dan Reapeter berada pada layer 1&lt;br /&gt;4. Bridge dan Switch berada pada layer 2&lt;br /&gt;5. Router berada pada layer 3&lt;br /&gt;6. Jumlah data segmen data (diukur dalam byte) yang dapat dikirmkan oleh&lt;br /&gt;mesin pengirim, tanpa perlu menerima acknowledgment untuk segmensegmen&lt;br /&gt;tersebut, disebut sebuah window.&lt;br /&gt;7. Pada komunikasi Connection-Oriented transportasi data dapat diandalkan&lt;br /&gt;mengapa demikian ? Sebab Peralatan yang melakukan transmisi, pada&lt;br /&gt;awalnya akan membuat sebuah session connection-oriented dengan&lt;br /&gt;sistem pasangannya, yang disebut call setup atau three way handshake.&lt;br /&gt;Kemudian data akan dipindahkan; setelah selesai, pengakhiran komunikasi&lt;br /&gt;akan terjadi untuk memutuskan rangkaian virtual yang terjadi&lt;br /&gt;8. Peralatan physical yang berada di sisi pelanggan dinamakan DTE (Data&lt;br /&gt;Terminal Equipment)&lt;br /&gt;9. Layer Data Link dibagi menjadi 2 sub layer, Media Access Control (MAC)&lt;br /&gt;Logical Link Control (LLC) sub layer.&lt;br /&gt;10. Protokol yang digunakan untuk mendukung lalu lintas data disebut routed&lt;br /&gt;protocols.&lt;br /&gt;34&lt;br /&gt;2. Kegiatan Belajar 2: Jaringan Ethernet, pengkabelan konsol,&lt;br /&gt;enkapsulasi data dan perencanaan model Hierarki.&lt;br /&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran&lt;br /&gt;Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat mampu:&lt;br /&gt;Menjelaskan permasalahan-permasalahan pada Jaringan Ethernet&lt;br /&gt;Menjelaskan pengalamatan Ethernet&lt;br /&gt;Menjelaskan pengkabelan Ethernet&lt;br /&gt;Menggunakan kabel Ethernet untuk konsol dan mengkonfigurasi&lt;br /&gt;peralatan jaringan.&lt;br /&gt;Menjelaskan proses enkapsulasi data.&lt;br /&gt;Menjelaskan perencanaan jaringan Model Hierarkis Tiga Layer&lt;br /&gt;c. Uraian Materi 2&lt;br /&gt;Jaringan Ethernet&lt;br /&gt;Ethernet adalah sebuah metode akses media jaringan dimana semua host di&lt;br /&gt;jaringan tersebut berbagi bandwidth yang sama dari sebuah link. Ethernet&lt;br /&gt;menjadi popular karena ia mudah sekali disesuaikan dengan kebutuhan&lt;br /&gt;(scalable), artinya cukup mudah untuk mengintegrasikan teknologi baru&lt;br /&gt;seperti Fast Ethernet dan Gigabit Ethernet, kedalam infrastruktur network&lt;br /&gt;yang ada. Ethernet juga relatif mudah untuk diimplementasikan dari awal,&lt;br /&gt;dan cara pemecahan masalahnya juga mudah. Ethernet menggunakan&lt;br /&gt;spesifikasi layer Physical dan Data Link. Bagian berikut akan membahas&lt;br /&gt;mengenai informasi apa saja di kedua layer tersebut yang perlu diketahui&lt;br /&gt;untuk secara efektif mengimplementasi, memecahkan masalah, dan&lt;br /&gt;mempertahankan sebuah jaringan Ethernet.&lt;br /&gt;Jaringan Ethernet menggunakan apa yang dinamakan Carrier Sense&lt;br /&gt;Multiple Access with Collision Detection (CSMA/CD), yaitu sebuah protocol&lt;br /&gt;yang membantu peralatan jaringan untuk berbagi bandwidth secara merata&lt;br /&gt;tanpa mengalami kejadian dimana dua peralatan mengirimkan data pada saat&lt;br /&gt;yang bersamaan . CSMA/CD diciptakan untuk mengatasi masalah collision&lt;br /&gt;yang terjadi ketika paket-paket dikirimkan secara serentak dari titik jaringan&lt;br /&gt;(node) yang berbeda. Percayalah bahwa pengelolaan collision yang baik&lt;br /&gt;adalah sangat penting karena ketika sebuah titik jaringan mengirimkan data&lt;br /&gt;di jaringan CSMA/CD, semua titik lain akan menerima dan memeriksa data&lt;br /&gt;tersebut. Hanya bridge dan route yang dapat secara efektif mencegah sebuah&lt;br /&gt;data mengalir ke seluruh jaringan.&lt;br /&gt;Jadi, bagaimana CSMA /CD bekerja? Seperti berikut: ketika sebuah host&lt;br /&gt;ingin mengirimkan data ke sebuah jaringan, dia akan melakukan pengecekan&lt;br /&gt;terlebih dahulu terhadap ada atau tidaknya sinyal digital di kabel. Jika tidak&lt;br /&gt;ditemukannya sinyal (tidak ada host yang sedang mengirim data), host&lt;br /&gt;tersebut akan meneruskan pengiriman data. Namun ini tidak berhenti di sini&lt;br /&gt;35&lt;br /&gt;saja. Host yang mengirimkan data tesebut akan secara konstan memantau&lt;br /&gt;kabel untuk memastikan bahwa tidak ada host yang mulai mengirimkan data.&lt;br /&gt;Jika host tersebut menemukan adanya sinyal lain di kabel tersebut, ia akan&lt;br /&gt;mengirimkan sebuah sinyal pengacak tambahan yang akan mengakibatkan&lt;br /&gt;semua titik di jaringan tersebut untuk menghentikan percobaan mengirimkan&lt;br /&gt;data (mirip sinyal sibuk). Titik- titik di jaringan tersebut akan bereaksi&lt;br /&gt;terhadap sinyal pengacak tersebut dengan menunggu beberapa saat sebelum&lt;br /&gt;mencoba melakukan pengiriman data lagi. Sebuah algoritma backoff akan&lt;br /&gt;menentukan kapan host-host yang mengalami collision tadi untuk mulai&lt;br /&gt;melakukan pengiriman data. Jika collision tadi tetap terjadi setelah 15 menit,&lt;br /&gt;titik yang mencoba mengirim data tadi akan mengalami time-out. Cukup&lt;br /&gt;jelas, bukan?&lt;br /&gt;Efek dari adanya network CSMA/CD untuk mengatasi collision berat yaitu:&lt;br /&gt;Delay&lt;br /&gt;Throughput (laju kecepatan perpindahan data)&lt;br /&gt;Congestion&lt;br /&gt;Backoff dari sebuah network 802.3 adalah waktu tunda (delay) pengiriman&lt;br /&gt;ulang yang diberlakukan setelah collision terjadi.&lt;br /&gt;Pada bagian berikutnya, saya akan membahas Ethernet secara detail, baik&lt;br /&gt;di layer Data Link (layer 2) maupun di layer Physical (layer 1).&lt;br /&gt;Ethernet Half-Duplex dan Full-Duplex&lt;br /&gt;Ethernet half-duplex didefinisikan di standar Ethernet 802.3. Half-duplex&lt;br /&gt;berarti menggunakan hanya satu pasang kawat dengan sebuah sinyal digital&lt;br /&gt;bekerja bolak-balik di kawat tersebut.&lt;br /&gt;Half-duplex juga menggunakan protocol CSMA/CD untuk membantu&lt;br /&gt;mencegah collision dan mengizinkan pengiriman ulang jika collision terjadi.&lt;br /&gt;Jika sebuah hub terhubung dengan switch, ia harus bekerja dalam mode halfduplex&lt;br /&gt;karena host yang terhubung harus mampu mendeteksi collision.&lt;br /&gt;Ethernet half-duplex umumnya adalah 10BaseT hanya memiliki efisiensi 30%-&lt;br /&gt;40%, karena sebuah network 10BaseT yang besar hanya mampu mencapai&lt;br /&gt;maksimal 3-4Mbps.&lt;br /&gt;Namun Ethernet full-duplex menggunakan dua pasang kawat dan&lt;br /&gt;menggunakan koneksi titik-ke-titik antara transmitter dari alat pengirim dan&lt;br /&gt;receiver dari alat penerima. Ini berarti dengan full-duplex, pengiriman data&lt;br /&gt;akan lebih cepat dibandingkan half-duplex. Dan karena data dikirimkan&lt;br /&gt;melalaui pasangan kawat yang berbeda dengan kawat yang menerima data,&lt;br /&gt;maka collision tidak akan terjadi.&lt;br /&gt;Alasan mengapa Anda tidak perlu khawatir tentang collision adalah karena&lt;br /&gt;di koneksi full-dupex kondisinya seperti sebuah jalan raya dengan beberapa&lt;br /&gt;jalur. Bandingkan dengan half-duplex yang hanya mempunyai satu jalur.&lt;br /&gt;!&lt;br /&gt;36&lt;br /&gt;Ethernet full-duplex seharusnya menawarkan efisiensi 100% di kedua arah contohnya Anda akan mendapatkan 20 Mbps di Ethernet 10 Mbps yang&lt;br /&gt;bekerja full-duplex, dan 200 Mbps di Fast Ethernet. Dalam kenyataannya itu&lt;br /&gt;terlalu ideal, artinya hanya akan terjadi jika efisiensinya 100% yang pada&lt;br /&gt;kenyataannya susah terjadi.&lt;br /&gt;Ethernet full-duplex dapat digunakan dalam tiga situasi:&lt;br /&gt;Dengan sebuah koneksi dari sebuah switch ke sebuah host.&lt;br /&gt;Dengan sebuah koneksi dari sebuah switch ke switch lain.&lt;br /&gt;Dengan sebiuah koneksi dari sebuah host ke host lain menggunakan&lt;br /&gt;kabel crossover.&lt;br /&gt;Ethernet full-duplex membutuhkan koneksi titik-ke-titik pada jaringan&lt;br /&gt;yang hanya memiliki dua titik.&lt;br /&gt;Sekarang, jika ia memiliki kemampuan untuk mencapai laju dat tersebut,&lt;br /&gt;mengapa ia tidak memberikannya? Jawabannya, ketika sebuah port Ethernet&lt;br /&gt;full-duplex dinyalakan, dia akan terhubung pertama kalinya dengan ujung&lt;br /&gt;yang jauh (remote), dan lalu menegosiasi koneksi dengan ujung lainnya. Ini&lt;br /&gt;disebut mekanisme auto-deteksi. Mekanisme ini akan menentukan&lt;br /&gt;kemmpuan pertukaran data, artinya ia akan mengecek apakah ia bisa bekerja&lt;br /&gt;di 10 Mbps atau 100 Mbps. Setelah itu, ia akan mengecek apakah ia mampu&lt;br /&gt;bekerja full-duplex, dan jika tidak bisa ia akan bekerja dengan mode halfduplex.&lt;br /&gt;Perlu diingat bahwa ethernet full-duplex berbagi sebuah collision domain&lt;br /&gt;dan menyediakan Thoroughput yang kurang efektif dibandingkan Ethernet&lt;br /&gt;full-duplex,yang masing-masing memiliki sebuah collision domain dan&lt;br /&gt;thoroughput yang lebih efektif.&lt;br /&gt;Ethernet pada Layer Data Link&lt;br /&gt;Ethernet di layer Data Link bertanggung jawab terhadap pengalamatan&lt;br /&gt;ethernet, yang biasa disebut pengalamatan perangkat keras atau&lt;br /&gt;pengalamatan MAC. Ethernet juga bertanggung jawab dalam membungkus&lt;br /&gt;paket data yang diterima (menjadi frame) dari layer Network dan&lt;br /&gt;mempersiapkan paket data tersebut untuk pengiriman pada sebuah jaringan&lt;br /&gt;lokal melalui ethernet. Terdapat empat jenis frame Ethernet:&lt;br /&gt;Ethernet_II&lt;br /&gt;IEEE 802.3&lt;br /&gt;IEEE 802.2&lt;br /&gt;SNAP&lt;br /&gt;Kita akan membahas keempat jenis frame tersebut dalam bagian tersebut.&lt;br /&gt;!&lt;br /&gt;!&lt;br /&gt;37&lt;br /&gt;Pengalamatan Ethernet&lt;br /&gt;Di bagian ini akan dibahas mengenai cara pengalamatan Ethernet bekerja.&lt;br /&gt;Ethernet menggunakan alamat Media Access Control (MAC) yang telah&lt;br /&gt;ditanamkan ke dalam setiap kartu adapter network (NIC, Network Interface&lt;br /&gt;Card) pada saat pembuatan. Alamat MAC, atau alamat perangkat keras,&lt;br /&gt;adalah sebuah alamat 48-bit (6 byte) yang ditulis dalam format heksadesimal.&lt;br /&gt;Gambar 1.11 menunjukkan alamat MAC yang 48-bit dan bagaiman&lt;br /&gt;pembagian bit-bit di alamat tesebut&lt;br /&gt;Gambar 1.11 Pengalamatan Ethernet menggunakan alamat MAC&lt;br /&gt;Yang disebut organizationally unique identifier (OUI ) adalah identifikasi&lt;br /&gt;yang ditetapkan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers,&lt;br /&gt;sebuah organisasi profesi yang juga membuat standardisasi di berbagai&lt;br /&gt;bidang teknologi) dan diberikan kepada sebuah organisasi (dalam hal ini yaitu&lt;br /&gt;organisasi atau vendor yang membuat kartu network). OUI terdiri dari 24 bit,&lt;br /&gt;atau 3 byte. Organisasi yang diberikan OUI ini kemudian akan menetapkan&lt;br /&gt;sebuah system pengalamatan yang diadministrasinya secara gobal, terdiri dari&lt;br /&gt;24 bit atau 3 bye juga, yan bersifat unik untuk setiap kartu adapter network&lt;br /&gt;yang dibuatnya. Perhatikan gambar 1.11. Bit yang ada di depan adalah bit&lt;br /&gt;Individual/Group (I /G). jika nilainya 0, kita bisa menganggap bahwa alamat&lt;br /&gt;itu adalah alamat yang sebenarnya dari alamat tersebut, dan alamat ini akan&lt;br /&gt;muncul di MAC header. Jika nilainya 1, kita bisa menganggap bahwa alamat&lt;br /&gt;ini mewakili alamat broadcast atau multicast di Ethernet, atau alamat&lt;br /&gt;broadcast dan fungsional di Token Ring dan FDDI . Bit berikutnya adalah bit&lt;br /&gt;G/L (juga dikenal sebagai U/L, di mana U berart universal). Jika bit ini diset&lt;br /&gt;ke-0 ia mewakili alamat yang diadministrasikan secara global (misalnya oleh&lt;br /&gt;IEEE). Jika bit ini diset ke 1, ia mewakili alamat yang diadministrasikan secara&lt;br /&gt;local (misalnya oleh DECnet, sebuah vendor). Ke-24 bit di bagian belakang&lt;br /&gt;dari sebuah alamat Ethernet mewakili kode yang diadministrasikan secara&lt;br /&gt;local (jika ada) atau biasanya kode yang ditetapkan oleh perusahaan yang&lt;br /&gt;memanufaktur kartu network. Bagian ini dimulai dengan 24 buah bit 0 untuk&lt;br /&gt;kartu adapter pertama yang dibuat dan berlanjut sampai 24 buah bit untuk&lt;br /&gt;kartu adapter terakhir (atau 16.777.216 buah kartu adapter). Banyak&lt;br /&gt;pembuat kartu adapter yang menggunakan ke-24 bit terakhir ini atau ke-6&lt;br /&gt;digit heksadesimal (kalau dikonversi ke heksadesimal) sebagai 6 karakter&lt;br /&gt;terakhir dari nomor seri kartu adapter yang dibuatnya.&lt;br /&gt;38&lt;br /&gt;Frame Ethernet&lt;br /&gt;Layer Data Link bertanggung jawab dalam menggabungkan bit menjadi byte&lt;br /&gt;dan byte menjadi frame. Rame digunakan di layer Data Link untuk&lt;br /&gt;membungkus (encapsulate) paket yang diterima dari layer network. Ada tiga&lt;br /&gt;jenis metode media akses: Ethernet, token ring dan FDDI , serta polling&lt;br /&gt;(mainframe IBM dan 100VG-AnyLAN).&lt;br /&gt;Sebuah host Ethernet melewatkan frame data ke host lain menggunakan&lt;br /&gt;sejumlah bit yang disebut format frame MAC (MAC frame format). Ini&lt;br /&gt;memberikan deteksi error dari apa yang disebut Cylic Redudancy Check&lt;br /&gt;(CRC). Perlu diingat bahwa ini hanya deteksi error , bukan koreksi. Frame&lt;br /&gt;802.3 dan frame Ethernet ditunjukkan pada gambar 1.2.&lt;br /&gt;Bagian berikut merinci field-field (bagian dari frame) di frame 802.3 dan&lt;br /&gt;frame Ethernet:&lt;br /&gt;Preamble Field yang berisi bit dengan pola 1 dan 0 bergantian, yang&lt;br /&gt;memberikan clock 5 MHz pada awal dari setiap paket, yang memungkinkan&lt;br /&gt;alat penerima mengetahui bit-bit yang datang dan menguncinya.&lt;br /&gt;Start Frame Delimiter (SFD) / Synch Premble terdiri dari 7 oktet (1 oktet&lt;br /&gt;= 8 bit ), sedangkan SFD hanya 1 oktet, yaitu 10101011, di mana 2 bit&lt;br /&gt;terakhir membuat penerima bisa melakukan sinkronisasi terhadap pola 1 dan&lt;br /&gt;0 yang bergantian tersebut dan mengetahui bahwa bit berikutnya adalah bit&lt;br /&gt;data.&lt;br /&gt;Gambar 1.12 Format Frame 802.3 dan Ethernet&lt;br /&gt;Alamat Tujuan (Destination Address, DA) Bit ini terdiri dari 48-bit&lt;br /&gt;dengan menggunakan apa yang disebut bit yang kurang penting (Least&lt;br /&gt;Significant Bit, LSB) pada awalnya. DA digunakan oleh host penerima untuk&lt;br /&gt;menentukan apakah paket yang datang dutujukan untuk sebuah host atau&lt;br /&gt;sebuah titik tertentu di jaringan atau tidak. DA dapat berupa alamat&lt;br /&gt;individual, atau alamat MAC broadcast atau multicast. Ingat bahwa sebuah&lt;br /&gt;broadcast adalah semuanya 1 (atau F dalam bilangan heksadesimalnya) dan&lt;br /&gt;dikirim ke semua perangkat, akan tetapi sebuah multicast hanya dikirim ke&lt;br /&gt;sebuah subset atau kumpulan dari beberapa titik atau host di jaringan saja.&lt;br /&gt;39&lt;br /&gt;Hex adalah singkatan dari hexadecimal, merupakan system penomoran&lt;br /&gt;yang menggunakan enam huruf pertama dari abjad (A sampai F) untuk&lt;br /&gt;menambah kekurangan 10 digit yang tersedia di system decimal (0-9).&lt;br /&gt;Heksadesimal mempunyai total 16 digit.&lt;br /&gt;Alamat Asal (Source Address, SA) SA adalah alamat MAC yang terdiri&lt;br /&gt;dari 48-bit yang digunakan untuk mengidentifikasi alat pengirim. SA&lt;br /&gt;menggunakan LSB (least significant bit).format alamat broadcast dan&lt;br /&gt;multicast tidak boleh ada di field SA.&lt;br /&gt;Field Panjang (Length) atau Type Protokol 802.3 menggunakan field&lt;br /&gt;Length, sedangkan Ethernet menggunakan field Type untuk mengidentifikasi&lt;br /&gt;protokol layer Network. Protokol 802.3 tidak dapat mengidentifikasi protokol&lt;br /&gt;upper-layer dan harus digunakan dengan LAN yang khusus dibuat oleh&lt;br /&gt;perusahaan tertentu (proprietary) seperti IPX, misalnya.&lt;br /&gt;Data Field ini berisi data yang dikirim turun dari layer Network ke layer Data&lt;br /&gt;Link. Ukurannya bisa bervariasi dari 64 sampai 1500 byte.&lt;br /&gt;Frame Check Sequence (FCS) FCS adalah field di akhir frame ayang&lt;br /&gt;digunakan untuk menyimpan Cylic Redudancy Error (CRC).&lt;br /&gt;Mari kita berhenti disini sebentar dan melihat beberapa frame yang&lt;br /&gt;berhasil diambil dengan program penganalisa network bernama Etherpeek.&lt;br /&gt;Anad dapat melihat bahwa frame di bawah ini hanya memiliki tiga field, yaitu&lt;br /&gt;field tujuan (DA), Asal (SA), dan Tipe.&lt;br /&gt;Destination 00:60:f5:00:1f:27&lt;br /&gt;Source 00:60:f5:00:1f:2c&lt;br /&gt;Protocol Type 08-00 IP&lt;br /&gt;Di atas adalah frame Ethernet_I I. Perhatikan field Tipe-nya adalah IP,atau&lt;br /&gt;08-00 dalam heksadesimal.&lt;br /&gt;Frame berikut mempunyai field-field yang sama sehingga merupakan&lt;br /&gt;frame Ethernet_II juga.&lt;br /&gt;Destination: ff:ff:ff:ff:ff:ff:ff Ethernet Broadcast&lt;br /&gt;Source: 02:07:01:22:de:a4&lt;br /&gt;Protocol Type: 81-37 NetWare&lt;br /&gt;Saya sengaja memasukkan contoh frame di atas supaya anda bisa melihat&lt;br /&gt;bahwa sebuah frame dapat membawa selain paket IP-frame juga dapat&lt;br /&gt;membawa paket IPX, atau 81-37h. Apakah Anda memperhatikan bahwa&lt;br /&gt;frame ini adalah sebuah broadcast? And adapt mengetahuinya karena alamat&lt;br /&gt;perangkat keras tujuannya adalah bit 1 semua, atau F dalam heksadesimal.&lt;br /&gt;!&lt;br /&gt;40&lt;br /&gt;Sekarang, perhatikan field Panjang (Length) di frame berikut; itu&lt;br /&gt;menandakan ia adalah sebuah frame 802.3:&lt;br /&gt;Flags: 0x80 802.3&lt;br /&gt;Status: 0x00&lt;br /&gt;Packet Length: 64&lt;br /&gt;Timestamp: 12:45:45.192000 06/26/1998&lt;br /&gt;Destination: ff:ff:ff:ff:ff:ff Ethernet Broadcast&lt;br /&gt;Source : 08:00:11:07:57:28&lt;br /&gt;Length: 34&lt;br /&gt;Masalah dengan frame ini dalah :bagaiman Anda tahu protokol apa&lt;br /&gt;nantinya yang akan menerima paket ini di layer Network tujuan? Hal ini tidak&lt;br /&gt;disebutkan di frame, jadi mestinya adalah IPX juga. Mengapa? Karena ketika&lt;br /&gt;Novell menciptakan tipe 802.3 (sebelum IEEE melakukannya dan&lt;br /&gt;menyebutnya 802.3 Raw), Novell adalah mungkin satu-satunya perangkat&lt;br /&gt;lunak server LAN yang ada.Ini membuat Novell mengambil asumsi bahwa jika&lt;br /&gt;Anda menjalankan LAN, maka LAN tersebut pasti IPX sehingga Novell&lt;br /&gt;menganggap tidak perlu memasukkan informasi field protocol layer Network&lt;br /&gt;di frame 802.3.&lt;br /&gt;802.2 dan SNAP&lt;br /&gt;Karena frame Ethernet 802.3 tidak dapat dengan sendirinya mengidentifikasi&lt;br /&gt;layer protocol Network, maka ia memerlukan bantuan, IEEE mendefinisikan&lt;br /&gt;spesifikasi 802.2 LLC untuk menyediakan fungsi ini dan fungsi lainnya.&lt;br /&gt;Gambar 1.13 menunjukkan spesifikasi 802.3 dengan LCC (802.2) dan jenis&lt;br /&gt;frame yang disebut Subnetwork Access Protocol (SNAP).&lt;br /&gt;Gambar 1.13 menunjukkan bagaimana informasi di header LLC&lt;br /&gt;ditambahkan ke bagian data dari frame. Mari kita lihat pada sebuah frame&lt;br /&gt;802.2 dan SNAP yang ditangkap oleh perangkat lunak penganalisa kita.&lt;br /&gt;Gambar 1.13 802.2 dan SNAP&lt;br /&gt;41&lt;br /&gt;Frame 802.2&lt;br /&gt;Berikut ini frame 802.2 yan ditangkap oleh sebuah penganalisa protocol:&lt;br /&gt;Flags: 0x80 802.3&lt;br /&gt;Status : 0x02 Truncated&lt;br /&gt;Packet Length: 64&lt;br /&gt;Slice Length: 51&lt;br /&gt;Timestampp: 12:42:00.592000 03/26/1998&lt;br /&gt;Destination: ff:ff:ff:ff:ff:ff Ethernet Broadcast&lt;br /&gt;Source: 00:80:c7:a8:f0:3d&lt;br /&gt;LLC Length 37&lt;br /&gt;Dest. SAP: 0xe0 NetWare&lt;br /&gt;Source SAP: 0xe0 NetWare Individual LLC&lt;br /&gt;SublayerManagement Function&lt;br /&gt;Command: 0x03 Unnumbered Information&lt;br /&gt;Anda bisa melihat bahwa frame pertama memiliki field panjang (Length),&lt;br /&gt;jadi ada kemungkinan frame ini adala sebuah frame 802.3, bukan? Mungkin.&lt;br /&gt;Tapi perhatikan kembali. Frame ini juga memiliki field DSAP dan SSAP, jadi ia&lt;br /&gt;bukan 802.3. Ini adalah frame 802.2. (ingat bahwa frame 802.2 adalah frame&lt;br /&gt;802.3 ditambah dengan informasi LLC di field data dari headernya, agar&lt;br /&gt;supaya kita mengetahui apa protocol di layer atasnya).&lt;br /&gt;Frame SNAP&lt;br /&gt;Frame SNAP memiliki field protokolnya sendiri untuk mengidentifikasi protocol&lt;br /&gt;di layer atas. Ini adalah sebuah cara untuk memungkinkan field Ethernet_I I&lt;br /&gt;Tipe Ether untuk digunakan di frame 802.3. meskipun frame berikut ini&lt;br /&gt;menunjukkan sebuah field protocol. Field tesebut sebenarnya adalah sebuah&lt;br /&gt;field Ethernet_II (Tipe Ether):&lt;br /&gt;Flags: 0x80 802.3&lt;br /&gt;Status : 0x00&lt;br /&gt;Packet Length: 78&lt;br /&gt;Timestamp: 09:32:48.264000 01/04/2000&lt;br /&gt;802.3 Header&lt;br /&gt;Destination: 09:00:07:FF:FF:FF AT Ph 2 Broadcast&lt;br /&gt;Source: 00:00:86:10:C1:6F&lt;br /&gt;LLC Length: 60&lt;br /&gt;802.2 Logical Link Control (LLC) Header&lt;br /&gt;Dest. SAP: 0xAA SNAP&lt;br /&gt;Source SAP: 0xAA SNAP&lt;br /&gt;Command: 0x03 Unnumbered Information&lt;br /&gt;Protocol: 0x080007809B AppleTalk&lt;br /&gt;42&lt;br /&gt;Anda bisa mengidentifikasi sebuah frame SNAP karena field DSAP dan SSAP&lt;br /&gt;selalu berisi AA, dan field Command selalu 3. Jenis frame ini diciptakan&lt;br /&gt;karena tidak semua protocol bekerja dengan baik dengan sebuah frame&lt;br /&gt;Ethernet 802.3,yang tidak memiliki field Ether-Type. Untuk memungkinkan&lt;br /&gt;protocol khusus yang dibuat oleh pembuat aplikasi digunakan di frame LLC,&lt;br /&gt;IEEE mendefinisikan format SNAP yang menggunakan kode yang sama persis&lt;br /&gt;dengan Ethernet_I I. Hingga kira-kira tahun 1997, frame SNAP mulai&lt;br /&gt;ditinggalkan oleh pengguna. Namun, spesifikasi wireless LAN 802.11 yang&lt;br /&gt;baru menggunakan field Ethernet SNAP untuk mengidentifikasi protocol layer&lt;br /&gt;Network.&lt;br /&gt;Ethernet di Layer Physical&lt;br /&gt;Ethernet pertama kali diimplementasikan oleh sebuah grup bernama DIX&lt;br /&gt;(Digital, Intel, dan Xerox). Mereka menciptakan dan mengimplementasikan&lt;br /&gt;spesifikasi ethernet LAN yang pertama, yang digunakan oleh IEEE untuk&lt;br /&gt;membentuk komite IEEE 802.3. komite ini merumuskan network 10 Mbps&lt;br /&gt;yang bekerja di kabel koaksial dan kemudian akhirnya di kabel UTP dan serat&lt;br /&gt;optic.&lt;br /&gt;IEEE memperpanjang komite 802.3 menjadi 2 komite baru, yaitu 802.3u&lt;br /&gt;(Fast Ethernet) dan 802.3ab (Gigabit Ethernet dengan kabel Kategori 5) dan&lt;br /&gt;akhirnya 802.3e (10 Gbps dengan kabel serat potik dan koaksial).&lt;br /&gt;Gambar 1.14 menunjukkan spesifikasi IEEE 802.3 dan spesifikasi layer&lt;br /&gt;Physical Ethernet yang asli.&lt;br /&gt;Pada saat merancang LAN Anda, penting untuk memahami jenis-jenis&lt;br /&gt;media Ethernet yang tersedia. Tentu akan sempurna untuk menjalankan&lt;br /&gt;Gigabit Ethernet ke setiap desktop dan menjalankan 10Gbps di antara switch,&lt;br /&gt;dan meskipun ini dapat tejadi suatu hari nanti, dengan mempertimbangkan&lt;br /&gt;biaya network seperti itu untuk saat ini, menjadikannya sulit terlaksana.&lt;br /&gt;Tetapi jika Anda bisa memadukan jenis-jenis media Ethernet yang tersedia&lt;br /&gt;saat ini, Anda akan mendapatkan solusi network yang hemat biaya dan&lt;br /&gt;bekerja dengan baik.&lt;br /&gt;Gambar 1.14 Spesifikasi layer Physical Ethernet&lt;br /&gt;EIA/TIA (Electronic Industries Association dan Telecommunications&lt;br /&gt;Industry Alliance) adalah badan standar yang menciptakan spesifikasi layer&lt;br /&gt;physical untuk Ethernet. EIA/TIA menspesifikasikan bahwa Ethernet&lt;br /&gt;43&lt;br /&gt;menggunakan sebuah konektor Registered Jack (RJ) dengan urutan&lt;br /&gt;pengkabelan 4 5 pada kabel UTP (RJ-45). Akan tetapi, sebutan yang popular&lt;br /&gt;untuk konektor ini saat ini adalah hanya konrktor modular 8-pin.&lt;br /&gt;Setiap jenis kabel ethernet yang dispesifikasikan oleh EIA/TIA mempunyai&lt;br /&gt;attenuation atau pelemahan yang tidak bisa dihindarkan. Attenuation&lt;br /&gt;didefinisikan sebagai hilangnya kekuatan sinyal pada saat sinyal berjalan&lt;br /&gt;melewati kabel, yang diukur dalam satuan decibel (dB). Pengkabelan yang&lt;br /&gt;dipakai di perusahaan dan rumah tangga diukur dalam kategori-kategori.&lt;br /&gt;Kabel dengan kualitas yang lebih tinggi memiliki kategori yang lebih tinggi&lt;br /&gt;dan attenuation yang lebih rendah. Sebagai contoh kategori 5 lebih baik dari&lt;br /&gt;kategori 3 karena kabel kategori 5 mempunyai lebih banyak puntiran (twist)&lt;br /&gt;per satuan kaki dan karena itu lebih sedikit croostalk. Crosstalk adalah&lt;br /&gt;interferensi sinyal yang tidak diinginkan dari pasangan kawat yang&lt;br /&gt;berdekatan di dalam kabel.&lt;br /&gt;Near End Crosstalk (NEXT) adalah crosstalk yang diukur pada akhir&lt;br /&gt;transmisi dari kabel. Far End Crosstalk (FEXT) adalah crosstalk yang diukur&lt;br /&gt;pada ujung yang jauh dari tempat di mana sinyal masuk ke dalam kabel.&lt;br /&gt;Power Sum NEXT (PSNEXT) pada dasarnya adalah perhitungan matematika&lt;br /&gt;yang mensimulasikan keadaan di mana semua kawat di dalam kabel ethernet&lt;br /&gt;mendapat aliran listrik pada saat bersamaan. Perhitungan PSNEXT digunakan&lt;br /&gt;untuk memastikan bahwa sebuah kabel tidak akan melebihi ambang batas&lt;br /&gt;crosstalk ketika semua kawat di dalam kabel ethernet bekerja seacara&lt;br /&gt;serentak. PSNEXT biasanya lebih banyak digunakan di Gigabit Ethernet&lt;br /&gt;dibandingkan di 10BaseT dan 100BaseT.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah standar 802.3 yang asli:&lt;br /&gt;10Base2 Kecepatan 10Mbps, teknologi baseband, panjang jaringan&lt;br /&gt;bisa mencapai 185 meter. Dikenal sebagai thinnet dan dapat mendukung&lt;br /&gt;sampai tiga buah host dalam satu buah segmen. Menggunakan topologi&lt;br /&gt;bus baik secara fisik maupun logic dengan konektor AUI . Angka 10 berarti&lt;br /&gt;10 Mbps, base berarti teknologi baseband, dan angka 2 berarti hampir 200&lt;br /&gt;meter. Kartu ethernet 10Base2 menggunakan konektor BNC (British Naval&lt;br /&gt;Connector, Bayonnet Neill Concelman,atau Bayonet Nut Connector)dan&lt;br /&gt;konektor T untuk koneksi ke jaringan.&lt;br /&gt;10Base5 Kecepatan 10Mbps, teknologi baseband ,panjang mencapai&lt;br /&gt;300 meter.dikenal sebagai thicknet. Menggunakan topologi bus secara&lt;br /&gt;fisikal dan logikal dengan konektor-konektor AUI . Dapat mencapai 2500&lt;br /&gt;meter dengan beberapa repeater dan bisa untuk 1024 pengguna untuk&lt;br /&gt;semua segmen.&lt;br /&gt;10BaseT Kecepatan 10Mbps, mengunakan pengkabelan UTP kategori&lt;br /&gt;3. Tidak seperti jaringan 10Base2 dan 10Base5, setiap alat harus&lt;br /&gt;terkoneksi ke hub atau switch, dan Anda hanya bisa memiliki satu hub&lt;br /&gt;pada tiap segmen atau kabel. Menggunakan konektor RJ-45 (konektor&lt;br /&gt;modular 8-pin) dengan topologi bintang secara fisik dan topologi bus&lt;br /&gt;secara logik.&lt;br /&gt;44&lt;br /&gt;Kata base dalam bagian di atas berarti baseband, yang adalah sebuah&lt;br /&gt;metode pensinyalan untuk komunikasi di jaringan.&lt;br /&gt;Setiap standar 802.3 mendefinisikan sebuah Attachment Unit Interface&lt;br /&gt;(AUI ) yang memungkinkan pemindahan data 1 bit untuk setiap kali&lt;br /&gt;pemindahan data, dari metode akses media Data Link menuju layer Physical.&lt;br /&gt;Ini memungkinkan MAC tetap konstan, dan berarti layer Physical bisa&lt;br /&gt;mendukung semua teknologi, baik yang ada maupun yang baru . interface&lt;br /&gt;AUI yang asli memiliki konektor 15-pin sehingga diperlukan sebuah&lt;br /&gt;transceiver (transmitter/ receiver) yang dapat menyediakan konversi dari&lt;br /&gt;konektor 15 pin ke kabel twisted pair (UTP).&lt;br /&gt;Masalahnya adalah interface AUI tidak dapat mendukung Ethernet&lt;br /&gt;100Mbps karena ia menggunakan frekuensi tinggi. Oleh karena itu 100BaseT&lt;br /&gt;membutuhkan interface baru. Dan spesifikasi 802.3u menciptakan apa yang&lt;br /&gt;disebut Media Independent Interface (GMI I ) yang terdiri dari 8 bit setiap&lt;br /&gt;saat.&lt;br /&gt;Spesifikasi 802.3u compatible dengan ethernet 802.3 karena keduanya&lt;br /&gt;mempunyai karakteristik fisik yang sama. Fast Ethernet dan Ethernet&lt;br /&gt;menggunakan Maximum Transmission Unit (MTU) yang sama, mekanisme&lt;br /&gt;media access control (MAC) yang sama. Dan tetap menggunakan format&lt;br /&gt;frame yang digunakan oleh Ethernet 10BaseT. Pada dasarnya, Fast Ethernet&lt;br /&gt;itu berdasarkan sebuah perpanjangan dari spesifikasi 802.3, kecuali bahwa ia&lt;br /&gt;menawarkan sebuah peningkatan kecepatan 10 kali lipat dibandingkan&lt;br /&gt;10BaseT.&lt;br /&gt;Berikut adalah standar IEEE Ethernet 802.3 yang diperluas:&lt;br /&gt;100BaseTX Menggunakan pengkabelan EIA/TIA Categori 5, 6 atau 7,&lt;br /&gt;kabel UTP dua pasang. Satu pengguna per segmen, mencapai panjang&lt;br /&gt;sekitar 100 meter. Ia menggunakan sebuah konektor RJ-45 dengan&lt;br /&gt;topologi bintang secara fisik dan topologi bus secara logic.&lt;br /&gt;100BaseFX menggunakan pengkabelan serat optic, kabel 62.5/ 125-&lt;br /&gt;micron multimode fiber. Topologinya titik-ke-titik (point-topoint);&lt;br /&gt;mencapai panjang 412 meter. Ia menggunakan konektor ST atau&lt;br /&gt;SC, yang merupakan konektor-konektor interface media.&lt;br /&gt;100BaseCX Menggunakan kabel tembaga twisted-pair yang disebut&lt;br /&gt;twinax (pasangan kabel koaksial) yang hanya bisa bekerja sampai 25&lt;br /&gt;meter.&lt;br /&gt;100BaseT Menggunakan kabel kategori 5, dan kabel UTP 4 pasang,&lt;br /&gt;mencapai panjang 500 meter.&lt;br /&gt;100BaseSX Multimode Fiber (MMF) menggunakan inti 6.25 dan 50-&lt;br /&gt;mikron; menggunakan laser 850 nanometer, dan dapat mencapai lebih&lt;br /&gt;dari 220 meter dengan 67,5 mikron, atau 550 meter dengan 50 mikron.&lt;br /&gt;45&lt;br /&gt;100BaseLX Merupakan serat optik mode tunggal (single-mode) yag&lt;br /&gt;menggunakan inti 9 mikron dan laser 1300 nanometer, dan bekerja dari 3&lt;br /&gt;kilometer sampai 10 kilometer.&lt;br /&gt;100VG-AnyLAN adalah teknologi twisted-pair yang merupakan LAN&lt;br /&gt;100Mbps yang pertama. Tetapi karena ia tidak kompatibel dengan teknik&lt;br /&gt;pensinyalan Ethernet (ia mengunakan metode akses yang prioritasnya&lt;br /&gt;berdasarkan permintaan), maka ia tidak begitu popular, dan saat ini hampir&lt;br /&gt;tidak dipergunakan lagi.&lt;br /&gt;Pengkabelan Ethernet&lt;br /&gt;Pengkabelan Ethernet merupakan bahan yang penting. Standar kabel&lt;br /&gt;tentunya sudah anda pahami yaitu TIA/EIA 568A atau 568B, Jenis-jenis kabel&lt;br /&gt;Ethernet yang tersedia adalah :&lt;br /&gt;Kabel lurus (straight-through)&lt;br /&gt;Kabel silang (crossover)&lt;br /&gt;Kabel roiled&lt;br /&gt;Kita akan melihat kabel-kabel di atas pada pembahasan berikut.&lt;br /&gt;Kabel Lurus&lt;br /&gt;Kabel lurus digunakan untuk menghubungkan :&lt;br /&gt;Host ke switch atau hub&lt;br /&gt;Router ke switch atau hub&lt;br /&gt;Empat kawat digunakan dalam kabel lurus untuk menghubungkan&lt;br /&gt;peralatan Ethernet. Kabel ini relatif mudah untuk dibuat; Gambar 1.15&lt;br /&gt;menunjukkan ke-4 kawat yang digunakan dalam kabel Ethernet lurus.&lt;br /&gt;Hub/Switch Host&lt;br /&gt;1 1&lt;br /&gt;2 2&lt;br /&gt;3 3&lt;br /&gt;6 6&lt;br /&gt;Gambar 1.15 Kabel Ethernet Lurus&lt;br /&gt;Perhatikan bahwa hanya pin 1, 2, 3 dan 6 yang digunakan. Cukup&lt;br /&gt;hubungkan 1 dengan 1, 2 dengan 2, 3 dengan 3, dan 6 dengan 6, dan Anda&lt;br /&gt;46&lt;br /&gt;akan siap dengan jaringan Anda. Namun perlu diingat bahwa ini hanya akan&lt;br /&gt;menjadi kabel Ethernet saja, dan tidak akan bekerja dengan Voice, Token&lt;br /&gt;Ring, ISDN dan lain-lain.&lt;br /&gt;Kabel Silang&lt;br /&gt;Kabel silang dapat digunakan untuk menghubungkan:&lt;br /&gt;Switch ke switch&lt;br /&gt;Hub ke hub&lt;br /&gt;Host ke host&lt;br /&gt;Router langsung ke host&lt;br /&gt;Menggunakan empat buah kawat yang sama dengan kawat-kawat yang&lt;br /&gt;digunakan pada kabel lurus, namun dengan cara menghubungkan pin yang&lt;br /&gt;berbeda. Gambar 1.16 menunjukan bagaimana menghubungkan keempat&lt;br /&gt;kawat tersebut.&lt;br /&gt;Kita menghubungkan pin 1 dengan pin 3, dan pin 2 dengan pin 6 pada&lt;br /&gt;setiap ujung dari kabel&lt;br /&gt;Gambar 1.16 Kabel Ethernet Silang&lt;br /&gt;Kabel Rolled Over&lt;br /&gt;Meskipun kabel rolled tidak digunakan untuk menghubungkan koneksi di&lt;br /&gt;jaringan Ethernet, ia digunakan untuk menghubungkan sebuah host dengan&lt;br /&gt;port komunikasi serial dari konsol router.&lt;br /&gt;Jika di Lab anda memiliki router atau switch Cisco, Anda akan&lt;br /&gt;menggunakan kabel ini untuk menggunakan PC Anda yang sedang&lt;br /&gt;menjalankan HyperTerminal dengan perangkat keras Cisco. Delapan kabel&lt;br /&gt;digunakan dalam kabel ini untuk menghubungkan peralatan serial, meskipun&lt;br /&gt;tidak semuanya digunakan untuk mengirim informasi, seperti di jaringan&lt;br /&gt;Ethernet. Gambar 1.17 menunjukan kedelapan kawat dalam kabel rolled&lt;br /&gt;47&lt;br /&gt;Gambar 1.17 Kabel Ethernet Rolled&lt;br /&gt;Ini mungkin kabel yang paling mudah dibuat, karena Anda hanya perlu&lt;br /&gt;memotong salah satu ujung kabel lurus dan membalik posisi kawatnya.&lt;br /&gt;Begitu Anda memiliki kabel yang tepat terhubung dari PC Anda ke router&lt;br /&gt;atau switch. Anda dapat memulai HyperTerminal untuk membuat koneksi&lt;br /&gt;konsol dan melakukan konfigurasi pada alat terserbut. Atur konfigurasinya&lt;br /&gt;sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Buka HyperTerminal dan masukan nama dari koneksi. Tidak begitu&lt;br /&gt;penting bagaimana Anda menamainya, tetapi saya selalu menggunakan&lt;br /&gt;Router . Lalu klik ok&lt;br /&gt;2. Pilih port komunikasi (communication port) apakah COM1 atau COM2,&lt;br /&gt;bergantung pada PC Anda&lt;br /&gt;3. Sekarang atur setting port. Nilai default (2400 bps dan tidak ada flow&lt;br /&gt;control) tidak akan berhasil. Anda harus melakukan setting seperti pada&lt;br /&gt;gambar 1.18&lt;br /&gt;48&lt;br /&gt;Gambar 1.18 Setting Port untuk koneksi Kabel Rolled&lt;br /&gt;Perhatikan bahwa bit rate sekarang diset ke 9600 dan flow control diset ke&lt;br /&gt;None . Pada tahap ini, Anda dapat mengklik OK dan menekan tombol Enter,&lt;br /&gt;dan komputer sudah terkoneksi ke port konsol dari switch atau router.&lt;br /&gt;Jaringan Nirkabel (Wireless)&lt;br /&gt;Teknologi ini masih jarang digunakan pada tahun 1996, banyak orang&lt;br /&gt;yang masih belum mempunyai alamat e-mail. Tentu tidak semuanya,&lt;br /&gt;tetapi saat ini hampir semua orang memiliki alamat e-mail, dan hal yang&lt;br /&gt;sama terjadi di dunia jaringan nirkabel. Ini karena jaringan nirkabel&lt;br /&gt;terlalu menyenangkan untuk tidak digunakan. Saya yakin bahwa ada di&lt;br /&gt;antara peserta diklat yang mungkin memiliki jaringan nirkabel di rumah.&lt;br /&gt;Jika tidak, Anda mungkin memilikinya di Lab Sekolah.&lt;br /&gt;LAN Nirkabel Pita Sempit (Narrowband Wireless LAN)&lt;br /&gt;Radio pita sempit, sesuai dengan namanya, menggunakan frekuensi&lt;br /&gt;radio yang sangat sempit dalam meneruskan informasi atau data.&lt;br /&gt;Masalah interferensi dihindari dengan mengarahkan pengguna-pengguna&lt;br /&gt;ke dalam frekuensi-frekuensi saluran yang berbeda. Jarak yang&lt;br /&gt;dijangkau cukup baik, namun kecepatannya sangat tidak mencukupi&lt;br /&gt;untuk pengguna di perusahaan. Ditambah lagi, Anda harus memiliki&lt;br /&gt;perlengkapan dari vendor tertentu untuk menjalankan frekuensi tersebut&lt;br /&gt;di tempat Anda!&lt;br /&gt;49&lt;br /&gt;Laju Data Jaringan VS Daerah Jangkauan&lt;br /&gt;Gambar 1.19 Jaringan Nirkabel&lt;br /&gt;Layanan Komunikasi Personal (Personal Communication Service,&lt;br /&gt;PCS)&lt;br /&gt;PCS mencakup layanan komunikasi bergerak, portabel, dan layanan&lt;br /&gt;bantuan untuk perorangan dan bisnis. Federal Communication Commision&lt;br /&gt;(FCC) mendefinisikan PCS sebagai pilihan komunikasi bergerak (mobile)&lt;br /&gt;dan tetap (fixed) untuk perorangan dan bisnis yang dapat dicakup oleh&lt;br /&gt;berbagai jaringan yang tersedia. PCS pita sempit (narrowband) dan pita&lt;br /&gt;lebar (broadband) merupakan yang ada saat ini.&lt;br /&gt;PCS Pita Sempit (Narrowband PCS)&lt;br /&gt;PCS pita sempit membutuhkan spektrum frekuensi yang lebih kecil.&lt;br /&gt;Dengan lisensi untuk PCS pita sempit Anda dapat memperoleh layanan&lt;br /&gt;seperti paging dua arah dan atau messaging dua arah. Orang yang&lt;br /&gt;memiliki PDA dapat menerima dan mengirim e-mail nirkabel, melalui sinyal&lt;br /&gt;microwave. Dengan PCS pita sempit Anda juga bisa memperoleh layanan&lt;br /&gt;canggih seperti telemetri nirkabel, yaitu memantau perlengkapan bergerak&lt;br /&gt;dan statis dari jauh. Melakukan hal spt memantau dari jauh meteran listrik&lt;br /&gt;dr sebuah perusahaan listrik, yang disebut automatic meter reading (AMR)&lt;br /&gt;dimungkinkan dengan teknologi ini.&lt;br /&gt;PCS Pita Lebar (Broadband PCS)&lt;br /&gt;PCS pita lebar digunakan untuk banyak jenis layanan nirkabel baik radio&lt;br /&gt;bergerak maupun tetap. Yang bergerak mencakup layanan suara dan&lt;br /&gt;layanan data dua arah yang biasanya digunakan di peralatan&lt;br /&gt;50&lt;br /&gt;multifungsional seperti kamera digital dan telepon seluler. Di dunia industri&lt;br /&gt;layanan seperti ini sering disebut Layanan Telepon Bergerak dan Layanan&lt;br /&gt;Data Bergerak. Penyedia jasanya adalah perusahaan-perusahaan yang&lt;br /&gt;memiliki banyak spektrum frekuensi PCS pita lebar, seperti AT&amp;T Wireless,&lt;br /&gt;Verizon, dan Sprint PCS.&lt;br /&gt;Satelit&lt;br /&gt;Dengan layanan satelit, kecepatan yang Anda peroleh cukup baik, bisa&lt;br /&gt;mencapai 1Mbps untuk upload dan 2Mbps untuk download! Tetapi akan&lt;br /&gt;ada waktu tunda yang menjengkelkan pada saat koneksi, sehingga ia&lt;br /&gt;tidak cocok untuk lalu lintas data yang hanya diperlukan sewaktu-waktu&lt;br /&gt;(bursty). Berita baiknya adalah kecepatannya semakin meningkat, akan&lt;br /&gt;tetapi, kecepatan lewat LAN Nirkabel masih jauh lebih baik. Keuntungan&lt;br /&gt;nyata dati sebuah jaringan berbasis satelit adalah area jangkauan&lt;br /&gt;geografisnya bisa sangat luas.&lt;br /&gt;LAN Nirkabel Infra Merah (Infrared Wireless LAN)&lt;br /&gt;Di sini kita memiliki banyak kebalikan dari yang sebelumnya. Teknologi ini&lt;br /&gt;bekerja sangat baik untuk menangani lalu lintas data yang pendek dan&lt;br /&gt;tiba-tiba melonjak di sekitar Personal Area Network (PAN). Kecepatannya&lt;br /&gt;telah meningkat juga, namun jarak jangkauannya masih sangat terbatas.&lt;br /&gt;Biasanya digunakan untuk memindahkan data dari laptop ke laptop atau&lt;br /&gt;dari laptop ke PDA. Kecepatannya antara 115 kbps sampai 4 Mbps, akan&lt;br /&gt;tetapi spesifikasi baru yang disebut Very Fast Infrared (VFIR) dikabarkan&lt;br /&gt;akan memiliki kecepatan sampai 16Mbps.&lt;br /&gt;LAN Nirkabel Spektrum Tersebar (Spread Spectrum Wireless&lt;br /&gt;LAN)&lt;br /&gt;LAN Nirkabel Anda umunya menggunakan apa yang disebutspektrum&lt;br /&gt;tersebar, yaitu teknik frekuensi radio pita lebar yang pertama kali dibuat di&lt;br /&gt;kalangan militer sehingga teknik ini cukup dapat diandalkan dan aman.&lt;br /&gt;WLAN paling populer saat ini adalah 802.11b yang bekerja sampai&lt;br /&gt;11Mbps, namun spesifikasi baru 802.11g bisa mencapai 64Mbps dan lebih,&lt;br /&gt;bergantung pada pembuat peralatannya. Ditambah lagi, 802.11a yang&lt;br /&gt;baru bekerja di 5Ghz dan dapat mencapai bandwitdh 50Mbps dan ia akan&lt;br /&gt;mencapai 100Mbps dalam waktu dekat! Tetapi jarak yang dapat dicapai&lt;br /&gt;oleh 802.11a masih lebih kecil dibandingkan teknologi 2,4Ghz-nya 802.11g&lt;br /&gt;yang bisa mencapai 300 kaki. Jadi pada dasarnya, 802.11b/g akan&lt;br /&gt;digunakan di dalam ruangan, dan 802.11a di luar ruangan dengan&lt;br /&gt;jangkauan lebih pendek tetapi dengan kebutuhan bandwidth yang besar,&lt;br /&gt;namun, pasar untuk WLAN masih tergolong baru dan tidak ada yang tahu&lt;br /&gt;masa depan bagi teknologi-teknologi WLAN ini.&lt;br /&gt;Enkapsulasi Data&lt;br /&gt;Ketika sebuah host mengirimkan data melalui sebuah jaringan ke alat lain,&lt;br /&gt;data akan melalui proses encapsulation: data akan dibungkus dengan&lt;br /&gt;informasi protokol pada tiap layer dari model OSI . Setiap layer&lt;br /&gt;51&lt;br /&gt;berkomunikasi hanya dengan pasangannya (layer yang sama) di alat&lt;br /&gt;penerima. Untuk berkomunikasi dan bertukar informasi, setiap layer menggunakan&lt;br /&gt;apa yang disebut Protocol Data Unit (PDU). PDU menyimpan informasi&lt;br /&gt;pengontrol yang ditambahkan ke data pada setiap layer dari model OSI.&lt;br /&gt;Mereka biasanya menempel ke header di depan field data, tetapi bisa juga&lt;br /&gt;di belakang.&lt;br /&gt;Setiap PDU menempel ke data dengan proses encapsulation pada setiap&lt;br /&gt;layer di model OSI , dan masing-masing mempunyai nama yang khusus&lt;br /&gt;bergantung pada informasi yang disediakan di headernya. Informasi PDU&lt;br /&gt;ini hanya bisa di baca oleh layer yang sama di alat penerima. Setelah&lt;br /&gt;dibaca, informasi PDU ini akan dilepas, dan data akan diserahkan ke layer&lt;br /&gt;yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;Gambar 1.20 memperlihatkan PDU-PDU dan bagaimana mereke&lt;br /&gt;menempelkan informasi pengontrol di tiap layer. Gambar ini menunjukan&lt;br /&gt;bagaimana data upper layer dikonversi untuk transmisi di jaringan. Arus&lt;br /&gt;data kemudian diserahkan ke layer Transport, yang akan membuat&lt;br /&gt;sebuah rangkaian virtual ke alat penerima dengan mengirimkan paket&lt;br /&gt;sinkronisasi. Arus data kemudian dipecah menjadi bagian-bagian yang&lt;br /&gt;lebih kecil, dan sebuah header layer Transport (sebuah PDU) akan&lt;br /&gt;diciptakan dan ditempelkan ke field data; sekarang potongan data itu&lt;br /&gt;disebut segmen. Setiap segmen diurutkan sehingga arus data dapat&lt;br /&gt;disusun kembali di alat penerima menjadi sama persis ketika data terkirim.&lt;br /&gt;Gambar 1.20 Enkapsulasi Data&lt;br /&gt;Setiap segmen kemudian akan diserahkan ke layer Network untuk&lt;br /&gt;pengalamatan dan routing jaringan melalui internetwork. Pengalaman logikal&lt;br /&gt;(sebagai contoh, IP) digunakan agar tiap segmen sampai di network dengan&lt;br /&gt;benar. Protokol layer Network menambahkan sebuah header pengontrol pada&lt;br /&gt;52&lt;br /&gt;segmen yang diterima dari layer Transport, dan apa yang kita miliki sekarang&lt;br /&gt;adalah sebuah Paket atau Datagram. Ingat bahwa layer Transport dan&lt;br /&gt;Network bekerja bersama-sama untuk menyusun kembali arus data pada host&lt;br /&gt;penerima, tetapi bukan bagian dari pekerjaan mereka untuk menempatkan&lt;br /&gt;PDU pada segmen jaringan lokal yang merupakan cara satu-satunya untuik&lt;br /&gt;meneruskan informasi ke router atau host.&lt;br /&gt;Adalah layer Data Link yang bertanggung jawab untuk membawa paket&lt;br /&gt;dari layer Network dan menempatkan mereka di media jaringan )kabel atau&lt;br /&gt;nirkabel). Layer Data Link membungkus setiap paket dalam sebuah frame,&lt;br /&gt;dan header dari frame membawa alamat perangakt keras dari host asal dan&lt;br /&gt;tujuan, sebuah frame baru digunakan untuk meneruskan paket itu ke hist&lt;br /&gt;tujuan.&lt;br /&gt;Untuk menempatkan frame tersebut di jaringan, ia harus diubah dulu&lt;br /&gt;menjadi sebuah sinyal digital. Karena frame pada dasarnya adalah&lt;br /&gt;pengelompokan logikal dari bit 1 dan 0, maka layer Physical bertanggung&lt;br /&gt;jawab untuk melakukan enconding digit-digit tersebut menjadi sinyal digital,&lt;br /&gt;yang kemudian dibaca oleh alat-alat lain di network lokal.alat penerima akan&lt;br /&gt;melakukan sinkronisasi pada sinyal digital dan melakkan pengambilan&lt;br /&gt;(decoding) bit 0 dan 1 dari sinyal digital/ pada tahap ini ala tterserbut akan&lt;br /&gt;membuat frame, menjalankan Cyclic Redundancy Check (CRC), dan kemudian&lt;br /&gt;mengecek hasil CRC dengan jawaban yang ada di field FCS dari frame. Jika&lt;br /&gt;keduanya cocok, segmen data dari frame tersebut akan ditarik dari paket,&lt;br /&gt;dan bagian lainnya akan dibuang. Segmen itu diproses di layer Transport,&lt;br /&gt;yang kemudian membangun kembali potongan data dan melakukan&lt;br /&gt;acknowledgment ke host pengirim bahwa ia telah menerima bagian data&lt;br /&gt;terserbut. Potongan data kemudian akan diserahkan ke aplikasi layer atas.&lt;br /&gt;Pada alat pengirim, metode pembungkusan (encapsulation) data bekerja&lt;br /&gt;dengan cara berikut:&lt;br /&gt;1. Informasi pengguna dikonversikan menjadi data untuk ditransmisikan&lt;br /&gt;pada jaringan.&lt;br /&gt;2. Data dikonversi menjadi segmen dan sebuah koneksi yang dapat&lt;br /&gt;diandalkan dibuat antara host pengiriom dan penerima.&lt;br /&gt;3. Segmen diubah menjadi paket atau datagram, dan sebuah alamat logikal&lt;br /&gt;akan ditempatkan di header agar setiap paket dapat di-route melalui&lt;br /&gt;sebuah internetwork.&lt;br /&gt;4. Paket-paket atau datagram-datagram dikonversi menjadi frame-frame&lt;br /&gt;untk transimisi di jaringan lokal. Alamat perangkat keras (Ethernet)&lt;br /&gt;digunakan untuk secara unik mengidentifikasikan host-host di segmen&lt;br /&gt;jaringan lokal.&lt;br /&gt;5. frame-frame diubah menjadi bit-bit, dan sebuah skema enconding digital&lt;br /&gt;dan clocking akan digunakan.&lt;br /&gt;Model Hierarkis Tiga Layer&lt;br /&gt;Kebanyakan dari kita menghadapihierarki dalma hidup sehari-hari. Setiap&lt;br /&gt;orang dengan saudara yang lebih tua apsti tahu bagaimana rasanya berada di&lt;br /&gt;53&lt;br /&gt;bawah hierarki tersebut.adalah hierarki yang membantu kita mengerti asal&lt;br /&gt;mula dan tempat dari segala sesuatu, bagaimana segala sesuatu ditempatkan&lt;br /&gt;dengan yang lain, dan fungsi apa bekerja di mana. Hierarki memberikan&lt;br /&gt;keteraturan dan pemahaman untuk model yang kompleks. Jika Anda&lt;br /&gt;menginginkan kenaikan gaji, hierarki mendikte Anda untuk memintanya ke&lt;br /&gt;atasan Anda, bukan ke bawahan Anda. Bos andalah orang yang tugasnya&lt;br /&gt;mengabulkan atau menolak permintaan Anda. Jadi pada dasarnya,&lt;br /&gt;memahami hierarki membantu kita mengerti ke mana kita harus pergi untuk&lt;br /&gt;mendapatkan sesuatu.&lt;br /&gt;Hierarki mempunyai banyak keuntungan yang sama di perancangan&lt;br /&gt;network. Jika dipergunakan dengan baik, ia membuat network lebih mudah&lt;br /&gt;dimengerti. Ia membantu kita mendefinisikan area mana yang harus&lt;br /&gt;melakukan fungsi tertentu. Anda juga dapat menggunakan tool seperti access&lt;br /&gt;list pada level tertentu di sebuah network yang hierarkis, dan tidak&lt;br /&gt;menggunakannya di level lain.&lt;br /&gt;Network yang besar dapat menjadi rumit, dengan protokol yang banyak,&lt;br /&gt;konfigurasi yang detail, dan teknologi yang beragam. Hierarki membantu kita&lt;br /&gt;meringkas kumpulan detail yang kompleks menjadi sebuah model yang&lt;br /&gt;mudah dimengerti. Kemudian, jika diperlukan konfigurasi yang spesifiik,&lt;br /&gt;model tersebut akan mendiktekan cara yang barik untuk menerapkannya.&lt;br /&gt;Model hierarkis Cisco dapat membantu Anda merancang,&lt;br /&gt;mengimplementasikan, dan mempertahankan sebuah internetwork hierarkis&lt;br /&gt;yang bisa diperluas (scalable), dapat diandalkan (reliable) dan biaya efektif.&lt;br /&gt;Cisco mendefinisikan tiga layer hierarki, seperti diperlihatkan Gambar 1.21,&lt;br /&gt;masing-masing dengan fungsi tertentu.&lt;br /&gt;Berikut ini ketiga layer dan fungsinya:&lt;br /&gt;Layer inti: Backbone&lt;br /&gt;Layer distribusi: Routing&lt;br /&gt;Layer akses: Switching&lt;br /&gt;Gambar 1.21 Model Hierarkis&lt;br /&gt;54&lt;br /&gt;Setiap layer memiliki tanggung jawab yang khusus. Namun perlu diingat&lt;br /&gt;bahwa ketiga layer ini bersifat logikal dan tidak perlu berbentuk alat fisikal.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, model OSI adalah hierarki logikal yang lain. Ketujuh layer&lt;br /&gt;menggambarkan fungsi dan tidak harus merupakan sebuah protokol, bukan?&lt;br /&gt;Kadang-kadang sebuah protokol bekerja pada lebih dari satu layer. Dengan&lt;br /&gt;cara yang sama, ketika kita membangun implementasi fisikal dari jaringanjaringan&lt;br /&gt;hierarkis, kita mungkin memiliki banyak peralatan di sebuah layer,&lt;br /&gt;atau kita mungkin memiliki sebuah alat yang bekerja di dua layer. Defisnisi&lt;br /&gt;layer bersifat logikal, bukan fisikal.&lt;br /&gt;Sekarang mari kita melihat lebih dekat pada masing-masing layer.&lt;br /&gt;Layer Inti&lt;br /&gt;Layer inti merupakan inti dari sebuah network. Pada bagian teratas dari&lt;br /&gt;hierarki, layer inti bertanggung jawab untuk memindahklan lalu lintas data&lt;br /&gt;yang besar secara tepat dan dapat diandalkan. Tujuan satu-satunya layer inti&lt;br /&gt;adalah melakukan perpindahan lalu lintas secepat mungkin. Lalu lintas yang&lt;br /&gt;diangkut melalui layer inti adalah lalu lintas dari pengguna. Namun, perlu&lt;br /&gt;diingat bahwa data pengguna diproses di layer distribusi, yang akan&lt;br /&gt;meneruskan permintaan itu ke layer inti jika diperlukan.&lt;br /&gt;Jika ada kegagalan di inti, setiap pengguna dapat terganggu. Oleh karena&lt;br /&gt;itu, fault tolerance pada layer ini merupakan sebuah hal penting. Layer inti&lt;br /&gt;cenderung dilalui oleh volume lalu lintas yang besar sehingga kecepatan&lt;br /&gt;(speed) dan waktu tunda (latency) merupakan perhatian utama di sini.&lt;br /&gt;Setelah mengetahui fungsi dari layer inti, kita sekarang dapat&lt;br /&gt;memeprtimbangkan beberapa spesifikasi perancangan. Mari kita mulai&lt;br /&gt;dengan hal-hal yang tidak ingin kita lakukan.&lt;br /&gt;Jangan melakukan apapun yang dapat memperlambat lalu lintas. Ini&lt;br /&gt;termasuk access list, routing di antara Virtual LAN (VLAN), dan packet&lt;br /&gt;filtering.&lt;br /&gt;Jangan memberi dukungan pada workgroup.&lt;br /&gt;Hindari melakukan ekspansi atau memperbesar inti (misalnya menambah&lt;br /&gt;router) pada saat internetwork berkembang. Jika untuk kerja menjadi&lt;br /&gt;sebuah masalah di layer inti, lebih baik memilih upgrade daripada ekstansi&lt;br /&gt;Sekarang, hal-hal yang ingin kita lakukan pada saat perancangan layer&lt;br /&gt;inti:&lt;br /&gt;Rancang inti dengan keandalan (realibility yang tinggi. Pertimbangkan&lt;br /&gt;teknologi data link yang menyediakan baik kecepatan maupun&lt;br /&gt;redundancy, seperti FDDI , Fast Ethernet (dengan link redundant) atau&lt;br /&gt;bahkan ATM.&lt;br /&gt;Rancang dengan perhatian utama di kecepatan. Layer inti harus memiliki&lt;br /&gt;sesedikit mungkin waktu tunda.&lt;br /&gt;55&lt;br /&gt;Pilih routing protocol dengan waktu konvergensi yang lebih rendah.&lt;br /&gt;Koneksi datalink yang cepat dan redundant tidak akan berguna jika&lt;br /&gt;routing table bermasalah.&lt;br /&gt;Layer Distribusi&lt;br /&gt;Layar distribusi kadang disebut layer workgroup, merupakan titik&lt;br /&gt;komunikasi antara layer akses dan layer inti. Fungsi utama dari layer distribusi&lt;br /&gt;adalah menyediakan routing, filtering, dan akses WAN, dan untuk&lt;br /&gt;menentukan bagaimana paket dapat melakukan akses ke layer inti, jika&lt;br /&gt;diperlukan. Layer distribusi harus menentukan cara terbaik untuk menangani&lt;br /&gt;permintaan layanan jaringan sebagai contoh, bagaimana permintaan untuk&lt;br /&gt;sebuah file diteruskan ke sebuah server. Setelah layer distribusi menentukan&lt;br /&gt;lintasan terbaik, ia akan meneruskan permintaan tersebut ke layer inti jika&lt;br /&gt;diperlukan. Layer inti kemudian akan dengan cepat mengangkut permintaan&lt;br /&gt;itu kelayanan yang benar.&lt;br /&gt;Layer distribusi adalah tempat untuk mengimplementasikan policy&lt;br /&gt;(peraturan) pada jaringan. Di sini Anda dapat menerapkan fleksibilitas yang&lt;br /&gt;cukup banyak dalam mendefinisikan operasi jaringan. Ada bebebrapa aksi&lt;br /&gt;yang harus dilakukan di layer distribusi. Diantranya yaitu:&lt;br /&gt;Routing&lt;br /&gt;Implementasi dari tools seperti access list, packet filtering, dan queuing.&lt;br /&gt;Implementasi dari policy keamanan dan network, termasuk NAT dan&lt;br /&gt;Firewall.&lt;br /&gt;Redistribusi antara protokol-protokol routing, termasuk static routing.&lt;br /&gt;Routing antara VLAN dan fungsi pendukung workgroup lain.&lt;br /&gt;Definisi dari domain broadcast dan multicast.&lt;br /&gt;Hal-hal yang perlu dihindari pada layer distribusi adalah menangani fungsifungsiyang&lt;br /&gt;secara eksklusif dimiliki oleh salah satu layer lain.&lt;br /&gt;Layer Akses&lt;br /&gt;Layer akses mengendalikan akses pengguna dan workgroup ke sumber&lt;br /&gt;daya internetwork. Layer akses kadang disebut sebagai layer desktop.&lt;br /&gt;Sumber daya jaringan yang diperlukan user akan tersedia secara lokal. Layer&lt;br /&gt;distribusi menangani semua lalu lintas untuk layanan remote (remote&lt;br /&gt;services). Berikut ini beberapa yang dapat dimasukkan pada layer akes:&lt;br /&gt;Access control dan policy yang diteruskan dari layer distribusi&lt;br /&gt;Pembuatan collision domain yang terpisah (segmentasi)&lt;br /&gt;Konektivitas workgroup ke dalam layer distribusi.&lt;br /&gt;56&lt;br /&gt;Teknologi seperti DDR dan switch Ethernet sering ditemukan di layer&lt;br /&gt;akses. Routing statis (dibandingkan dengan routing protocol yang dinamis)&lt;br /&gt;juga ada di layer ini.&lt;br /&gt;Seperti yang telah diketahui sebelumnya, tiga level yang terpisah bukan&lt;br /&gt;berarti tiga router terpisah. Bisa lebih sedikit, bisa lebih banyak. Perlu diingat&lt;br /&gt;lagi, bahwa ini hanya sebuah pendekatan atau pemodelan.&lt;br /&gt;c. Rangkuman&lt;br /&gt;Ethernet menjadi popular karena ia mudah sekali disesuaikan dengan&lt;br /&gt;kebutuhan (scalable), artinya cukup mudah untuk mengintegrasikan teknologi&lt;br /&gt;baru seperti Fast Ethernet dan Gigabit Ethernet, kedalam infrastruktur&lt;br /&gt;network yang ada. Ethernet juga relatif mudah untuk diimplementasikan dari&lt;br /&gt;awal, dan cara pemecahan masalahnya juga mudah. Ethernet menggunakan&lt;br /&gt;spesifikasi layer Physical dan Data Link.&lt;br /&gt;Pengkabelan Ethernet merupakan bahan yang penting. Standar kabel&lt;br /&gt;tentunya sudah anda pahami yaitu TIA/EIA 568A atau 568B. Penggunakan&lt;br /&gt;kabel rolled over diperlukan untuk menghubungkan konsol peralatan jaringan&lt;br /&gt;yang akan dikonfigurasi dengan menggunakan Hyperterminal.&lt;br /&gt;Pemakaian jaringan nirkabel terlalu menyenangkan untuk digunakan&lt;br /&gt;karena sifatnya yang mobile.&lt;br /&gt;Ketika sebuah host mengirimkan data melalui sebuah jaringan ke alat lain,&lt;br /&gt;data akan melalui proses encapsulation: data akan dibungkus dengan&lt;br /&gt;informasi protokol pada tiap layer dari model OSI.&lt;br /&gt;Akhirnya, bagian ini membahas model hierarkis tiga layer. Telah&lt;br /&gt;digambarkan secara mendetail ketiga layer tersebut dan bagaimana masingmasing&lt;br /&gt;digunakan untuk membantu perancangan dan pengimplementasian&lt;br /&gt;sebuah internetworking.&lt;br /&gt;d. Tugas 2.&lt;br /&gt;1) Pelajarilah uraian materi tentang konsep dasar Jaringan Ethernet,&lt;br /&gt;pengkabelan konsol, enkapsulasi data dan perencanaan model Hierarki&lt;br /&gt;dengan baik. Buatlah rangkuman dari materi tersebut, diskusikan&lt;br /&gt;dengan teman anda!&lt;br /&gt;2) Masuklah ke LAB komputer di sekolah anda. Lakukan pengamatan&lt;br /&gt;terhadap jaringan LAN yang sudah ada. Amati dan catat : Topologi&lt;br /&gt;dan type jaringan yang digunakan . Jelaskan!&lt;br /&gt;3) Ambillah beberapa kabel jaringan di Lab komputer sekolah atau di&lt;br /&gt;perusahaan. Tentukan jenis pengkabelan straight, cross over atau&lt;br /&gt;rolled over kabel yang anda pegang tersebut. Amati susunan warna&lt;br /&gt;kabel pada kedua ujung konektornya, kemudian pastikan dengan&lt;br /&gt;menggunakan kabel tester.&lt;br /&gt;4) Tunjukkan switch mana yang digunakan pada layer cor, distribution&lt;br /&gt;dan akses pada gambar di bawah ini.&lt;br /&gt;57&lt;br /&gt;e. Test Formatif 2&lt;br /&gt;1) Tiga efek dari adanya network CSMA/CD untuk mengatasi collision&lt;br /&gt;berat adalah ..&lt;br /&gt;2) Ethernet full-duplex dapat digunakan dalam tiga situasi, sebutkan!&lt;br /&gt;3) Kabel silang (cross over) dapat digunakan untuk menghubungkan apa&lt;br /&gt;saja !&lt;br /&gt;4) Berapa bit jumlah MAC address ?&lt;br /&gt;5) Bagaimana susunan field Ethernet II ?&lt;br /&gt;6) Tuliskan urutan Enkapsulasi Data mulai layer tertinggi hingga layer&lt;br /&gt;terendah !&lt;br /&gt;7) Tuliskan tiga standar wireless lengkap dengan frekuensi dan&lt;br /&gt;bandwithnya !&lt;br /&gt;8) Apa keuntungan Model Hierarkis Tiga Layer ?&lt;br /&gt;f. Kunci Jawaban 2&lt;br /&gt;Kunci Jawaban Tugas 2&lt;br /&gt;4) Layer inti: switch 6&lt;br /&gt;Layer distribusi: switch 4,5&lt;br /&gt;Layer akses: Switch 1, 2, 3.&lt;br /&gt;Test formatif 2.&lt;br /&gt;1) Tiga efek dari adanya network CSMA/CD untuk mengatasi collision berat&lt;br /&gt;adalah Delay, Throughput (laju kecepatan perpindahan data), Congestion.&lt;br /&gt;2) Ethernet full-duplex dapat digunakan dalam tiga situasi,&lt;br /&gt;Dengan sebuah koneksi dari sebuah switch ke sebuah host.&lt;br /&gt;58&lt;br /&gt;Dengan sebuah koneksi dari sebuah switch ke switch lain. Dengan sebiuah koneksi dari sebuah host ke host lain menggunakan&lt;br /&gt;kabel crossover&lt;br /&gt;3) Kabel silang (cross over) dapat digunakan untuk menghubungkan:&lt;br /&gt;Switch ke switch&lt;br /&gt;Hub ke hub&lt;br /&gt;Host ke host&lt;br /&gt;Router langsung ke host&lt;br /&gt;4) Jumlah MAC address 48 bit (6 bytes) ditulis dalam hexadesimal.&lt;br /&gt;5) Susunan fields Ethernet I I adalah Preamble (8 bytes), DA (6 bytes), SA (6&lt;br /&gt;bytes), Type (2 bytes), DATA, FCS (4 bytes).&lt;br /&gt;6) Urutan Enkapsulasi Data mulai layer tertinggi hingga layer terendah&lt;br /&gt;adalah Data, segmen, paket, frame, bits.&lt;br /&gt;7) Tiga standar wireless yaitu: 802.11a, 5 GHz, 50&lt;br /&gt;100 Mbps; 802.11b, 2,4&lt;br /&gt;GHz, 11 Mbps; 802.11g, 2,4 GHz, 64Mbps.&lt;br /&gt;8) Keuntungan Model Hierarkis Tiga Layer adalah : network lebih mudah&lt;br /&gt;dimengerti, mendefinisikan area mana yang harus melakukan fungsi&lt;br /&gt;tertentu, mudah dilakukan pertumbuhan jaringan dan mudah mengisolasi&lt;br /&gt;kerusakan jaringan.&lt;br /&gt;f. Lembar Kerja 2&lt;br /&gt;Alat dan bahan :&lt;br /&gt;1) Pensil/ball point ............................................... 1 buah&lt;br /&gt;2) Penghapus ....................................................... 1 buah&lt;br /&gt;3) Kertas folio........................................................ secukupnya&lt;br /&gt;4) Komputer (termasuk NIC) .................................. 1 unit&lt;br /&gt;5) Router ............................................................. 1 unit&lt;br /&gt;6) Kabel tester ...................................................... 1 unit&lt;br /&gt;7) Kabel rolled over UTP......................................... 3 meter&lt;br /&gt;8) Adapter Konektor RJ 45 ke DB9 ......................... 1 buah&lt;br /&gt;Kesehatan dan Keselamatan Kerja&lt;br /&gt;1) Berdo alah sebelum memulai kegiatan belajar.&lt;br /&gt;2) Bacalah dan pahami petunjuk praktikum pada setiap lembar kegiatan&lt;br /&gt;belajar.&lt;br /&gt;59&lt;br /&gt;3) Hati-hati ketika memasang konektor RJ-45 ke port console router dan&lt;br /&gt;DB9 ke COM 1 komputer.&lt;br /&gt;Lembar Kerja 2&lt;br /&gt;1) Amati jenis kabel dan konektor yang anda gunakan, pastikan dengan&lt;br /&gt;kabel tester bahwa benar kabel rolled over.&lt;br /&gt;2) Pasang adapter DB9 ke RJ-45 ke COM1 komputer.&lt;br /&gt;3) Pasang kabel rolled over ke DB9 dan ujung satunya ke konektor&lt;br /&gt;console Router.&lt;br /&gt;4) Hubungkan power router ke jala-jala listrik.&lt;br /&gt;5) Hidupkan komputer, aktifkan Hyperterminal dengan cara start&lt;br /&gt;all&lt;br /&gt;program accessories communications Hyperterminal&lt;br /&gt;6) Beri nama Router . Lalu klik ok&lt;br /&gt;7) Set port komunikasi (communication port) COM1&lt;br /&gt;8) Sekarang atur setting port bit rate sekarang diset ke 9600 dan flow control&lt;br /&gt;diset ke None .&lt;br /&gt;9) On-kan saklar power router.&lt;br /&gt;10) klik OK pada hyperterminal dan menekan tombol Enter,&lt;br /&gt;11) router proses bboting dan komputer sudah terkoneksi ke port konsol dari&lt;br /&gt;router masuk ke prompt user mode.&lt;br /&gt;12) Ketik ena pada prompt user mode untuk masuk ke previlage mode&lt;br /&gt;13) Gunakan instruksi sh run untuk melihat konfigurasi router.&lt;br /&gt;14) Periksakan hasil kerja anda pada instruktur.&lt;br /&gt;15) Kembalikan seluruh peralatan pada tempatnya&lt;br /&gt;60&lt;br /&gt;Pokok-Pokok Yang Harus Diingat&lt;br /&gt;I ngat tentang hal-hal yang menyebabkan congestion di lalu lintas&lt;br /&gt;LAN.&lt;br /&gt;Terlalu banyak host di broadcast domain, broadcast storm, multicasting dan&lt;br /&gt;bandwidth rendah merupakan semua penyebab yang mungkin dari&lt;br /&gt;congestion lalu lintas LAN.&lt;br /&gt;Pahami perbedaan antara collision domain dan broadcast domain.&lt;br /&gt;Collision domain adalah istilah Ethernet yang digunakan untuk&lt;br /&gt;mengambarkan sekelompok peralatan jaringan di mana jika ada satu alat&lt;br /&gt;mengirim paket ke segmen network tersebut, semua alat lain akan dipaksa&lt;br /&gt;untuk memperhatikannya. Broadcast domain adalah sekelompok peralatan&lt;br /&gt;jaringan di segmen yang sama yang mendengar paket broadcast yang dikirim&lt;br /&gt;di segmen itu.&lt;br /&gt;Pahami perbedaan antara hub, bridge, switch, dan router&lt;br /&gt;Hub menciptakan sebuah collision domain dan sebuah broadcast domain.&lt;br /&gt;Bridge memisahkan collision domain tetapi menciptakan satu broadcast&lt;br /&gt;domain yan gbesar. Mereka menggunakan alamar perangkat keras untuk&lt;br /&gt;menyaring paket jaringan. Switch memisahkan collision domain tetapi&lt;br /&gt;menciptakansebuah broadcast domain yang lebih besar secara default. switch&lt;br /&gt;menggunakan alamat perangkat keras untuk menyaring paket network.&lt;br /&gt;Router memisahkan broadcast domain (dan collision domain) dan&lt;br /&gt;menggunakan logikal untuk menyaring paket network.&lt;br /&gt;Ingat protokol-protokol layer Presentation&lt;br /&gt;PICT, TIFF, JPEG, MIDI , MPEG, Quick Time, dan RTF adalah contoh-contoh&lt;br /&gt;dari protokol Layer Presentation.&lt;br /&gt;I ngat perbedaan antara layanan jaringan berorientasi koneksi&lt;br /&gt;(connection oriented) dan connectionless&lt;br /&gt;Yang pertama menggunakan acknowldgment dan flow control untuk&lt;br /&gt;menciptakan session yang dapat diandalkan. Lebih banyak overhead&lt;br /&gt;digunakan dibandingkan layanan jaringan connectionless. Layanan&lt;br /&gt;connectionless digunakan untuk mengirimkan data dengan tanpa&lt;br /&gt;acknowledgment atau flow control. Hal ini dianggap tidak bisa diandalkan&lt;br /&gt;(unreliable).&lt;br /&gt;Ingat layer-layer OSI&lt;br /&gt;Anda harus mengingat ketujuh layer dari model OSI dan fungsi apa yang&lt;br /&gt;disediakan oleh tiap layer. Layer Application, Presentation, dan Session&lt;br /&gt;disebut Upper Layer dan bertanggung jawab untuk menyediakan segmentasi,&lt;br /&gt;pengurutan, dan rangkaian virtual. Layer Network menyediakan pengmatan&lt;br /&gt;network logikal dan routing melalui sebuah internetwork. Layer Data Link&lt;br /&gt;menyediakan framing dan menempatkan data pada sebuah media jaringan.&lt;br /&gt;61&lt;br /&gt;Layer Physical bertanggung jawab untuk mengambil bit 1 dan 0 dan&lt;br /&gt;melakukan enconding pada bit-bit tersebut menjadi sinyal digital untuk&lt;br /&gt;ditransmisikan pada segmen jaringan.&lt;br /&gt;I ngatlah jenis-jenis pengkabelan Ethernet dan di mana Anda&lt;br /&gt;menggunakannya&lt;br /&gt;Ketiga jenis kabel yang dapat dibuat dari sebuah kabel Ethernet adalah kabel&lt;br /&gt;lurus atau straight-through (digunakan untuk menghubungkan sebuah PC&lt;br /&gt;atau sebuah interface Ethernet dari router dengan sebuah hub atau switch),&lt;br /&gt;kabel crossover (untuk menghubungkan hub ke hub, hub ke switch, switch ke&lt;br /&gt;switch, atau PC ke PC), dan kabel rolled (untuk koneksi console dari PC ke&lt;br /&gt;router atau switch)&lt;br /&gt;Pahami bagaimana menghubungkan sebuah kabel konsol dari&lt;br /&gt;sebuah PC ke sebuah router dan memulai HyperTerminal&lt;br /&gt;Ambil sebuah kabel rolled dan hubungkan sebuah port COM dari sebuah host&lt;br /&gt;ke port konsol dari router. Mulai HyperTerminal dan set BPS ke 9600 dan flow&lt;br /&gt;control ke None.&lt;br /&gt;Ingatlah tiga layer di model tiga layer&lt;br /&gt;Tiga layer dalam model hierarki adalah layer inti, distribusi, dan akses.&lt;br /&gt;Istilah-Istilah Kunci&lt;br /&gt;Pahami istilah-istilah berikut ini:&lt;br /&gt;Access layer layer&lt;br /&gt;Application layer Media Access Control (MAC)&lt;br /&gt;address&lt;br /&gt;Application-specific integrated circuit (ASIC) media translation&lt;br /&gt;Auto-detect mechanism Network layer&lt;br /&gt;Binding network segmentation&lt;br /&gt;Bridges nibble&lt;br /&gt;Broadcast domain Open System Interconnection&lt;br /&gt;(OSI)&lt;br /&gt;referance model&lt;br /&gt;Buffer Organizationally Unique Identifier&lt;br /&gt;(OUI)&lt;br /&gt;Call setup packet&lt;br /&gt;Carrier Sense Multiple Access With Collision Physical layer&lt;br /&gt;Detection (CSMA/CS)&lt;br /&gt;Channel service unit/data service unit positive acknowledgment with&lt;br /&gt;62&lt;br /&gt;(CSU/DSU) retransmission&lt;br /&gt;Collision domains Presentation layer&lt;br /&gt;Core layer Protocol Data Units (PDUs)&lt;br /&gt;Crossover cable reference model&lt;br /&gt;Data Communication Equipment (DCE) registered jack (Rj) connector&lt;br /&gt;Data frame rolled cable&lt;br /&gt;Data Link layer routed protocols&lt;br /&gt;Data Terminal Equipment (DTE) routers&lt;br /&gt;Datagram Session layer&lt;br /&gt;De-encapsulation simplex&lt;br /&gt;Desktop layer state transitions&lt;br /&gt;Distribution layer straight through cable&lt;br /&gt;Encapsulation switches&lt;br /&gt;Ethernet thicknet&lt;br /&gt;Flow control thinnet&lt;br /&gt;Frame three way handshake&lt;br /&gt;Full duplex transparent bridging&lt;br /&gt;Half duplex transport layer&lt;br /&gt;Hierarchy tunneling&lt;br /&gt;Hop count unshielded twisted pair (UTP)&lt;br /&gt;Hub window&lt;br /&gt;Layered architecture workgroup layer&lt;br /&gt;63&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;EVALUASI&lt;br /&gt;A. PERTANYAAN&lt;br /&gt;Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut tentang model OSI:&lt;br /&gt;1. Layer apakah yang memilih dan menentukan ketersediaan partner&lt;br /&gt;komunikasi, termasuk sumber daya yang diperlukan untuk membuat&lt;br /&gt;koneksi; mengkoordinasikan aplikasi pasangannya; dan membentuk&lt;br /&gt;sebuah konsesnsus tentang prosedur untuk mengendalikan integritas&lt;br /&gt;data dan pemuligan data (error recovery)?&lt;br /&gt;2. Layer apakah yang bertanggung jawab untuk melakukan konversi&lt;br /&gt;paket data dari layer Data Link menjadi sinyal-sinyal elektronik?&lt;br /&gt;3. Pada layer apa dijalankan routing, memungkinkan koneksi dan memilih&lt;br /&gt;lintasan antara dua buah sistem akhir?&lt;br /&gt;4. Layer apakah yang mendefinisikan bagiamana data diformat,&lt;br /&gt;dipresentasikan, diencode, dan dikonversi untuk digunakan di jaringan?&lt;br /&gt;5. Layer apakah yang bertanggung jawab untuk menciptakan, mengelola,&lt;br /&gt;dan mengakhiri session antara aplikasi?&lt;br /&gt;6. Layer apakah yang memastikan transmisi data yang dapat dipercaya&lt;br /&gt;melalui sebuah link physical dan terutama menyangkut pengalaman&lt;br /&gt;physical, line discipline, topologi jaringa, pemberitahuan error,&lt;br /&gt;pengiriman frame yang teratur, dan flow control?&lt;br /&gt;7. Layer apakah yang digunakan untuk komunikasi yang dapat diandalkan&lt;br /&gt;antara titik-titik ujung melalui jaringan dan menyediakan mekanisme&lt;br /&gt;untuk menetapkan, mempertahankan, dan mengakhiri rangkaian&lt;br /&gt;virtual, pemulihan dan deteksi kesalahan transport, dan mengendalikan&lt;br /&gt;aliran informasi?&lt;br /&gt;8. Layer apakah yang menyediakan pengalamatan logikal yang digunakan&lt;br /&gt;router untuk menentukan lintasan?&lt;br /&gt;9. Layer apakah yang menspesifikasikan tegangan, laju kawat, dan kabelkabel&lt;br /&gt;pinout dan juga menggerakkan bit-bit antara peralatan jaringan?&lt;br /&gt;64&lt;br /&gt;10. Layer apakah yang menggabungkan bit-bit menjadi byte dan byte-byte&lt;br /&gt;menjadi frame, menggunakan pengalamatan MAC, dan menyediakan&lt;br /&gt;deteksi error?&lt;br /&gt;11. Layer apakah yang bertanggung jawab untuk menjaga data dari&lt;br /&gt;aplikasi-aplikasi yang berbeda pada jaringan agar tetap terpisah?&lt;br /&gt;12. Layer apakah yang diwakili oleh frame?&lt;br /&gt;13. Layer apakah yang diwakili oleh segmen?&lt;br /&gt;14. Layer apakah yang diwakili oleh paket?&lt;br /&gt;15. Layer apakah yang diwakili oleh bit?&lt;br /&gt;16. Urutkan berdasarkan proses encapsulation:&lt;br /&gt;Paket&lt;br /&gt;Frame&lt;br /&gt;Bit&lt;br /&gt;Segmen&lt;br /&gt;17. Layer apakah yang membuat segmen dan menyusunnya kembali&lt;br /&gt;menjadi sebuah arus data?&lt;br /&gt;18. Layer apakah yang menyediakan transmisi physical dari data dan&lt;br /&gt;menangani pemberitahuan error, topologi jaringan, dan flow control?&lt;br /&gt;19. Layer apakah yang mengelola pengalamatan peralatan, melacak lokasi&lt;br /&gt;peralatan di jaringan, dan menentukan cara terbaik untuk&lt;br /&gt;memindahkan data?&lt;br /&gt;20. Apa yang dimaksud dengan panjang bit dan apa format tampilan dari&lt;br /&gt;sebuah alamat MAC?&lt;br /&gt;65&lt;br /&gt;Latihan untuk ujian sertifikasi CCDA&lt;br /&gt;66&lt;br /&gt;67&lt;br /&gt;68&lt;br /&gt;69&lt;br /&gt;B. Kunci Jawaban&lt;br /&gt;1. Evaluasi&lt;br /&gt;2. Layer Application bertanggung jawab untuk menemukan sumber daya&lt;br /&gt;jaringan yang diperlukan oleh sebuah server dan menambah flow&lt;br /&gt;control dan error control.&lt;br /&gt;3. Layer Physical mengambil frame dari layer data link dan melakukan&lt;br /&gt;encode bit 1 dan 0 ke dalam sinyal digital untuk transmisi pada sebuah&lt;br /&gt;media jaringan.&lt;br /&gt;4. Layer network menyediakan routing melalui sebuah internetwork dan&lt;br /&gt;pengalamatan logical.&lt;br /&gt;5. Layer Presentation memastikan agar data dalam format yang bisa&lt;br /&gt;dibaca oleh application layer.&lt;br /&gt;6. Layer Session membuat, mempertahankan, dan mengakhiri session&lt;br /&gt;antara aplikasi-aplikasi.&lt;br /&gt;7. PDU pada layer data link disebut frame.&lt;br /&gt;8. Layer transport menggunakan rangkaian virtual untuk menciptakan&lt;br /&gt;sebuah koneksi yang dapat diandalkan antara dua host.&lt;br /&gt;9. Layer Network menyediakan pengalamatan logical, yaitu pengalamatan&lt;br /&gt;IP dan routing.&lt;br /&gt;10. Layer Physical bertanggung jawab untuk koneksi kelistrikan dan&lt;br /&gt;mekanik antara peralatan jaringan.&lt;br /&gt;11. layer Data Link bertanggung jawab untuk melakukan framing pada&lt;br /&gt;paket data.&lt;br /&gt;12. Layer Session menciptakan session-session antar aplikasi-aplikasi di&lt;br /&gt;host-host yang berbeda.&lt;br /&gt;13. Layer Data Link membungkus paket yang diterima dari layer Network.&lt;br /&gt;14. Layer Transport melakukan segmentasi pada data pengguna.&lt;br /&gt;15. layer Network menciptakan paket dari segmen yang diserahkan oleh&lt;br /&gt;layer Transport.&lt;br /&gt;70&lt;br /&gt;16. Layer Physical bertanggung jawab untuk melakukan transportasi 1 dan&lt;br /&gt;0 dalam sinyal digital.&lt;br /&gt;17. Segmen, Paket, Frame, Bit.&lt;br /&gt;18. Transport.&lt;br /&gt;19. Data Link.&lt;br /&gt;20. Network.&lt;br /&gt;21. 48 bit (6 bytes) dinyatakan dalam bilangan hexadecimal.&lt;br /&gt;2. Jawaban pertanyaan latihan ujian sertifikasi CCDA&lt;br /&gt;1. C. Protokol Data Unit digunakan untuk mendifinisikan data di tiap layer&lt;br /&gt;model OSI. PDU pada layer disebut packet&lt;br /&gt;2. A, C. Ketika sebuah rangkaian virtual terbentuk, windowing digunakan&lt;br /&gt;untuk flow control dan acknolegdement data.&lt;br /&gt;3. B. Data dienkapsulasi dengan sebuah metode akses media di layer&lt;br /&gt;Data Link dan Protokol Data Unit disebut frame.&lt;br /&gt;4. D. Layer Transport menerima arus data yang besar dari layer di&lt;br /&gt;atasnya dan memecahkannya menjadi potongan-potongan yang lebih&lt;br /&gt;kecil yang disebut segmen.&lt;br /&gt;5. E. Spead Spectrum LAN biasanya dapat mencapai 11 Mbps untuk jarak&lt;br /&gt;sekitar 300 kaki bergantung pada lingkungannya, meskipun&lt;br /&gt;kecepatannya sedang ditingkatkan menjadi 20 Mbps atau lebih tinggi.&lt;br /&gt;6. B. Satu-satunya layer di model OSI yang dapat melakukan perubahan&lt;br /&gt;terhadap data adalah layer Presentation.&lt;br /&gt;7. C. Metode pembukusan data adalah : data, segmen, packet, frame, bit.&lt;br /&gt;8. C. Keuntungan terbesar dari model ber-layer adalah ia dapat&lt;br /&gt;memungkinkan pembuat aplikasi untuk mengubah aspek-aspek dari&lt;br /&gt;sebuah program hanya di satu layer dari spesifikasi di model layer.&lt;br /&gt;9. B, C. Bridge memisahkan collision domain, yang menyediakan banyak&lt;br /&gt;bandwith untuk pengguna.&lt;br /&gt;10. D. Pensinyalan baseband adalah sebuah teknik yang menggunakan&lt;br /&gt;seluruh bandwith dari sebuah kawat ketika melakukan transmisi.&lt;br /&gt;Pengkabelan boardband menggunakan banyak sinyal pada saat&lt;br /&gt;bersamaan di sebuah kawat. Keduanya adalah jenis-jenis pensinyalan&lt;br /&gt;Ethernet.&lt;br /&gt;11. C. 10 BaseT dan 100 baseT mempunyai batas jarak 100 meter.&lt;br /&gt;12. B. Sebuah koneksi layer Transport yang dapat diandalkan&lt;br /&gt;menggunakan acknowledge untuk memastikan semua data&lt;br /&gt;ditransmisikan dan diterima dengan baik.&lt;br /&gt;13. C, D. Bridge meningkatkan jumlah collision domain sebuah jaringan,&lt;br /&gt;yang menyediakan lebih banyak bandwidth per pengguna, yang berarti&lt;br /&gt;sedikit collision pada LAN.&lt;br /&gt;14. B, C, E. Hub tidak dapat menjalankan Ethernet full-duplex. Full duplex&lt;br /&gt;harus digunakan pada sebuah koneksi titik ke titik antara dua alat yang&lt;br /&gt;mampu menjalankan full duplex. Switch dan Host dapat menjalankan&lt;br /&gt;full duplex antara satu dengan lainnya.&lt;br /&gt;71&lt;br /&gt;15. C, D, E. Layer presentation mendifinisikan banyak protocol. RTF,&lt;br /&gt;QuickTime, dan MIDI adalah jawaban yang benar. TFTP adalah sebuah&lt;br /&gt;protocol layer Aplication.&lt;br /&gt;16. B, C,D. Meskipun Bill Gates juga jawaban yang benar, namun&lt;br /&gt;jawabannya adalah : bandwidth kecil, terlalu banyak pengguna,&lt;br /&gt;broadcast storm dan multicasting.&lt;br /&gt;17. B, D. Router secara default memisahkan broardcast domain, yang&lt;br /&gt;berarti broadcast yang dikirim pada sebuah jaringan tidak akan&lt;br /&gt;diteruskan ke jaringan lain melalui router.&lt;br /&gt;18. E. Dari sebuah port COM dari sebuah PC atau host lain, hubungkan&lt;br /&gt;sebuah kabel rolled over ke port konsol dari sebuah router, mulai&lt;br /&gt;HyperTerminal, set BPS ke 9600 dan flow control ke None , dan&lt;br /&gt;tekan enter untuk koneksi.&lt;br /&gt;19. B, C. Tidak terjadi collision pada segmen Ethernet full duplex titik ke&lt;br /&gt;titik, dan Ethernet full-duplex akan lebih cepat dibandingkan dengan&lt;br /&gt;half-duplex.&lt;br /&gt;20. C. Switch yang sebenarnya adalah bridge dengan banyak port,&lt;br /&gt;memisahkan collision domain pada setiap port.&lt;br /&gt;C. KRITERIA KELULUSAN&lt;br /&gt;Aspek&lt;br /&gt;Skor&lt;br /&gt;(1-10)&lt;br /&gt;Bobot Nilai Keterangan&lt;br /&gt;Menspesifikasikan Layer dan&lt;br /&gt;Peralatan OSI (12 soal)&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;Mengidentifikasi Collision Domain&lt;br /&gt;dan Broadcast Domain&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Kognitif (soal no 1 s/d 10) model&lt;br /&gt;internetworking dan OSI&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;Mengidentifikasi layer heirarki 2&lt;br /&gt;Kognitif (soal no1 s/d 8 )&lt;br /&gt;jaringan ethernet&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;Praktik konfigurasi router 5&lt;br /&gt;Soal no. 1 s/d 20 evaluasi 2&lt;br /&gt;Soal no. 1 s/d 20 ujian CCDA 4&lt;br /&gt;Nilai Akhir&lt;br /&gt;Syarat lulus nilai&lt;br /&gt;minimal 70 dan&lt;br /&gt;skor setiap&lt;br /&gt;aspek minimal 7&lt;br /&gt;Kategori kelulusan:&lt;br /&gt;70 79 : Memenuhi kriteria mininal. Dapat bekerja dengan bimbingan.&lt;br /&gt;80 89 : Memenuhi kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.&lt;br /&gt;90 100 : Di atas kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.&lt;br /&gt;72&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;Demikianlah modul Pemelajaran Merancang Bangun dan Menganalisa&lt;br /&gt;WAN bagian Tinjauan Teknologi I nternetworking. Materi yang telah&lt;br /&gt;dibahas dalam modul ini masih sangat sedikit. Hanya sebagai dasar saja bagi&lt;br /&gt;peserta diklat untuk belajar lebih lanjut. Diharapkan peserta diklat&lt;br /&gt;memanfaatkan modul ini sebagai motivasi untuk menguasai teknik instalasi&lt;br /&gt;perangkat jaringan lokal lebih jauh, sehingga dapat menginstalasi sistem&lt;br /&gt;jaringan yang lebih besar lagi.&lt;br /&gt;Setelah menyelesaikan modul ini dan mengerjakan semua tugas serta&lt;br /&gt;evaluasi maka berdasarkan kriteria penilaian, peserta diklat dapat dinyatakan&lt;br /&gt;lulus/ tidak lulus. Apabila dinyatakan lulus maka dapat melanjutkan ke modul&lt;br /&gt;Merancang Bangun dan Menganalisa WAN bagian berikutnya,&lt;br /&gt;sedangkan apabila dinyatakan tidak lulus maka peserta diklat harus&lt;br /&gt;mengulang modul ini dan tidak diperkenankan mengambil modul selanjutnya.&lt;br /&gt;73&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;Kevin Downes, merilee Ford, H. Kim Lew, Steve Spanier, Tim Stevenson&lt;br /&gt;(2000), Internetworking Technologies Handbook, Macmilan Technical&lt;br /&gt;Publishing, 201 West 103rd Street Indianapolis, IN 46290 USA&lt;br /&gt;Wendell Odom, CCIE # 1624, 1998, Cisco CCNA Exam # 640-507 Certification&lt;br /&gt;Guide, Cisco Press 201 West 103rd Street Indianapolis, IN 46290 USA&lt;br /&gt;Diane Teare, Editor, 1999, Designing Cisco Networks, Cisco Press 201 West&lt;br /&gt;103rd Street Indianapolis, IN 46290 USA&lt;br /&gt;This document was created with Win2PDF available at http://www.daneprairie.com.&lt;br /&gt;The unregistered version of Win2PDF is for evaluation or non-commercial use only.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-3051417469629586786?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/3051417469629586786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=3051417469629586786' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/3051417469629586786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/3051417469629586786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/11/merancang-bangun-dan-menganalisa.html' title='Merancang Bangun dan Menganalisa'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-7381500231407363134</id><published>2009-11-13T21:50:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T21:51:59.609-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;:) --&gt; :)&lt;br /&gt;:D --&gt; :D&lt;br /&gt;:$ --&gt; :$&lt;br /&gt;:( --&gt; :(&lt;br /&gt;:p --&gt; :p&lt;br /&gt;;) --&gt; ;)&lt;br /&gt;:k --&gt; :k&lt;br /&gt;:@ --&gt; :@&lt;br /&gt;:# --&gt; :#&lt;br /&gt;:x --&gt; :x&lt;br /&gt;:o --&gt; :o&lt;br /&gt;:L --&gt; :L&lt;br /&gt;:O --&gt; :O&lt;br /&gt;:r --&gt; :r&lt;br /&gt;:y --&gt; :y&lt;br /&gt;:t --&gt; :t&lt;br /&gt;:s --&gt; :s&lt;br /&gt;:~ --&gt; :~&lt;br /&gt;:v --&gt; :v&lt;br /&gt;:f --&gt; :f&lt;br /&gt;:d --&gt; :d&lt;br /&gt;:c --&gt; :c&lt;br /&gt;:z --&gt; :z&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-7381500231407363134?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/7381500231407363134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=7381500231407363134' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/7381500231407363134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/7381500231407363134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/11/z.html' title=''/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-7967400243863106701</id><published>2009-11-12T21:11:00.000-08:00</published><updated>2009-11-12T21:12:34.022-08:00</updated><title type='text'>KONFIGURASI MANUAL</title><content type='html'>TCP/IP ?&lt;br /&gt;Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah protokol yang dikembangkan sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan oleh “Defense Advanced Research Projects Agency” (DARPA).&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TCP/IP ?&lt;br /&gt;Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah protokol yang dikembangkan sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan oleh “Defense Advanced Research Projects Agency” (DARPA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TCP/IP adalah salah satu jenis protokol (aturan) yg memungkinkan kumpulan komputer dapat berkomunikasi dan bertukar data di dalam suatu network (jaringan). Selain Internet, TCP/IP juga dapat diterapkan pada jaringan LAN dan WAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model Jaringan TCP/IP&lt;br /&gt;Susunan Model jaringan TCP/IP sangat mirip dengan referensi model dari OSI pada “lower layer”, yaitu pada layer 1 “physical” dan layer 2 “data-link”. Berikut ilustrasi perbandingan model OSI dan TCP/IP (more…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips Mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc Wireless LAN (peer-to-peer)&lt;br /&gt;Ξ June 2nd, 2008 | → 10 Comments | ∇ Technology, Wireless |&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model jaringan ini memungkinkan perangkat wireless berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa central access point.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak metode digunakan untuk konfigurasi jaringan Ad-Hoc, berikut adalah salah satu contoh sederhana tips dan tahapan dalam mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc wireless LAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer.&lt;br /&gt;Masuk ke “network card properties” dan set SSID dengan nama tertentu (unique). Pastikan bahwa anda mengkonfigure SSID dengan nama yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak sama, jaringan tidak akan terhubung.&lt;br /&gt;Masuk ke “network card properties” dan set “channel” untuk jaringan wireless yang akan digunakan. Pastikan anda mengkonfigurasi channel dengan angka yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak, jaringan tidak akan terhubung.&lt;br /&gt;Set IP LAN static pada kedua komputer. Patikan anda mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama. Jika anda set IP pada satu komputer 192.168.1.1 255.255.255.0, pastikan komputer lainnya di set juga pada range (192.168.1.2-254).&lt;br /&gt;Set “network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.&lt;br /&gt;Dengan konfigurasi diatas, seharusnya jaringan ad-hoc anda sudah bisa berjalan normal. (more…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain dan konfigurasi VoIP dan Data pada Jaringan Frame Relay&lt;br /&gt;Ξ April 26th, 2008 | → 16 Comments | ∇ Cisco, Technology |&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain dan konfigurasi VoIP dapat dibuat dalam berbagai skenario, bergantung pada perangkat apa yang akan kita gunakan. Berikut contoh konfigurasi VoIP dan Data melalui Jaringan Frame Relay point-to-point menggunakan Cisco Router.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk desain jaringan VoIP, di dalam perangkat Cisco router A dan B harus dirancang sebaik mungkin Alamat IP, subnet mask, serta nomor extension pesawat telepon. Seperti tabel di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Site A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router A:&lt;br /&gt;Network IP LAN 172.21.1.0&lt;br /&gt;Subnet Mask 255.255.255.0&lt;br /&gt;Alamat IP WAN 10.1.1.5&lt;br /&gt;Subnet Mask 255.255.255.252&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PC-A&lt;br /&gt;Alamat IP 172.21.1.2&lt;br /&gt;Subnet Mask 255.255.255.0&lt;br /&gt;Default Gateway 172.21.1.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(more…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IP Subnet Calculator&lt;br /&gt;Ξ November 20th, 2007 | → 2 Comments | ∇ Cisco, LAN, MPLS, NAT, Routing, Security, Technology, WAN, Wireless |&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para Netwokers atau pemula, ingin cepat menghitung subnet alamat IP , bisa menggunakan Software Berikut :&lt;br /&gt;IP Subnet Culculator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur Upgrade Software IOS pada Router Cisco&lt;br /&gt;Ξ November 2nd, 2007 | → 4 Comments | ∇ Cisco, Technology |&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa protokol yang digunakan untuk mengâ€�copyâ€� IOS ke dalam Router Cisco. Yang paling banyak digunakan adalah TFTP., sementara lainnya adalah ftp, http, scp, dan rcp. Jika perlu, anda bisa mengâ€�copyâ€� IOS dari satu router ke router lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INSTALL TFTP-SERVER&lt;br /&gt;Aplikasi server Trivial File Transfer Protocol (TFTP.) harus diinstall pada workstation/pc yang mempunyai protokol TCP/IP dan anda harus melakukan beberapa hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Download TFTP-server. Banyak sekali pilihah aplikasi TFTP-server gratis. Anda dapat mencari melalui google.com, atau Cisco TFTP-Server 1.1 yang biasa saya gunakan.&lt;br /&gt;2. Pastikan anda menggunakan aplikasi TFTP-Server bukan client.&lt;br /&gt;3. Tentukan directory tempat anda menyimpan file software IOS Cisco, yang digunakan untuk transfer file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONEKSI CONSOLE KE ROUTER CISCO&lt;br /&gt;Walaupun memungkinkan koneksi ke router melalui Telnet, Cisco merekomendasikan untuk melakukan koneksi secara langsung melalui port Console, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan selama upgrade, anda membutuhkan koneksi secara fisik, karena koneksi Telnet akan putus ketika router diâ€�rebootâ€� saat upgrade.&lt;br /&gt;(more…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Positioning MPLS&lt;br /&gt;Ξ October 9th, 2007 | → 22 Comments | ∇ MPLS, Technology |&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokumen ini berisi komponen teknologi Multi-Protocol Label Switching (MPLS), fungsi-fungsinya dan ilustrasi nilai tambah bagi Service Provider.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MPLS pada mulanya ditargetkan untuk pelanggan Service Provider; tetapi saat ini perusahaan-perusahaan sudah mulai tertarik untuk penerapan teknologi ini. Dokumen ini dapat diterapkan untuk perusahaan besar yang memiliki jaringan seperti Service Provider pada area berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Size/ukuran besarnya jaringan&lt;br /&gt;- Menawarkan “internal services” untuk department yang berbeda dalam perusahaan&lt;br /&gt;MPLS komplimen dengan teknologi IP. MPLS di desain untuk membangkitkan kecerdasan yang berhubungan dengan IP Routing, dan Paradigma Switching yang berhubungan dengan Asynchronous Transfer Mode (ATM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MPLS terdiri dari Control Plane dan Forwarding Plane. Control Plane membuat apa yang disebut “Forwarding Table”, sementara Forwarding Plane meneruskan paket ke interface tertentu (berdasarkan Forwarding Table).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efisien desain dari MPLS adalah menggunakan Labels untuk membungkus/encapsulate paket IP. Sebuah Forwarding Table berisi list/mengurutkan Nilai-nalai Label (Label Values), yang masing-masing berhubungan dengan penentuan “outgoing interface” untuk setiap prefix network/jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-7967400243863106701?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/7967400243863106701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=7967400243863106701' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/7967400243863106701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/7967400243863106701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/11/konfigurasi-manual_12.html' title='KONFIGURASI MANUAL'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-4440169974710909570</id><published>2009-11-12T21:08:00.000-08:00</published><updated>2009-11-12T21:11:13.875-08:00</updated><title type='text'>Tutorial Linux RedHat</title><content type='html'>1. DNS Server pada Redhat 9.0&lt;br /&gt;DNS Server Di Linux&lt;br /&gt;DNS Server di linux biasanya dijalankan oleh program yang bernama named. Program ini merupakan bagian dari paket bind yang dikoordinasikan oleh Paul Vixie dari The Internet Software Consortium. Biasanya program ini terletak di /usr/sbin/named dan dijalankan pada waktu booting dari /etc/rc.d/init.d/named start. Agar named dijalankan pada setiap booting masukkan named ke daftar server yang harus distart dengan menggunakan ntsysv.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. DNS Server pada Redhat 9.0&lt;br /&gt;DNS Server Di Linux&lt;br /&gt;DNS Server di linux biasanya dijalankan oleh program yang bernama named. Program ini merupakan bagian dari paket bind yang dikoordinasikan oleh Paul Vixie dari The Internet Software Consortium. Biasanya program ini terletak di /usr/sbin/named dan dijalankan pada waktu booting dari /etc/rc.d/init.d/named start. Agar named dijalankan pada setiap booting masukkan named ke daftar server yang harus distart dengan menggunakan ntsysv.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. DNS Server pada Redhat 9.0&lt;br /&gt;DNS Server Di Linux&lt;br /&gt;DNS Server di linux biasanya dijalankan oleh program yang bernama named. Program ini merupakan bagian dari paket bind yang dikoordinasikan oleh Paul Vixie dari The Internet Software Consortium. Biasanya program ini terletak di /usr/sbin/named dan dijalankan pada waktu booting dari /etc/rc.d/init.d/named start. Agar named dijalankan pada setiap booting masukkan named ke daftar server yang harus distart dengan menggunakan ntsysv.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;File Konfigurasi&lt;br /&gt;File konfigurasi untuk named adalah /etc/named.conf yang seperti biasa adalah text file. Format file ini seperti format program C atau Pascal yakni tiap perintah diakhiri dengan ‘;’ dan blok perintah di kurung dengan ‘&amp;lcub;’ dan ‘&amp;rcub;’. Ada beberapa blok yang sering digunakan yaitu:&lt;br /&gt;options&lt;br /&gt;untuk mengatur konfigurasi server secara global dan menentukan default&lt;br /&gt;zone&lt;br /&gt;untuk mengatur konfigurasi zona DNS.&lt;br /&gt;Paket Yang Perlu Di Install&lt;br /&gt;caching-nameserver-9.0-2 (konfigurasi bind)&lt;br /&gt;bind-9.2.2-1 (bind server)&lt;br /&gt;bind-utils-9.2.2 (tools pemeliharaan bind)&lt;br /&gt;Konfigurasi DNS Server&lt;br /&gt;-Pertama kita mengedit file /etc/named.conf untuk menambahkan baris berikut:&lt;br /&gt;zone “mocham.co.cc” {&lt;br /&gt;type master;&lt;br /&gt;file “db.moc”;&lt;br /&gt;};&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;zone “8.168.192.in-addr.arpa” {&lt;br /&gt;type master;&lt;br /&gt;file “db.ham”;&lt;br /&gt;};&lt;br /&gt;-Lalu kita membuat file zona db.moc yang berisi informasi tentang anggota domain di /var/named/db.pasundan,&lt;br /&gt;-Masuk ke directory /var/named, dengan cd /var/named.conf&lt;br /&gt;- Agar lebih mudah kita copy saja file delault pada named.local ke db.moc dengan, cp named.local db.moc&lt;br /&gt;-Lalu masuk ke file db.moc dengan, vi db.moc&lt;br /&gt;-Lalu ikuti perubahan yang ada dari contoh di bawah:&lt;br /&gt;; Zone file for mocham.co.cc&lt;br /&gt;@ IN SOA mocham.co.cc. root.server.mocham.co.cc. (&lt;br /&gt;2000091401 ; serial&lt;br /&gt;8H ; refresh&lt;br /&gt;3H ; retry&lt;br /&gt;1W ; expire&lt;br /&gt;1D ; default_ttl&lt;br /&gt;)&lt;br /&gt;IN NS server.mocham.co.cc.&lt;br /&gt;server IN A 192.168.8.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www IN CNAME server&lt;br /&gt;mail IN CNAME server&lt;br /&gt;- Agar lebih mudah juga untuk konfigurasi file db.ham kita copykan file db.moc ke db.ham, namun tetap harus di konfigurasi lagi dengan, cp db.moc db.ham&lt;br /&gt;- Lalu masuk ke file db.ham dengan, vi db.ham&lt;br /&gt;- Lalu ikuti konfigurasi di bawah,&lt;br /&gt;; Zone file for mocham.co.cc&lt;br /&gt;@ IN SOA mocham.co.cc. root.server.mocham.co.cc. (&lt;br /&gt;2000091401 ; serial&lt;br /&gt;8H ; refresh&lt;br /&gt;3H ; retry&lt;br /&gt;1W ; expire&lt;br /&gt;1D ; default_ttl&lt;br /&gt;)&lt;br /&gt;IN NS server.mocham.co.cc.&lt;br /&gt;1 IN PTR server&lt;br /&gt;- Kemudian Editlah file hosts di /etc/hosts dan masukkanlah alamat IP yang di gunakan dan hostnamenya&lt;br /&gt;artinya komputer anda mengecek ke DNS, jika tidak ditemukan maka dilanjuti&lt;br /&gt;#dengan membaca /etc/hosts.&lt;br /&gt;- Editlah /etc/resolv.conf dan masukkan IP anda saja bila memang akan menjadi DNS Server yang asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Lalu restart service DNS-nya dengan, service named restart&lt;br /&gt;- Bila diperlukan anda dapat melakukan proses killing dengan, killall –HUP named&lt;br /&gt;- Lalu cobalah cek apakan DNS anda sudah berjalan dengan baik, dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[root@sw root]# ping www.mocahm.co.cc&lt;br /&gt;PING www.mocahm.co.cc (192.168.10.1) from 192.168.10.1 : 56(84) bytes of data.&lt;br /&gt;Warning: time of day goes back, taking countermeasures.&lt;br /&gt;64 bytes from www.mocahm.co.cc (192.168.8.1): icmp_seq=0 ttl=255 time=280 usec&lt;br /&gt;64 bytes from www.mocahm.co.cc (192.168.8.1): icmp_seq=1 ttl=255 time=162 usec&lt;br /&gt;64 bytes from www.mocahm.co.cc (192.168.8.1): icmp_seq=2 ttl=255 time=114 usec&lt;br /&gt;— www.mocahm.co.cc ping statistics —&lt;br /&gt;3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss&lt;br /&gt;round-trip min/avg/max/mdev = 0.114/0.172/0.280/0.060 ms&lt;br /&gt;- Bila hasilnya seperti diatas berarti anda sudah berhasil membaut dan mengkonfigurasi DNS Server di Linux Red Hat 9.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;2. DHCP pada Linux Red Hat 9.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pertama masuk ke file konigurasi DHCPnya dengan, vi /etc/dhcpd.conf&lt;br /&gt; Lalu isikan seperti berikut:&lt;br /&gt;ddns-update-style ad-hoc;&lt;br /&gt;subnet 192.168.10.0 netmask 255.255.255.0 {&lt;br /&gt;range 192.168.10.70 192.168.10.100;&lt;br /&gt;default-lease-time 3600000;&lt;br /&gt;option subnet-mask 255.255.255.0;&lt;br /&gt;option routers 192.168.10.1;&lt;br /&gt;option domain-name-servers 202.81.60.110;&lt;br /&gt;option domain-name “mocham.co.cc”;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;subnet ialah alamat network IP yang digunakan oleh server DHCP dan netmasknya.&lt;br /&gt;range ialah IP yang disewakanmulai dari host id 70 s/d 100.&lt;br /&gt;default-lease-time ialah batas waktu penyewaan.&lt;br /&gt;option routers ialah IP gateway yang di gunkan.&lt;br /&gt;option domain-name-servers ialah IP DNS dari suatu ISP atau IP DNS komputer server local yang digunakan.&lt;br /&gt;option domain-name “pasundan.org” ialah suatu alamat domain, konfigurasi di atas tidak terlalu penting namun alangkah lebih baiknya di isi untuk mengetahui domain yang menyewakan IP address tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lalu setelah selesai tekan esc, lalu :, dan wq&lt;br /&gt; Lalu restart service DHCPnya dengan, service dhcpd restart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Konfigurasi Web Server pada Linux Red Hat 9.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;File untuk konfigurasi apache terletak di /etc/httpd/conf/httpd.conf , masukklah ke file httpd.conf.&lt;br /&gt;# vi /etc/httpd/conf/httpd.conf&lt;br /&gt;lalu tambahkan file seperti yang di bawah ini.&lt;br /&gt; DirectoryIndex index.php index.html index.htm&lt;br /&gt;DirectoryIndex ialah proses pertamakali membaca pada waktu mengakses web yang kita bangun.&lt;br /&gt; ServerName www.mocham.co.cc&lt;br /&gt;ServerName ialah nama server utama dari webserver&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; NameVirtualHost 192.168.8.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NameVirtualHost ialah IP virtual host yang kita kita gunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pada bagian akhir kita mengisi virtual host-nya seperti contoh di bawah&lt;br /&gt;//alamat ip-nya&lt;br /&gt;ServerName www.mocham.co.cc //nama server virtual yang akan dibuat&lt;br /&gt;DocumentRoot /home/www //letak web dari www.mocham.co.cc&lt;br /&gt;ErrorLog logs/www.mocham.co.cc-error.log //letak file error dari user yang // mengakses web tersebut&lt;br /&gt;CustomLog logs/ www.mocham.co.cc -access_log commond // file berisi tentang //jumlah, waktu, tanggal user yang telah mengakses web ini.&lt;br /&gt;//penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pada bagian akhir buatlah user dengan nama www dan file dengan nama index.php di /home/www, lalu ketik pada file tersebut agar kita bisa mengetahui apakah PHP dan MySQL sudah berjalan dan restartlah webserver dengan perintah service httpd restart.&lt;br /&gt;# echo ‘’ index.php&lt;br /&gt;# service httpd restart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu akseslah domain anda di web browser misal www.wanna.co.id. Maka selesailah konfigurasi web server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Konfigurasi Samba di Linux Red Hat 9.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;File konfigurasi untuk samba adalah /etc/samba/smb.conf yang formatnya seperti contoh format file dibawah yaitu;&lt;br /&gt;Workgroup yaitu isi dengan nama workgroup yang sesuai dengan jaringan Anda misal pasundan.&lt;br /&gt;Server string yaitu nama dari file utama yang akan anda sharing misal little_disc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[music]&lt;br /&gt;path = /home/data/lagu&lt;br /&gt;browsable = yes&lt;br /&gt;guest ok = yes&lt;br /&gt;writable = yes&lt;br /&gt;Keterangan;&lt;br /&gt;[music] ialah nama dari di rektory atau file yang dishare path ialah letak fiele atau direktory yang dishare browseable = yes ialah agar dapat diakses sedangakan no tidak terlihat pada list kecuali jika anda mengakses dengan memasukan nama user yang diizinkan (berkaitan dengan valid users). writable = yes ialah mengizinkan user menulis file guest ok = yes ialah mengizinkan diakses tanpa memasukan user dan password&lt;br /&gt;konfigurasi di atas merupakan konfigurasi dasar dari samba server anda bisa menambahkan command-command yang lain agar lebih meningkatkan kemampuan server samba anda. Lalu tambahkanlah user untuk samba dan perlu diketahui user yang akan didaftarkan pasa samba user harus sudah menjadi user pada linux tersebut, untuk menambah user untuk samba ikutulah langkah-langkah di bawah ini.&lt;br /&gt;Opsinya : smbadduser nama_user : nama_kepanjangan&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;[root@server root]# smbadduser mocham:mylinux&lt;br /&gt;Adding: mocham to /etc/samba/smbpasswd&lt;br /&gt;Added user mocham.&lt;br /&gt;Adding: {mocham = mylinux} to /etc/samba/smbusers&lt;br /&gt;———————————————————-&lt;br /&gt;ENTER password for mocham&lt;br /&gt;New SMB password: //masukkan passwordnya&lt;br /&gt;Retype new SMB password: //masukkan kembali passwordnya&lt;br /&gt;Restartlah samba yang sudah di konfigurasi dengan perintah /etc/rc.d/init.d/samba restart. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi FTP Server pada Linux Red Hat 9.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Konfigurasi FTP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;File untuk konfigurasi FTP ialah vsftpd.conf yang terletak di /etc/vsftpd/vsftpd.conf. Pada file ini kita hanya mengganti anonymous_enable-nya menjadi NO atau YES, maksudnya no ialah apabila kita mengakses FTP yang kita bangun maka kita harus mengisikan user dan pasword-nya sedangkan YES ialah sebliknya yaitu kita bisa langsung mengakses FTP tanpa login terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Masuklah ke file vsftpd.conf&lt;br /&gt;# vi /etc/vsftpd/vsftpd.conf &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka akan terlihat pada file di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Example config file /etc/vsftpd/vsftpd.conf&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# The default compiled in settings are very paranoid. This sample file&lt;br /&gt;# loosens things up a bit, to make the ftp daemon more usable.&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# Allow anonymous FTP?&lt;br /&gt;anonymous_enable=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# Uncomment this to allow local users to log in.&lt;br /&gt;local_enable=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# Uncomment this to enable any form of FTP write command.&lt;br /&gt;write_enable=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# Default umask for local users is 077. You may wish to change this to 022,&lt;br /&gt;# if your users expect that (022 is used by most other ftpd’s)&lt;br /&gt;local_umask=022&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# Uncomment this to allow the anonymous FTP user to upload files. This only&lt;br /&gt;# has an effect if the above global write enable is activated. Also, you will&lt;br /&gt;# obviously need to create a directory writable by the FTP user.&lt;br /&gt;#anon_upload_enable=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# Uncomment this if you want the anonymous FTP user to be able to create&lt;br /&gt;# new directories.&lt;br /&gt;#anon_mkdir_write_enable=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# Activate directory messages – messages given to remote users when they&lt;br /&gt;# go into a certain directory.&lt;br /&gt;dirmessage_enable=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# Activate logging of uploads/downloads.&lt;br /&gt;xferlog_enable=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# Make sure PORT transfer connections originate from port 20 (ftp-data).&lt;br /&gt;connect_from_port_20=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# If you want, you can arrange for uploaded anonymous files to be owned by&lt;br /&gt;# a different user. Note! Using “root” for uploaded files is not&lt;br /&gt;# recommended!&lt;br /&gt;#chown_uploads=YES&lt;br /&gt;#chown_username=whoever&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# You may override where the log file goes if you like. The default is shown&lt;br /&gt;# below.&lt;br /&gt;#xferlog_file=/var/log/vsftpd.log&lt;br /&gt;# If you want, you can have your log file in standard ftpd xferlog format&lt;br /&gt;xferlog_std_format=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# You may change the default value for timing out an idle session.&lt;br /&gt;#idle_session_timeout=600&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# You may change the default value for timing out a data connection.&lt;br /&gt;#data_connection_timeout=120&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# It is recommended that you define on your system a unique user which the&lt;br /&gt;# ftp server can use as a totally isolated and unprivileged user.&lt;br /&gt;#nopriv_user=ftpsecure&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# Enable this and the server will recognise asynchronous ABOR requests. Not&lt;br /&gt;# recommended for security (the code is non-trivial). Not enabling it,&lt;br /&gt;# however, may confuse older FTP clients.&lt;br /&gt;#async_abor_enable=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# By default the server will pretend to allow ASCII mode but in fact ignore&lt;br /&gt;# the request. Turn on the below options to have the server actually do ASCII&lt;br /&gt;# mangling on files when in ASCII mode.&lt;br /&gt;# Beware that turning on ascii_download_enable enables malicious remote parties&lt;br /&gt;# to consume your I/O resources, by issuing the command “SIZE /big/file” in&lt;br /&gt;# ASCII mode.&lt;br /&gt;# These ASCII options are split into upload and download because you may wish&lt;br /&gt;# to enable ASCII uploads (to prevent uploaded scripts etc. from breaking),&lt;br /&gt;# without the DoS risk of SIZE and ASCII downloads. ASCII mangling should be&lt;br /&gt;# on the client anyway..&lt;br /&gt;#ascii_upload_enable=YES&lt;br /&gt;#ascii_download_enable=YES&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# You may fully customise the login banner string:&lt;br /&gt;#ftpd_banner=Welcome to blah FTP service.&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# You may specify a file of disallowed anonymous e-mail addresses. Apparently&lt;br /&gt;# useful for combatting certain DoS attacks.&lt;br /&gt;#deny_email_enable=YES&lt;br /&gt;# (default follows)&lt;br /&gt;#banned_email_file=/etc/vsftpd.banned_emails&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# You may specify an explicit list of local users to chroot() to their home&lt;br /&gt;# directory. If chroot_local_user is YES, then this list becomes a list of&lt;br /&gt;# users to NOT chroot().&lt;br /&gt;#chroot_list_enable=YES&lt;br /&gt;# (default follows)&lt;br /&gt;#chroot_list_file=/etc/vsftpd.chroot_list&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# You may activate the “-R” option to the builtin ls. This is disabled by&lt;br /&gt;# default to avoid remote users being able to cause excessive I/O on large&lt;br /&gt;# sites. However, some broken FTP clients such as “ncftp” and “mirror” assume&lt;br /&gt;# the presence of the “-R” option, so there is a strong case for enabling it.&lt;br /&gt;#ls_recurse_enable=YES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pam_service_name=vsftpd&lt;br /&gt;userlist_enable=YES&lt;br /&gt;#enable for standalone mode&lt;br /&gt;listen=YES&lt;br /&gt;tcp_wrappers=YES &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari contoh file di atas kita ada baris dengan tanda agak lebih hitam yaitu anonymous enable kita mencoba memakai YES agar kita bisa langsung mengaksesnya lalu restart lah dengan perintah service vsftpd restart.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-4440169974710909570?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/4440169974710909570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=4440169974710909570' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/4440169974710909570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/4440169974710909570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/11/tutorial-linux-redhat_12.html' title='Tutorial Linux RedHat'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-3211973208739386642</id><published>2009-11-12T21:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-12T21:06:40.130-08:00</updated><title type='text'>PERINTAH DASAR LINUX</title><content type='html'>Perintah-Perintah Dasar Linux&lt;br /&gt;Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah-Perintah Dasar Linux&lt;br /&gt;Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah-Perintah Dasar Linux&lt;br /&gt;Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali!&lt;br /&gt;Daftar Perintah Menurut Alfabet&lt;br /&gt;&amp; adduser alias bg cat cd chgrp chmod chown cp fg find grep gzip halt hostname kill less login logout ls man mesg mkdir more mount mv passwd pwd rm rmdir shutdown su tail talk tar umount unalias unzip wall who xhost + xset zip&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;Perintah &amp; digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background) Contoh:&lt;br /&gt;wget http://id.wikibooks.org &amp;&lt;br /&gt;Perintah &amp; dipakai dibelakang perintah lain untuk menjalankannya di background. Apa itu jalan di background? Jalan dibackground maksudnya adalah kita membiarkan sistem untuk menjalankan perintah sendiri tanpa partisipasi kita, dan membebaskan shell/command prompt agar bisa dipergunakan menjalankan perintah yang lain.&lt;br /&gt;Lihat juga:&lt;br /&gt;Silahkan lihat juga perintah bg dan fg.&lt;br /&gt;1. adduser&lt;br /&gt;Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.&lt;br /&gt;Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. Contoh:&lt;br /&gt;# adduser udin&lt;br /&gt;# passwd udin&lt;br /&gt;Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root, di sini saya tulis dengan dengan menggunakan tanda #, untuk memudahkan Anda membedakannya dengan perintah yang tidak perlu akses root.&lt;br /&gt;Jika Anda menjalankan perintah adduser, Anda akan diminta memasukkan password untuk user yang Anda buat. Isikan password untuk user baru tersebut dua kali dengan kata yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. alias&lt;br /&gt;Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:&lt;br /&gt;$ alias dir=ls&lt;br /&gt;Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni, cobalah bereksperimen dengan perintah berikut:&lt;br /&gt;$ alias dir=ls -ar –color:always&lt;br /&gt;Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen). Lihat juga perintah unalias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. bg&lt;br /&gt;Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &amp;) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background.&lt;br /&gt;Lihat juga perintah fg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. cat&lt;br /&gt;Menampilkan isi dari sebuah file di layar. Contoh:&lt;br /&gt;$ cat /nama/suatu/file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. cd&lt;br /&gt;Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. chgrp&lt;br /&gt;Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:&lt;br /&gt;# chgrp &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. chmod&lt;br /&gt;Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. r untuk read,&lt;br /&gt;2. w untuk write, dan&lt;br /&gt;3. x untuk execute.&lt;br /&gt;Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.&lt;br /&gt;Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:&lt;br /&gt;$ chmod ug+rx coba1&lt;br /&gt;Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:&lt;br /&gt;$ chmod ug-rx coba1&lt;br /&gt;Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).&lt;br /&gt;Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:&lt;br /&gt;$ chmod 700 coba2&lt;br /&gt;Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:&lt;br /&gt;$ chmod 644 coba3&lt;br /&gt;Perhatian: Jika Anda hosting di server berbasis Linux, perintah ini sangat penting sekali bagi keamanan data Anda. Saya sarankan semua direktori yang tidak perlu Anda tulis di chmod 100 (jika Apache jalan sebagai current user (Anda)) atau di chmod 501 jika Apache jalan sebagai www-data atau nobody (user lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. chown&lt;br /&gt;Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori&lt;br /&gt;$ chown &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. cp&lt;br /&gt;Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:&lt;br /&gt;$ cp &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. fg&lt;br /&gt;Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. find&lt;br /&gt;Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:&lt;br /&gt;$ find . -name *.doc -print&lt;br /&gt;Contoh hasil:&lt;br /&gt;. /public/docs/account.doc&lt;br /&gt;. /public/docs/balance.doc&lt;br /&gt;. /public/docs/statistik/prospek.doc&lt;br /&gt;./public/docs/statistik/presconf.doc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. grep&lt;br /&gt;Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.&lt;br /&gt;Format perintah:&lt;br /&gt;$ grep &lt;br /&gt;Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:&lt;br /&gt;$ grep marginal &lt;br /&gt;diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. gzip&lt;br /&gt;ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:&lt;br /&gt;$ gzip &lt;br /&gt;Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. halt&lt;br /&gt;Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. hostname&lt;br /&gt;Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.&lt;br /&gt;Contoh pemakaian:&lt;br /&gt;[user@localhost mydirectoryname] $ hostname&lt;br /&gt;localhost.localdomain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. kill&lt;br /&gt;Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. Format penulisan:&lt;br /&gt;$ kill &lt;br /&gt;PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah:&lt;br /&gt;ps aux grep &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. less&lt;br /&gt;Fungsinya seperti perintah more.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. login&lt;br /&gt;Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. logout&lt;br /&gt;Untuk keluar dari sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. ls&lt;br /&gt;Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. man&lt;br /&gt;Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.&lt;br /&gt;$ man &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. mesg&lt;br /&gt;Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.&lt;br /&gt;$ mesg y atau mesg n&lt;br /&gt;Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. mkdir&lt;br /&gt;Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS. a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. more&lt;br /&gt;Mempaging halaman, seperti halnya less&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. mount&lt;br /&gt;Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.&lt;br /&gt;$ mount&lt;br /&gt;/dev/hda3 on / type ext2 (rw)&lt;br /&gt;none on /proc type proc (rw)&lt;br /&gt;/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)&lt;br /&gt;/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)&lt;br /&gt;none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. mv&lt;br /&gt;Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. passwd&lt;br /&gt;Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. pwd&lt;br /&gt;Print working directory, atau untuk menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. rm&lt;br /&gt;Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.&lt;br /&gt;Sekali lagi: Hati-hati dengan perintah ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. rmdir&lt;br /&gt;Untuk menghapus direktori kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. shutdown&lt;br /&gt;Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. su&lt;br /&gt;Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. tail&lt;br /&gt;Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:&lt;br /&gt;$ tail &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. talk&lt;br /&gt;Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. tar&lt;br /&gt;Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:&lt;br /&gt;$ tar &lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;$ tar -czvf namaFile.tar.gz /nama/direktori/*&lt;br /&gt;Perintah di atas digunakan untuk memasukkan semua isi direktori, lalu dikompres dengan format tar lalu di zip dengan gzip, sehingga menghasilkan sebuah file bernama namaFile.tar.gz&lt;br /&gt;$ tar -xzvf namaFile.tar.gz&lt;br /&gt;Perintah di atas untuk mengekstrak file namaFile.tar.gz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. umount&lt;br /&gt;Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.&lt;br /&gt;# umount &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. unalias&lt;br /&gt;Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:&lt;br /&gt;$ unalias dir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. unzip&lt;br /&gt;Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ unzip &lt;br /&gt;Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. wall&lt;br /&gt;Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.&lt;br /&gt;# wall Dear, everyone….. segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. who&lt;br /&gt;Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:&lt;br /&gt;$ who&lt;br /&gt;root ttyp0 May 22 11:44&lt;br /&gt;flory ttyp2 May 22 11:59&lt;br /&gt;pooh ttyp3 May 22 12:08&lt;br /&gt;xhost +&lt;br /&gt;Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. xset&lt;br /&gt;Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:&lt;br /&gt;$ xset b &lt;br /&gt;$ xset m &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. zip&lt;br /&gt;Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-3211973208739386642?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/3211973208739386642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=3211973208739386642' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/3211973208739386642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/3211973208739386642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/11/perintah-dasar-linux_12.html' title='PERINTAH DASAR LINUX'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-1481917246173153830</id><published>2009-11-12T20:48:00.000-08:00</published><updated>2009-11-12T20:59:54.098-08:00</updated><title type='text'>IsTiLaH-IsTiLaH DALAM mEnGaDmiNiStrAsi sErVeR dALaM jArinGaN</title><content type='html'>Istilah istilah itu antara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Samba adalah server yang sangat powerful yang dapat membuat sistem&lt;br /&gt;berbasis Unix (seperti Linux) untuk melakukan sharing resource dengan sistem&lt;br /&gt;berbasis Windows.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah istilah itu antara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Samba adalah server yang sangat powerful yang dapat membuat sistem&lt;br /&gt;berbasis Unix (seperti Linux) untuk melakukan sharing resource dengan sistem&lt;br /&gt;berbasis Windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.web server yaitu Sebuah komputer yang memberikan (berfungsi atas) halaman Web. Setiap Web server mempunyai alamat IP dan mungkin sebuah nama domain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.proxy server adalah server proxy adalah server (sistem komputer atau program aplikasi) yang bertindak sebagai perantara untuk melayani permintaan dari klien mencari sumber daya dari server lain. Seorang klien terhubung ke server proxy, meminta beberapa layanan, seperti file, sambungan, halaman web, atau sumber yang lain, yang tersedia dari server yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Komputer Server adalah sebuah PC yg berpungsi untuk mengatur Komputer yang bertugas sebagai pelayan jaringan. Server mengatur lalu lintas data dalam sebuah jaringan dan menyediakan resource yang dapat dipakai oleh komputer lain yang terhubung dalam jaringannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.MaiL server yaitu Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.swAp adaLah Proses memindahkan sebagian program dari memori utama ke media penyimpan eksternal sehingga potongan lain program tersebut dapat dipindah dari media simpan eksternal ke memori utama. Proses ini mengurangi efisiensi kerja komputer, tetapi mengijinkan sistem untuk menjalankan program dengan memory kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Kernel merupakan inti dari sistem operasi Linux. Program-program lainnya&lt;br /&gt;seperti kompiler, editor, window manager dsb adalah paket distribusi yang&lt;br /&gt;disertakan melengkapi sistem Linux. Kernel berisi program yang dimuat saat&lt;br /&gt;boot dan berfungsi sebagai interface antara software dan hardware. Kernel&lt;br /&gt;juga bertugas menangani permintaan membaca atau menulis peralatan disk,&lt;br /&gt;melakukan tugas-tugas network, proses input/output, manajemen memori,&lt;br /&gt;dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Fungsi Quota adalah untuk mengatasi agar masing masing user tidak dapat menyimpan data melebihi kapasitas yang diizinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-1481917246173153830?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/1481917246173153830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=1481917246173153830' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/1481917246173153830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/1481917246173153830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/11/istilah-istilah-dalam-mengadministrasi_12.html' title='IsTiLaH-IsTiLaH DALAM mEnGaDmiNiStrAsi sErVeR dALaM jArinGaN'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-6691752283837172870</id><published>2009-11-09T01:09:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T01:12:37.312-08:00</updated><title type='text'>aPa yaNG d'maksud DENGAN komputer SERVER??</title><content type='html'>Komputer Server adalah sebuah PC yg berpungsi untuk mengatur Komputer yang bertugas sebagai pelayan jaringan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komputer Server adalah sebuah PC yg berpungsi untuk mengatur Komputer yang bertugas sebagai pelayan jaringan. Server mengatur lalu lintas data dalam sebuah jaringan dan menyediakan resource yang dapat dipakai oleh komputer lain yang terhubung dalam jaringannya. Server merupakan piranti khusus dalam jaringan komputer yang menjadi tempat bagi semua nodes di dalam jaringan untuk bisa melakukan resource sharing. Server melayani semua nodes, jika nodes membutuhkan. Server ada beberapa macam, yaitu: printer server, file server, disk server, dan database server. Server bisa bersifat dedicated, artinya server tidak bisa dipergunakan sebagai nodes untuk komunikasi, ada juga yang bersifat non-dedicated, yaitu selain berfungsi sebagai server juga dapat dipergunakan sebagai titik masuk untuk berkomunikasi di dalam jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-6691752283837172870?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/6691752283837172870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=6691752283837172870' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/6691752283837172870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/6691752283837172870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/11/apa-yang-dmaksud-dengan-komputer-server.html' title='aPa yaNG d&apos;maksud DENGAN komputer SERVER??'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-8524198639009636560</id><published>2009-11-09T01:06:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T01:08:51.232-08:00</updated><title type='text'>aPa yaNG d'maksud DENGAN prOxY SERVER??</title><content type='html'>Secara teknis, proxy server adalah sebuah sistem yang berperan sebagai perantara antara client hosts, dengan server yang ingin diaksesnya. Secara tradisional, kita bisa menyamakan proxy sebagai mak comblang, makelar, calo, affiliasi, orang ketiga, perantara, broker, atau beberapa istilah sejenis lainnya. Bagaimana dengan cara kerjanya?&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teknis, proxy server adalah sebuah sistem yang berperan sebagai perantara antara client hosts, dengan server yang ingin diaksesnya. Secara tradisional, kita bisa menyamakan proxy sebagai mak comblang, makelar, calo, affiliasi, orang ketiga, perantara, broker, atau beberapa istilah sejenis lainnya. Bagaimana dengan cara kerjanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya begini, katakanlah kamu ingin membuka Google di internet. Berarti komputermu disebut dengan client host. Dan halaman web Google yang kamu lihat di monitor, adalah file html yang tersimpan di dalam komputer server Google yang ada di internet. Itu artinya komputermu (client) ingin mengakses server Google. Lalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tanpa proxy, maka saat mengetikkan alamat URL dari Google (http://www.google.co.id), maka dengan seketika itu juga, dan dengan tanpa perantara, komputer  akan mengirim request atau permintaan  itu langsung ke komputer servernya Google. Saat menerima request itu, maka dengan tanpa perantara, komputer server Google akan mengirimkan balasan berupa halaman web yang kamu lihat di monitor. Lalu kalo pake proxy?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kalo kita pakai proxy, maka, saat mengetikkan alamat URL dari Google, seketika itu juga komputer akan mengirimkan request, tapi tidak langsung ke komputer servernya Google. Melainkan ke komputer yang berperan sebagai proxy server. Dan saat menerima request itu, server proxy kemudian melanjutkannya ke komputer servernya Google. Dan sebaliknya, dari server Google ke server proxy, baru ke komputermu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi,  cara kerja proxy ini, Simple dan mudah bukan? Lalu, dikau bertanya lagi, buat apa pakai perantara (proxy) kalau bisa transaksi secara langsung? Dan, bukankah biasanya kalau pakai pihak ketiga (proxy) itu biasanya malah merugikan, lebih panjang, lama, dan ribet, betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar. Pakai proxy itu memang ada ruginya, tapi juga ada untungnya. Dan ingat, untung dan rugi itu sudah menjadi hukum Alam, bukan Vetivera. Kata bapak, dimana ada si untung, disitu pasti ada si rudi... eh... rugi. Jadi, si untung tidak akan pernah ada, jika tanpa si rugi. Begitupun sebaliknya. Itu artinya, proxy tidak akan pernah dibuat dan dipake orang, kalo cuma bisa merugikan, betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, apa untungnya pake proxy?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahuinya, bisa kita lihat dari tujuan awal proxy dibuat. Proxy dibuat dengan tujuan untuk mengambil, membawa, dan menyampaikan, lalu mengembalikan setiap request dari client, kemudian menyimpan request tersebut ke dalam suatu tempat yang dinamakan cache.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu cache? Dan, buat apa proxy menyimpan request tersebut kedalam cache?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana, cache bisa kita samakan sebagai tempat penyimpanan sementara, atau Google sering menyebutnya sebagai tembolok (ntah kenapa Google begitu mencintai kata itu). Jadi, setiap request yang datang melalui proxy, akan disimpan ke dalam cache. Tujuannya, untuk mempercepat proses pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempercepat proses pelayanan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini, saat komputer  merequest halaman web Google melalui proxy, halaman itu akan disimpan oleh proxy ke dalam cache. Tujuannya, bila suatu saat nanti anda merequest halaman yang sama, proxy tidak perlu lagi harus mengambilnya secara langsung ke komputer servernya Google. Proxy cukup mengambilnya di dalam cache. Dengan begitu, proses pelayanan request, jadi lebih cepat terlayani, betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara kerja seperti ini, proxy sangat ideal digunakan oleh suatu sistem, dimana ada lebih dari satu user yang mengakses satu jalur yang sama untuk ke internet. Karena itulah, jaringan yang ada di kantor-kantor, sekolah, universitas, warnet, biasanya menggunakan proxy. Untuk jaringan-jaringan seperti itu, proxy memberikan lebih banyak keuntungan, dibanding kerugian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba ente bayangin begini, saat seorang user merequest halaman web Google, proxy mengambilnya, menyampaikannya, kemudian menyimpannya ke dalam cache. Lalu, saat user lain juga ingin merequest halaman web Google, proxy tidak perlu lagi ke internet, dia cukup mengambilnya dari dalam cache. Dengan bagitu, traffik, lalu lintas jaringan, dan waktu menunggu, akan lebih hemat, cepat, dan singkat, betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oo... jadi itu manfaatnya menggunakan proxy. Lalu, bagaimana dengan tipenya? Apa semua proxy itu sama? Atau proxy juga ada jenis dan kelompoknya? Dan kalo emang ada, tolong dong om... kasih tau apa dan bagaimana cara membedakannya. Ini minta tolong lho om... bukannya merintah dan maksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proxy jika dilihat berdasarkan cara kerjanya, Proxy memang terbagi dalam dua tipe. Tipe yang pertama disebut dengan Forward proxy server. Cara kerja Forward proxy ini adalah seperti contoh diatas. Dan user seharusnya tahu dan sadar kalo sebenarnya dia menggunakan proxy tipe ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mana user tersebut tahu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari konfigurasi browsernya. Karena si user tersebut harus mengkonfigurasikan browsernya secara khusus agar bisa ke internet. Kenapa harus dikonfigurasi secara khusus? Sebab, seperti yang sudah di ceritakan diatas, forward proxy server berada diantara user tersebut, dengan resource atau sumber yang ingin diaksesnya (internet).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, agar browser si user tadi tahu cara mengakses sumber tersebut (internet), si user tadi harus memberi tahu browsernya agar terlebih dulu mengakses forward proxy, sebelum bisa ke internet. Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan gambar dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, proxy tipe lainnya? Tipe lainnya disebut Reverse Proxy. Berbeda dengan forward proxy yang berada diantara user dengan resource (internet), sebuah reverse proxy tempatnya bukan di tengah, melainkan di depan resource (internet). Membingungkan bukan? Mungkin dengan melihat gambar dibawah ini, kita jadi lebih jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, gimana? Udah lebih jelas bedanya? Masih belum? Penasaran? Ingin lebih jelas? Ketik REG spasi PROXY, hehe... mirip iklan. Tapi ini memang iklan. Tujuannya, biar sampeyan datang lagi kesini. Sebab, kite bakal ngelanjutin kisah ini nanti, bukan sekarang. Karena, kalo mao ditulisin semua disini, bisa kepanjangan dan kurang bahan, dan aye bisa jadi sasaran cacian dan makian. Jadi, sing sabar yo....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-8524198639009636560?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/8524198639009636560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=8524198639009636560' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/8524198639009636560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/8524198639009636560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/11/apa-yang-dmaksud-dengan-proxy-server_09.html' title='aPa yaNG d&apos;maksud DENGAN prOxY SERVER??'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-5486655591421886717</id><published>2009-11-09T01:04:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T01:06:03.162-08:00</updated><title type='text'>APA ITU SAMBA??</title><content type='html'>Dalam membangun jaringan kombinasi sistem operasi windows dengan linux, Samba merupakan layanan yang paling populer.&lt;br /&gt;Pada umumnya Samba digunakan untuk membangun suatu jaringan di mana komputer-komputer yang menjadi anggota jaringan tersebut&lt;br /&gt;digunakan untuk berbagi pakai(sharing) berbagai sumber daya yang dimilikinya...&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam membangun jaringan kombinasi sistem operasi windows dengan linux, Samba merupakan layanan yang paling populer.&lt;br /&gt;Pada umumnya Samba digunakan untuk membangun suatu jaringan di mana komputer-komputer yang menjadi anggota jaringan tersebut&lt;br /&gt;digunakan untuk berbagi pakai(sharing) berbagai sumber daya yang dimilikinya, misal media penyimpanan data dan printer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel mengenai jaringan kombinasi Linux dan Windows secara Peer To Peer penulis berikan, karena jaringan Peer To Peer relatif sederhana dan mudah dipraktekkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya Samba diciptakan untuk menjembatani protokol yang berbeda anta Linux dengan Windows ketika membangun sebuah jaringan.&lt;br /&gt;Kebanyakan sistem operasi berbasis UNIX, termasuk Linux, menggunakan protokol TCP/IP dalam membangun jaringan. Windows sendiri juga mendukung penggunaan protokol TCP/IP.&lt;br /&gt;Namun dalam membangun jaringan sesama Windows untuk keperluan sharing data atau printer, Windows menggunakan protokol lain yang disebut Server Message Block atau disingkat SMB.&lt;br /&gt;Nah..pasti anda bisa mengira-ngira, mungkin dari kata inilah Samba berasal.&lt;br /&gt;Protokol SMB menggunakan antarmuka jaringan yang disebut dengan Network Basic Input Output System(NetBIOS).&lt;br /&gt;NetBIOS memungkinkan pengguna Windows untuk mengakses media penyimpanan atau printer pada komputer lain seolah-olah perangkat tersebut ada pada komputernya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pola pikir sharing perangkat menggunakan protokol SMB tersebut, Andrew Tridgel menciptakan Samba.&lt;br /&gt;Samba memungkinkan pengguna sistem operasi UNIX/Linux melakukan sharing media penyimpanan data dan printer dengan Windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-5486655591421886717?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/5486655591421886717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=5486655591421886717' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/5486655591421886717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/5486655591421886717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/11/apa-itu-samba_09.html' title='APA ITU SAMBA??'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-128462253076978491</id><published>2009-09-13T21:22:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T21:25:23.206-07:00</updated><title type='text'>MENGINSTALASI SUMBER DAYA BERBAGI PAKAI PADA JARINGAN</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sumber daya Internet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut diagram sederhana yang menjelaskan bagaimana sambungan internet dihadirkan ke dalam kantor atau rumah anda, menggunakan jaringan yang mendukung kabel UTP dan wireless (hybrid) dengan sharing gateway menggunakan sebuah PC server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah jaringan komputer adalah prosedur beserta berbagai metode teknis untuk saling menghubungkan berbagai alat dan sumber daya komputer yang ada (interkoneksi), sehingga dapat saling bertukar data atau bertukar informasi, dengan menggunakan sumber daya dalam jaringan yang ada secara bersama-sama. Misalnya seseorang dapat menggunakan layanan internet dengan satu line telepon (Dial Up atau ISDN) berikut satu internet account dari provider. Untuk kemudian diatur sedemikian rupa, sehingga semua orang dalam kantor dapat menikmati fasilitas internet yang dibagi-bagi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah awalnya Internet dikenal sebagai suatu wadah bagi para peneliti untuk saling bertukar informasi yang kemudian dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan komersil sebagai sarana bisnis mereka. Saat ini pengguna Internet tersebar di seluruh dunia dengan jumlah mencapai lebih dari 250 juta orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet bekerja dengan cara yang rumit dan tersusun atas berbagai macam protocol, akan tetapi protocol utama yang bekerja adalah TCP/IP dengan OSI layer-nya yang terkenal. Disini kita tidak perlu terlalu berteori terlalu panjang mengenai basic protocol ini, tetapi dengan beberapa gambar display dan sedikit penjelasan anda akan siap menjadi seorang pakar dalam bisinis jaringan ini... semoga...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.cisco.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panduan praktis ini memberikan gambaran kepada teknisi jaringan, manajer network, dan end user, yang membutukan pengertian teknis dan non-teknis mengenai perencanaan sampai implementasi grand design networking dan internet connection. Sehingga dapat memahami kebutuhan suatu jaringan dan berbagai prasyarat untuk membuat suatu jaringan sesuai dengan kebutuhannya. Setelah melewati tahap perencanaan dan mengatahui kebutuhan jaringannya, Panduan praktis ini juga berisi prosedur untuk menghubung-hubungkan berbagai media network backbone yang telah dipilih tersebut, Sehingga jaringan menjadi bekerja (Up and Running) siap untuk menangani kebutuhan komputasi terdistribusi yang sangat tinggi pada saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik mengenai networking ini sangat luas sekali, pada kenyataannya terdapat banyak sekali protokol berbeda untuk dapat membuat suatu jaringan komputer dapat bekerja. Protokol bersifat umum dan didefinisikan sebagai : teknologi, algoritma, konsep dengan puluhan bahkan ratusan peripheral pendukung protokol tersebut yang harus dipelajari agar jaringan tersebut dapat bekerja. Untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kita mulai saja. Dari gambar-gambar diatas, telah jelas bahwa sebuah koneksi jaringan harus mematuhi layer-layer dari bawah sampai keatas, layer yang ada di atas membutuhkan layer yang ada di bawahnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Layer 1 "physical" : adalah koneksi menggunakan medium entah kabel, wireless, fiber optic, coaxial. Yang dipentingkan adalah terminasi dan koneksi tersebut harus baik dan mempertimbangkan db loss of signal dari sambungan yang terbentuk harus diusahakan serendah mungkin.&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Layer 2 "data link" : dikenal juga sebagai logical link control (LLC). Layer 1 adalah pasif defice only, artinya tidak ada pengidentitasan (pengenalan) komputer dalam jaringan yang sangat penting kaidahnya; Layer 2 menggunakan jargon addressing (atau penamaan). Layer 1 hanya dapat mengenali jumlah bits yang running melewati medium; Layer 2 menggunakan framing mengorganisasi bits-bits ini. Layer 2 berfungsi menyesuaikan fungsi ini dengan menggunakan system yang kita kenal sebagai Media Access Control (MAC). Active device pada section ini adalah : Switch-Hub, Kartu jaringan atau biasa dikenal sebagai Network Interface Card (NIC). JSedikit tambahan untuk data link layer ini, Setiap active device yang yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layer 3 "Network" : adalah kunci dari prinsip tcp/ip ini, buat yang gemar mengeset router dan active device lainnya sebenarnya anda bermain-main dengan pada layer ini. Disini dikenal jargon-jargon baru seperti : Encapsulation, ATM (Asynchronous Transfer Method), Protocol-protocol pada Wide Area Network (WAN) seperti HDLC, Point to Point Protocol (PPP),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemua alat-alat ini pula di interkoneksikan dengan cara yang sangat kompleks. Sehingga akan menjadi mustahil untuk menjelaskan bagaimana satu protokol TCP/IP ini bekerja dengan protokol lain, tanpa terlebih dahulu menjelaskan dasar teori kedua protokol tersebut. Panduan praktis ini mencoba untuk menyederhanakan berbagai kompleksitas diatas, Kemudian dari kekurangan-kekurangan penjelasan yang ditemui dalam isi panduan ini, maka diharapkan kepada pembaca untuk dapat melengkapi sendiri, dengan acuan pada sumber lain untuk mendapatkan pengertian keseluruhan tentang Network atau jaringan komputer ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-128462253076978491?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/128462253076978491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=128462253076978491' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/128462253076978491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/128462253076978491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/09/sumber-daya-internet-berikut-diagram.html' title='MENGINSTALASI SUMBER DAYA BERBAGI PAKAI PADA JARINGAN'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-1155865724549743187</id><published>2009-09-13T21:12:00.001-07:00</published><updated>2009-09-13T21:16:38.368-07:00</updated><title type='text'>CARA MEMBUAT  WEB GRATISAN</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;                MEMBUAT WEB GRATISAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah layanan dari sebuah website Hyperwebenable.com yang memberikan layanan domain gratis dan hosting gratis. Hebatnya, domain yang diberikan adalah TLD alias top level domain seperti .com, .net yang notabene untuk menggunakannya harus bayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan ini sangat mudah, anda cukup klik banner di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visit this site.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ikuti langkah langkah pendaftarannya. Dalam form isiannya anda akan ditanya mau menggunakan domain apa. Apa saja bisa anda pinta. Sebaiknya cek dulu domain anda sudah ada yang punya atau tidak di who.is. Jika belum ada yang memiliki, silahkan anda pinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika permintaan anda diterima, akan ada email yang diberikan kepada anda. Dan anda sudah memiliki sebuah website gratis tanpa bayar sepeserpun..!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simple kan? memang.. namun ada kekurangannya… website yang anda dapatkan itu administratornya bukan anda, melainkan administrator Hyperwebenable.com. Namun jangan sedih, hitung-hitung gratis dan dapet domain seseuai keinginan… :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara ini mungkin lebih ribet, namun kelebihannya, anda memliki kuasa sepenuhnya atas website yang anda miliki. Anda bisa melakukan perubahan apa saja di pada website anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan ikuti langkah langkah di bwah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;01. Klik banner di bawah ini untuk mendapatkan domain gratis dari co.cc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CO.CC:Free Domain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;02. Setelah terbuka, pilihlah nama domain yang ingin anda gunakan. Pada contoh kali ini saya menggunakan namawebsite.co.cc sebagai domain yang ingin saya pakai. Kemudian klik tombol check availability seperti gambar di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;03. Jika tampilan mengatakan bahwa domain tersebut available, berarti anda dapat menggunakan domain tersebut, jika tidak silahkan kembali dan pilih domain lainnya. Saya anggap anda sudah mendapatkan domain yang ingin anda gunakan. Perlu diingat, baru baru ini co.cc memberikan batas waktu 1 tahun gratis untuk penggunanya, padahal dulu sepertinya layanan gratis mereka untuk selamanya. jika sudah klik tombol continue to registration&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;04. Akan muncul form login. Mari kita buat member co.cc baru untuk mendapatkan fasilitas ini dengan klik create an account now seperti gambar dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;05. Silahkan anda mengisi form yang ada. Anda bisa mengosongkan beberapa isian namun untuk isian yang bertanda anda diharuskan mengisinya seperti gambar di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;06. Jika pengisian benar dan sukses, maka tampilan akan seperti gambar di bawah ini. Silahkan klik tombol Set up untuk proses selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;07. Tampilan selanjutnya anda akan diberikan pilihan untuk setup domain anda. Co.cc sekarang memberikan 2 layanan domain gratis yaitu co. cc dan cc.cc. Saya tidak mempunyai pengalaman dalam domain cc.cc sehingga untuk saat ini saya berikan tutorial co.cc saja. Maka klik tombol set up pada bagian domain co.cc atau tombo set up bagian atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;08. Tinggalkan sebentar halaman tersebut, buka tab baru pada browser anda (saya asumsikan anda menggunakan browser berfasilitas tab seperti firefox) dan klik banner di bawah ini untuk mendapatkan hosting gratis sebesar 1.5 GB dan bandwith sebesar 100 GB sebulan dari 000webhost.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Free Website Hosting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;09. Setelah terbuka halaman index 000webhost.com silahkan anda klik tombol signup untuk pendaftaran baru seperti gambar di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Akan ada form pengisian lagi. Seperti anda ketahui saya menggunakan namawebsite.co.cc untuk contoh kali ini, maka saya masukkan namawebsite.co.cc pada isian I want to host my own domain dan kosongkan pada bagian or, I will choose your free subdomain seperti gambar di bawah ini. Isian lainnya silahkan anda isi sesuai dengan data anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Kemudian anda akan melihat tampilan seperti di bawah ini. Itu berarti permintaan anda sedang di proses. Silahkan menunggu hingga tampilan berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Nah… setelah tampilan seperti di bawah ini, berarti hosting anda telah siap. Namun jangan di tutup dulu halaman tersebut, karena anda membutuhkan data nsnya yaitu ns01.000webhost.com dan ns02.000webhost.com untuk setup domain anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Kita kembali ke tab sebelumnya waktu seting domain. Klik Manage Domain maka akan keluar box isian. Nah, masukkan ns yang tadi ke kedua box tersebut seperti gambar di bawah ini kemudian klik tombol set up&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Kemudian klik tombol OK untuk mengakhiri proses setup domain anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Sekarang kita tinggal menunggu proses sinkronisasi domain dengan hosting anda. Perkiraa waktu yang dibutuhkan adalah 48 jam atau 2 hari. Namun terkadang cukup 24 jam saja waktu yang dibutuhkan. Saran saya, jangan akses dulu domain anda sampai 1 hari untuk menjaga proses sinkronisasi tidak terganggu. Jika ketika anda mengakses website anda kemudian muncul seperti gambar di bawah ini, berarti website anda belum siap dan silahkan menunggu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Namun jika telah seperti gambar di bawah ini ketika anda mengaksesnya berarti website anda telah siap. Silahkan login ke dalam account 000webhost.com anda untuk melakukan perubahan dan lain sebagainya di panel kontrol website anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Anda bisa menginstall cms seperti WordPress, Joomla dan lain sebagainya dari panel kontrol website anda…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah kan? untuk membuat sebuah website memang tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun di jaman seperti sekarang ini karena adanya layanan gratis seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gratis, namun tidak murahan.. :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-1155865724549743187?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/1155865724549743187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=1155865724549743187' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/1155865724549743187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/1155865724549743187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/09/cara-i-ada-sebuah-layanan-dari-sebuah.html' title='CARA MEMBUAT  WEB GRATISAN'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-3284452463329061745</id><published>2009-06-01T22:47:00.000-07:00</published><updated>2009-06-01T23:07:15.792-07:00</updated><title type='text'>Peluncuran Laptop OLPC dengan Teknologi Baru</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;One Laptop Per Child (OLPC) merupakan lembaga nonprofit yang didirikan untuk menghadirkan laptop murah bagi negara-negara berkembang. Baru-baru ini OLPC mengumumkan telah mengupgrade hardwarenya yang semula menggunakan chip AMD dan beralih menggunakan teknologi Via. Dengan menggunakan prosesor Via C7-M maka produk OLPC dapat bekerja lebih baik.OLPC mengatakan, hanya chipnya saja yang berubah sedangkan untuk penampilannya sama saja seperti produk OLPC sebelumnya. Dengan menggunakan prosesor Via maka laptop dapat bekerja dengan kecepatan 400MHz -1Ghz dengan sumber tenaga yang sama. Selain itu chipset via ini juga menyediakan decoder video definisi tinggi dalam satu paket dan juga menyediakan mesin grafis 3D.Laptop OLPC yang baru juga menambahkan memori dan penyimpanan. Dengan penyimpanan 4GB-8GB dan RAM 1GB yang sebelumnya 1GB untuk penyimpanan dan 256 RAM.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Laptop murah ini sediannya akan di jual mulai bulan Agustus, tetapi untuk jadwal pengirimannya belum diungkapkan oleh OLPC. Dengan hardware yang ramah lingkungan laptop ini cocok untuk anak-anak di negara berkembang. Untuk harga laptop ini dijual dikisaran 1 juta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-3284452463329061745?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/3284452463329061745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=3284452463329061745' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/3284452463329061745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/3284452463329061745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/06/peluncuran-laptop-olpc-dengan-teknologi.html' title='Peluncuran Laptop OLPC dengan Teknologi Baru'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-5843386669071449808</id><published>2009-02-25T22:18:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T22:20:28.726-08:00</updated><title type='text'>Membangun Web Server Di FreeBSD</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja kata web server tidak asing lagi di sebagian besar telinga kita, yaitu sebuah tempat untuk mempublikasikan informasi apa pun kepada publik melalui internet atau intranet tentang apa saja, baik oleh individu, kelompok, lembaga pemerintahan, perusahaan, dan lain-lain. Web server umumnya tidak berdiri sendiri, namun ada aplikasi yang mendukungnya, semacam PHP, OpenSSL, dan lain sebagainya. Salah satu aplikasi yang sudah sangat populer adalah Apache HTTP Server. Aplikasi ini mulai dirilis ke publik sejak tahun 1995. Web server yang menggunakan aplikasi Apache di seluruh dunia saat ini berdasarkan survei Netcraft Web Server Survey pada November 2006 saja sudah lebih dari 60% dari total 101,435,253 situs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek Apache HTTP Server ini merupakan proyek open-source yang dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Lembaga ini bertujuan mengembangkan Apache sebagai aplikasi web server modern yang bisa dipergunakan di multi platform OS, khususnya Unix dan Windows.Saya tidak akan membahas sejarah perkembangan Apache ini secara rinci. Untuk mengetahui lebih lengkap perkembangannya silakan kunjungi About the Apache HTTP Server Project.Dalam artikel ini, saya tidak hanya membahas Apache secara khusus saja, namun juga beberapa aplikasi yang umum dipergunakan bersama aplikasi ini, seperti OpenSSL, MySQL, dan PHP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Download&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Aplikasi yang dipergunakan dalam artikel ini adalah Apache versi 2.2.3, MySQL versi 5.0.22, OpenSSL versi 0.9.8d, dan PHP versi 5.2.0.Dari semua aplikasi di atas, hanya Apache dan PHP yang akan diinstall secara manual, sedang MySQL dan OpenSSL diinstall via ports. Jadi yang akan didownload secara manual hanya Apache dan PHP.Apache versi terakhir dapat didownload di http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.2.3.tar.bz2. Versi terakhir Apache saat artikel ini ditulis adalah versi 2.2.3. Dan versi PHP terakhir saat ini adalah versi 5.2.0. PHP dapat didownload di http://id2.php.net/get/php-5.2.0.tar.bz2/from/a/mirror. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Instalasi 2.1. Install MySQL &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menginstall Apache dan PHP, yang harus diinstall terlebih dahulu adalah MySQL dan OpenSSL. Untuk menginstalasi kedua aplikasi ini di FreeBSD cukup mudah melalui ports.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ cd /usr/ports/database/mysql51-server&lt;br /&gt;$ sudo make install&lt;br /&gt;$ sudo portupgrade -rR mysql51-server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Command terakhir adalah untuk mengupgrade versi MySQL ke versi terbaru.Untuk mengaktifkan MySQL saat booting, buka file /etc/rc.conf dan tambahkan baris:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mysql_enable = “YES”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Copykan file konfigurasi MySQL:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo cp /usr/local/share/mysql/my-medium.cnf /var/db/mysql/my.cnf&lt;br /&gt;$ sudo chgrp mysql /var/db/mysql/my.cnf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian jalankan command berikut untuk mengaktifkan daemon MySQL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/etc/rc.d/mysql-server start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila berhasil, seharusnya Anda akan melihat baris berikut saat menjalankan command &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ps ax | grep mysql:678 p0- I 0:00.01 /bin/sh /usr/local/bin/mysqld_safe –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –user=mysql –datadir=/var/db/mysql&lt;br /&gt;701 p0- S 383:04.45 /usr/local/libexec/mysqld –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –basedir=/usr/local –datadir=/var/db/mysql&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya buat password untuk MySQL root user:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo mysqladmin -u root password ‘password-root-mysql’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba masuk ke MySQL console dengan password root tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ mysql -u root -p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter password:&lt;br /&gt;Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.&lt;br /&gt;Your MySQL connection id is 603704 to server version: 5.0.22Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.mysql&gt; \q&lt;br /&gt;Bye2.2. Install OpenSSL &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya adalah menginstalasi OpenSSL, cara menginstalasi OpenSSL dalam hal ini menggunakan ports juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ cd /usr/ports/security/openssl&lt;br /&gt;$ sudo make install clean&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat direktori untuk menempatkan certificate SSL:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo mkdir -p /usr/local/openssl/{certs,private}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian generate private key 1024-bit:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ cd /usr/local/openssl&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/bin/openssl genrsa -out private/namadomain.com.key 1024&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubah permission untuk direktori private menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:wheel private&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R 600 private&lt;br /&gt;$ sudo chmod u+X private&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generate Certificate Signing Request (CSR) File:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ /usr/local/bin/openssl req -new -key private/namadomain.com.key -out certs/namadomain.com.csr&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Country Name (2 letter code) [GB]: ID&lt;br /&gt;State or Province Name (full name) [Some-State]: Propinsi&lt;br /&gt;Locality Name (eg, city) []: Kota&lt;br /&gt;Organization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]: PT. Nama Usaha&lt;br /&gt;Organizational Unit Name (eg, section) []: Bidang Usaha Perusahaan&lt;br /&gt;Common Name (eg, your name or your server’s hostname) []: namadomain.com&lt;br /&gt;Email Address []: postmaster@namadomain.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Please enter the following ‘extra’ attributes&lt;br /&gt;to be sent with your certificate request&lt;br /&gt;A challenge password []: masukkanpassword&lt;br /&gt;An optional company name []:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian buat Certificate Signed (CRT) file:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/bin/openssl x509 -req -days 365 -in certs/namadomain.com.csr -out certs/namadomain.com.crt -signkey private/namadomain.com.key&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Certificate yang dibuat itu nantinya akan digunakan bila webserver support SSL. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.3. Install Apache Saya asumsikan, source Apache hasil download Anda disimpan di /home/users.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ cd /home/users&lt;br /&gt;$ tar -jxvf httpd-2.2.3.tar.bz2&lt;br /&gt;$ cd httpd-2.2.3&lt;br /&gt;$ ./configure \&lt;br /&gt;–prefix=/usr/local/apache2 \&lt;br /&gt;–enable-rewrite \&lt;br /&gt;–enable-dav \&lt;br /&gt;–enable-ssl \&lt;br /&gt;–with-ssl=/usr/local \&lt;br /&gt;–enable-vhost-alias \&lt;br /&gt;–with-included-apr&lt;br /&gt;$ make&lt;br /&gt;$ sudo make installK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:–prefix=[DIR]: Menginstall aplikasi ke target direktori yang ditentukan.&lt;br /&gt;–enable-rewrite: Mengaktifkan rule based URL manipulation melalui module mod_rewrite.&lt;br /&gt;–enable-dav: Mengaktifkan protocol WebDAV melalui module mod_dav. Dengan protocol WebDAV ini memungkinkan membuat, memindah, menyalin, dan menghapus resource pada sebuah web server.&lt;br /&gt;–enable-ssl: Mengaktifkan module SSL/TLS.&lt;br /&gt;–with-ssl=[DIR]: Di mana library SSL/TLS diinstall.&lt;br /&gt;–enable-vhost-alias: Support dengan banyak virtual host.&lt;br /&gt;–with-included-apr: Install apr. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APR atau Apache Portable Runtime pada Apache 2.2.x versi merupakan source yang sudah menyatu dengan Apache Source. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4. Install PHP &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Anda menginstalasi PHP, saya sarankan untuk menginstall aplikasi-aplikasi via ports yang diperlukan (recommended) PHP saat instalasinya. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah:- mcrypt (/usr/ports/security/mcrypt) dan libmcrypt (/usr/ports/security/libmcrypt)&lt;br /&gt;- db4 (/usr/ports/databases/db4) dan gdbm (/usr/ports/databases/gdbm)&lt;br /&gt;- gd (/usr/ports/graphics/gd)&lt;br /&gt;- libxml2 (/usr/ports/textproc/libxml2)Saya asumsikan pula, source PHP yang Anda download disimpan di /home/users.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ cd /home/users&lt;br /&gt;$ tar -jxvf php-5.2.0.tar.bz2&lt;br /&gt;$ cd php-5.2.0&lt;br /&gt;$ ./configure \&lt;br /&gt;–with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs \&lt;br /&gt;–with-mysql=/usr/local \&lt;br /&gt;–with-openssl=/usr/local \&lt;br /&gt;–with-config-file-path=/usr/local/apache2/conf \&lt;br /&gt;–with-png-dir=/usr/local/lib \&lt;br /&gt;–with-gettext=/usr/local/lib \&lt;br /&gt;–with-gd \&lt;br /&gt;–with-zlib \&lt;br /&gt;–with-xml \&lt;br /&gt;–with-mcrypt=/usr/local/lib \&lt;br /&gt;–enable-mbstring=all \&lt;br /&gt;–disable-short-tags&lt;br /&gt;$ make&lt;br /&gt;$ make install&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;–with-apxs2[=FILE]: Menyertakan shared Apache 2.0 Handler module.&lt;br /&gt;–with-mysql[=DIR]: Menyertakan dukungan MySQL. DIR adalah di mana binary MySQL diinstall.&lt;br /&gt;–with-openssl[=DIR]: Menyertakan dukungan OpenSSL.&lt;br /&gt;–with-config-file-path=PATH: Di mana file php.ini akan diletakkan.&lt;br /&gt;–with-png-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan format file PNG.&lt;br /&gt;–with-gettext[=DIR]: Menyertakan dukungan GNU gettext.&lt;br /&gt;–with-gd[=DIR]: Menyertakan dukungan GD.&lt;br /&gt;–with-zlib[=DIR]: Menyertakan dukungan zlib.&lt;br /&gt;–with-libxml-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan XML.&lt;br /&gt;–with-mcrypt[=DIR]: Menyertakan dukungan mcrypt atau Multi-cipher cryptographic library.&lt;br /&gt;–enable-mbstring: Mengaktifkan dukungan multibyte string.&lt;br /&gt;–disable-short-tags: Nonaktifkan penggunaan tag pendek &lt;? pada script PHP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edit file /usr/local/apache2/conf/php.ini dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pada dasarnya default file konfigurasi ini sudah cukup baik.Karena PHP diinstall sebagai module pada Apache, kita perlu mengubah kepemilikan direktori PHP yang hanya akan mengijinkan akses kepada user root dan www saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:www /usr/local/lib/php&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R g-w,o-rwx /usr/local/lib/php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edit file /usr/local/apache2/conf/httpd.conf dan ubah baris-baris berikut menjadi:&lt;ifmodule&gt;&lt;br /&gt;User www&lt;br /&gt;Group www&lt;br /&gt;&lt;/ifmodule&gt;ServerAdmin hostmaster@namadomain.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ServerName www.namadomain.com:80&lt;br /&gt;&lt;ifmodule&gt;&lt;br /&gt;DirectoryIndex index.html index.php&lt;br /&gt;&lt;/ifmodule&gt;&lt;ifmodule&gt;&lt;br /&gt;TypesConfig conf/mime.types&lt;br /&gt;AddType application/x-compress .Z&lt;br /&gt;AddType application/x-gzip .gz .tgz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AddType application/x-httpd-php .php&lt;br /&gt;AddHandler cgi-script .cgi&lt;br /&gt;&lt;/ifmodule&gt;Aktifkan juga baris-baris berikut dengan menghilangkan tanda # di awal barisnya:Include conf/extra/httpd-autoindex.conf&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-userdir.conf&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-vhosts.conf&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-dav.conf&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-default.conf&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-ssl.confSelanjutnya ubah permission direktori Apache:$ cd /usr/local&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubah kepemilikan direktori apache2 ke user root:wheel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:wheel apache2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubah permission pada direktori apache2. Karena direktori ini kepemilikannya oleh root:wheel dan supaya bisa diakses oleh group www, kita ijinkan group www ini membaca dan mengeksekusi file-file di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chmod 755 apache2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya pada direktori apache2 ini hanya akan mengijinkan user root saja untuk dapat membaca dan menulisinya dengan mengubah permission menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R 600 apache2/*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya user root saja yang dapat mengakses seluruh direktori yang berada di bawah direktori apache2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+X apache2&lt;br /&gt;$ cd apache2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubah kepemilikan direktori binary Apache ke user root:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+x bin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktori cgi-bin juga berisi file-file binari. Hanya mengijinkan user root dan group www saja yang bisa mengaksesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www cgi-bin&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+x,g+x cgi-bin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web server akan membaca direktori icons, maka ubah pula kepemilikannya agar bisa dibaca oleh group www.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www icons&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R g+rX icons&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubah juga permission direktori logs:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www logs&lt;br /&gt;$ sudo chmod g+wX logs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir ubah kepemilikan direktori htdocs agar bisa dibaca oleh publik. Direktori ini nanti merupakan tempat menyimpan file-file web yang akan ditampilkan pada browser. Akses penulisan ke direktori ini hanya dibatasi kepada user root saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www htdocs&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R g+rX htdocs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena menginstall Apache dari source file. Kita harus membuat sendiri startup script-nya agar dapat dieksekusi oleh server pada saat booting. Start up script diletakkan di direktori /usr/local/etc/rc.d. Startup script dapat didownload di sini: Apache-2 FreeBSD Startup Script Kemudian tambahkan dua baris berikut pada file /etc/rc.conf:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apache2_enable=”YES”&lt;br /&gt;apache2_flags=”-DSSL”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubah permission file start up script menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo chmod 555 /usr/local/etc/rc.d/apache.sh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalankan file tersebut untuk mengaktifkan daemon httpd:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/etc/rc.d/apache.sh start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periksa apakah daemon httpd sudah aktif dengan command ps ax:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ ps ax | grep httpd33549 ?? Ss 0:12.88 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL&lt;br /&gt;33550 ?? I 0:00.43 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL&lt;br /&gt;33551 ?? I 0:00.40 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL&lt;br /&gt;33552 ?? I 0:00.32 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila output di console Anda sudah seperti di atas, selamat! Anda sudah berhasil menginstall web server pada server Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-5843386669071449808?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/5843386669071449808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=5843386669071449808' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/5843386669071449808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/5843386669071449808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2009/02/membangun-web-server-di-freebsd.html' title='Membangun Web Server Di FreeBSD'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-2601937876549515649</id><published>2008-11-27T20:18:00.001-08:00</published><updated>2008-11-27T20:18:55.732-08:00</updated><title type='text'>KoNFiguRaSi DiNamIs</title><content type='html'>Konfigurasi Dinamis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komputer-komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 2003 akan berusaha untuk memperoleh konfigurasi TCP/IP dari sebuah server DHCP pada jaringan Anda berdasarkan default seperti diuraikan pada Gambar 10. Jika suatu konfigurasi TCP/IP statis baru saja diimplementasikan pada sebuah komputer, maka Anda dapat mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;Klik Start&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;Klik Programs&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;Klik Connect To&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;Klik Show All Connections&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;Klik kanan Local Area Connection&lt;br /&gt;6.&lt;br /&gt;Klik Properties&lt;br /&gt;7.&lt;br /&gt;Pada tab General klik Internet Protocol (TCP/IP)&lt;br /&gt;8.&lt;br /&gt;Klik Properties. Untuk tipe-tipe koneksi yang lain, klik tab Networking&lt;br /&gt;9.&lt;br /&gt;Klik Obtain An IP Address Automatically&lt;br /&gt;10.&lt;br /&gt;Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi Manual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa server, misalnya DHCP, DNS, dan WINS, harus diberikan suatu alamat IP secara manual. Bila Anda tidak mempunyai sebuah server DHCP pada jaringan Anda, maka Anda harus mengonfigurasi komputer-komputer TCP/IP secara manual agar bisa memakai suatu alamat IP statis.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-2601937876549515649?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/2601937876549515649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=2601937876549515649' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/2601937876549515649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/2601937876549515649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2008/11/konfigurasi-dinamis.html' title='KoNFiguRaSi DiNamIs'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-4683407953628551220</id><published>2008-11-26T18:00:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T18:34:45.527-08:00</updated><title type='text'>MENGINSTALASI dan MENGKONFIGURASI TCP/IP STATIS pd WORKSTATION yg TERHUBUNG pd JARINGAN</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://chrosfrianli.blogspot.com/2008/11/menginstalasi-dan-mengkonfigurasi-tcpip.html"&gt;Menginstalasi dan Mengkonfigurasi TCP/IP statis pada workstation yang terhubung pada jaringan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberikan IP Address secara statis pada suatu Komputer yang terhubung melalui kabel LAN/UTP dari sebuah routerBagaimanakah cara seting IP address secara statis pada komputer yang terhubung melalui kabel LAN?Jawabannya, berikanlah komputer sebuah IP Address statis, biarkanlah PC tersebut menggunakan IP address yang sama setiap saat. Konfigurasikan wireless computer secara otomatis untuk mendapatkan sebuah IP address yang akan membolehkan PC ini untuk mendapatkan sebuah IP address dari DHCP server. Sebagai pengganti masukkkan setingan IP secara manual, lakukan prosedur ini untuk memastikan komputer untuk mendapatkan setingan TCP/IP yang benar.Memberikan suatu komputer sebuah IP statis sangat berguna ketika:*Menseting layanan umum pada komputer anda (FTP servers, Web servers, dll.).*Komputer sangat sering diakses pada jaringan tersebut sehingga komputer tersebut mudah sekali memetakannyaUntuk memberikan IP address statis pada suatu komputer yang terhubung melalui kabel LAN, anda perlu melakukan lima tahap berikut ini:1.Hubungkan komputer tersebut satu sama lain2.Periksa bila komputer tersebut diset ke DHCP3.Periksa IP Address router4.Dapatkan DNS Servers dari Linksys Router tersebut5.Konfigurasikan IP Address secara statis pada Ethernet AdapterUntuk memulai memberikan suatu komputer sebuah IP address statis, ikutilah tahap-tahap di bawah ini.Menghubungkan Peralatan Satu Sama LainPastikan anda memiliki koneksi internet yang aktif, kemudian hubungkan modemnya ke port internet pada router dan komputer ke salah satu dari empat port Ethernet.Periksa bila komputer diset ke DHCPUntuk mengkonfigurasi komputer mendapatkan sebuah IP address secara otomatis, anda harus memeriksa TCP/IP properties dari Ethernet Adapter yang diinstal pada komputer tersebut.Periksa IP Address RouterUntuk menemukan IP address lokal router Linksys, anda harus memeriksa setingan IP komputer tersebut.Periksa DNS Server Dari Router LinksysUntuk memeriksa DNS server pada router Linksys, anda harus mengakses halaman setup berbasis web.Konfigurasi IP Address Statis pada Ethernet AdapterWindows 2000/XPTahap 1:Klik Start, kemudian Control Panel.Tahap 2:Ketika jendela Control Panel terbuka, double-click Network Connections.Tahap 3:Klik-kanan Local Area Connection, kemudian klik Properties.Tahap 4:Ketika jendela Local Area Connection Properties muncul, klik Internet Protocol (TCP/IP) kemudian Properties.Tahap 5:Ganti pilihan dari Obtain an IP address automatically menjadi Use the following IP address dan isi seperti berikut ini:CATATAN: Pastikan anda mempunyai Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”*Default Gateway: “192.168.1.1” (Default Gateway ini anda tulis di bawah belakangan)Ganti setingan Obtain DNS server address automatically ke Use the following DNS Server addresses pada jendela yang sama. Kemudian isilah dengan isian berikut ini:*Preferred DNS server: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan)*Alternate DNS server: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan, bila ada dua DNS servers)Tahap 6:Klik OK kemudian OK atau Close.Windows 98/MEMemberikan IP address statis menggunakan Windows 98 atau ME:Tahap 1:Klik Start, kemudian Settings, kemudian Control Panel.Tahap 2:Double-klik Network kemudian pilih TCP/IP untuk Ethernet adapter pada PC tersebut. Segera setelah dipilih, klik Properties.Tahap 3:Ganti opsi dari Obtain Automatically ke Specify dan masukkan seperti berikut ini:CATATAN: Pastikan bahwa anda punya Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”Klik Gateway dan masukkan IP address lokal router ke dalam isian Default Gateway, lalu klik Add. Pada contoh ini kita gunakan 192.168.1.1 sebagai default gateway.NOTE: Gateway harus anda tulis dibawah belakangan.Tahap 5:Klik DNS Configuration, kemudian lanjutkan ke isian Host dan ketik tipe “computer,” lalu menuju ke isian DNS Server Search Order dan masukkan DNS Servers dari router tersebut, kemudian klik Add.CATATAN: DNS server harusnya gateway yang anda tulis terakhir.Tahap 6:Klik OK kemudian yang lainnya OK dan windows akan segera restart.Mac OSMemberikan IP address statis menggunakan Mac:Tahap 1:Klik menu Apple yang ada pada bagian sudut kanan atas layar, kemudian pilih System Preferences.CATATAN: Anda dapat menggunakan opsi lain untuk mengakses System Preferences.Tahap 2:Dibawah System Preferences klik Network.Tahap 3:Ketika layar Network tampil, lihat pada Location dan pilih Automatic kemudian dibawah Show pilih Built-in Ethernet.Tahap 4:Dibawah Configure IPv4 pilih Manually dan masukkan seperti berikut:CATATAN: Pastikan anda memiliki Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP Address: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”*Default Gateway: “192.168.1.1” (ini Default Gateway yang anda tulis di bawah belakangan)*DNS Servers: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan)Tahap 5:Klik apply&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-4683407953628551220?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/4683407953628551220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=4683407953628551220' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/4683407953628551220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/4683407953628551220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2008/11/menginstalasi-dan-mengkonfigurasi-tcpip.html' title='MENGINSTALASI dan MENGKONFIGURASI TCP/IP STATIS pd WORKSTATION yg TERHUBUNG pd JARINGAN'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-3762685698943891926</id><published>2008-11-08T02:21:00.001-08:00</published><updated>2008-11-08T02:21:43.580-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt; &lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/kaleng.JPG" title="Panduan Membuat Antena Kaleng"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/kaleng.JPG?w=162&amp;amp;h=249" alt="Panduan Membuat Antena Kaleng" height="249" width="162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/antena-sudah-jadi.jpg" title="Antena sudah jadi"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/antena-sudah-jadi.jpg?w=271&amp;amp;h=249" alt="Antena sudah jadi" height="249" width="271" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemarin saya dan mas lilik suheri (UPT Team) sengaja membuat dokumentasi pembuatan antena kaleng. Tutorial ini sangat panjang dan tidak mungkin saya tuliskan di blog ini karena &lt;em&gt;bandwidth limited&lt;/em&gt; (bandwidth orang Indonesia). Tapi sebagai panduan sebelum Anda merencanakan membuat atau mendownload tutorial ini baca penjelasan berikut ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-111"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; Pertama&lt;/strong&gt;, untuk dapat mendownload file ini Anda harus bergabung dulu di &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/sunatan"&gt;Yahoo Sunatan &lt;/a&gt;atau kalau tidak mau bergabung silakan cari di &lt;a href="http://dosen.amikom.ac.id/" title="Cari yang namanya Hari Sudibyo" target="_blank"&gt;AMIKOM&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, tetapkan tujuan di area mana Anda berada. Jika Anda berada di wilayah &lt;em&gt;Hot Spot Area&lt;/em&gt; yang tidak terproteksi untuk akses internetnya maka Anda sangat cocok untuk membaca tutorial ini dan mengimplementasikannya. Sangat cocok juga bagi mahasiswa yang di kampusnya menyediakan AP (&lt;em&gt;Access Point&lt;/em&gt;), dengan syarat jarak kos dan kampus tidak terlalu jauh. Cocok juga bagi Anda yang ingin mengekplorasi signal Wi-Fi yang ada di angkasa tempat Anda tinggal. Biasanya ada juga Wi-Fi yang aksesnya dibuka untuk umum (kalau Indonesia kelihatannya jarang ada yang seperti ini).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;, belilah perangkat berikut di toko elektronik terdekat di kota Anda (kecuali WLAN &lt;em&gt;Card&lt;/em&gt;) untuk membuat antena kaleng.&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Belilah kaleng yang mempunyai diameter 10 centimeter dan panjangnya 33 centimeter (lebih gpp, nanti bisa dipotong). Biasanya kaleng yang mempunyai diameter seperti ini adalah kaleng twister atau astor. Ingat belinya di supermarket jangan di toko komputer atau toko elektronik, harganya sekitar Rp. 11—14.000;-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;WLAN Card jenis PCI untuk PC biasa (komputer jangkrik) merk bebas. Punya saya D-Link DWL G510 yang harganya dulu Rp. 380.000, sekarang kira-kira harganya Rp. 340.000 dengan merk terbaru DWL G520.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kabel RG 58 sepanjang 15 meter maksimal, lebih panjang dari itu tidak disarankan karena bisa memperlambat transfer data. Punya saya sendiri panjangnya 7 meter yang tadinya 13 meter.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMA Connector (bukan anak SMA) harganya Rp. 11.000;-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;N Connector atau Socket TNC Segel Chasis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Plug TNC RG 58 CRMPG.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;4 baut dan 4 mur (bukan &lt;a href="http://murniramli.wordpress.com/" target="_blank"&gt;murniramli&lt;/a&gt; lho), untuk lebih jelasnya silakan lihat nota pembelian dibawah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/nota-pembelian.jpg" title="Nota pembelian"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/nota-pembelian.jpg?w=420&amp;amp;h=305" alt="Nota pembelian" height="305" width="420" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Keempat&lt;/strong&gt;, Download tutorialnya di &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/sunatan"&gt;Yahoo Sunatan&lt;/a&gt; pada folder file.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Post &lt;/em&gt;ini ada karena banyak yang meminta kepada saya untuk menuliskan kembali artikel pembuatan antena kaleng seperti yang pernah saya tulis di blog lamaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga tulisan saya bermanfaat bagi yang memerlukan. Saya minta maaf jika metode penulisan, penggunaan bahasa, dan beberapa istilah yang saya gunakan kurang tepat karena minimnya pengetahuan saya.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-3762685698943891926?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/3762685698943891926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=3762685698943891926' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/3762685698943891926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/3762685698943891926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2008/11/kemarin-saya-dan-mas-lilik-suheri-upt.html' title=''/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-2940416868992569243</id><published>2008-11-08T02:15:00.001-08:00</published><updated>2008-11-08T02:15:43.987-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://orinet-semarang.blogspot.com/2007/12/posted-by-stekom-november-13-2007.html"&gt;Membuat  wajanbolic&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Posted by: &lt;strong&gt;stekom&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;LATAR BELAKANG&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Untuk meningkatkan jarak jangkauan wireless LAN diperlukan antena &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;eksternal dengan gain yang lebih tinggi dari antenna standard&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Antena eksternal High Gain harganya relative mahal &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Banyak barang-barang yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;yang dapat digunakan untuk membuat antenna High Gain dengan cara &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;mudah dan biaya ringan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img style="width: 332px; height: 180px;" src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajanbolic_antena.jpg" alt="wajanbolic_antena.jpg" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Photo : Antena WajanBolic&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;TUJUAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Sharing pengetahuan/ pengalaman dalam hal pembuatan homebrew  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;antenna khususnya Antenna WajanBolic dan hal-hal seputar Wireless Network&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;br /&gt;SEKILAS WIRELESS/ WiFi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;WiFi (Wireless Fidelity) adalah istilah generik untuk peralatan Wireless Lan atau WLAN. Biasa menggunakan keluarga standar IEEE 802.11. Oleh karena itu didukung banyak vendor.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;DASAR HUKUM&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 tentang penggunaan pita frekuensi 2400-2483.5MHz yang ditandatangani pada tanggal 5 januari 2005 aleh Mentri Perhubungan M. Hatta Rajasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Beberapa hal yang penting dari Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 adalah Anda tidak memerlukan izin stasiun radio dari pemerintah untuk menjalankan peralatan internet pada frekuensi 2.4GHz, tetapi dibatasi dengan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0pt 36pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;1.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Maksimum daya pemancar ada 100mW (20dBm).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0pt 36pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;2.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Effective Isotropic Radiated Power/ EIRP di antenna adalah 36dBm&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0pt 36pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;3.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Semua peralatan yang digunakan harus di-approve/ disertifikasi oleh POSTEL&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;ANTENA WAJANBOLIC&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Kenapa disebut WajanBolic?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Wajan : penggorengan, alat dapur buat masak &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Bolic : parabolic &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;WajanBolic : Antena parabolic yg dibuat dari wajan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Karena berasal dari wajan maka kesempurnaannya tidak sebanding dg antenna parabolic yg sesungguhnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Dalam workshop akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;dengan pertimbangan :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Beberapa kekurangan antenna WajanBolic :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: auto 0pt; text-align: justify;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS;"&gt;Karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;ANTENA 2.4 GHz&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Beberapa Contoh Design Antena 2.4 GHz&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Kebanyakan antenna homebrew wifi yg ada di internet : antenna yagi, antenna kaleng (tincan antenna), antenna biquad, antenna helix, antenna slotted waveguide. Komponen yg selalu ada dlm design antenna-antena tsb : N-type Connector &amp;amp; pigtail&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Konektor : N-type Male, N-type Female, RP TNC Male, RP TNC Female, Pigtail&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Ok..!! kita langsung saja ke pembuatan WajanBolic&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Persiapan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Peralatan dan bahan yang perlu di siapkan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;BAHAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Wajan diameter 36″ (semakin besar diametr semakin bagus) &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;PVC paralon tipis diameter 3″ 1 meter &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Doff 3″ (tutup PVC paralon) 2 buah &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Aluminium foil &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Baut + mur ukuran 12 atau 14 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;N Connector female &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;kawat tembaga no.3 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Double tape + lakban &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;PERALATAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Penggaris &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Pisau/ Cutter &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Solder + timah nya &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Gergaji besi &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%; color: black;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;PERKIRAAN HARGA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 100.000,-. Bandingkan jikan Anda harus membeli antenna Grid 24db, yang bikinan local saja mencapai Rp 500.000,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000,- lebih. Atau membeli antenna grid local yang harga nya Rp 200.000,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;TAHAP PENGERJAAN&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14, cukup satu lubang saja. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Kemudia, ukur diametr wajan, kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. Untuk lebih jelas nya silahkan liat gambar di bawah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Contoh :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15.3 cm&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Beri lubang  pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector, untuk itu gunakan rumus antenna kaleng. Bias di lihat di &lt;a href="http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil kalkulasi website di atas. Dan solderkan pada N Connector yang telah di siapkan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi td&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Dan pasangkan doff tersebut ke PVC paralon &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran bautyang sudah di siapkan, dan kencangkan secukup nya. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: 100%;"&gt;Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak untuk wardriving.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajan5.jpg" alt="wajan5.jpg" style="width: 386px; height: 267px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="width: 385px; height: 287px;" src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajan1.jpg" alt="wajan1.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="width: 391px; height: 293px;" src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajan2.jpg" alt="wajan2.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="width: 388px; height: 290px;" src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajan3.jpg" alt="wajan3.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajan4.jpg" alt="wajan4.jpg" style="width: 365px; height: 213px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="width: 361px; height: 270px;" src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajan8.jpg" alt="wajan8.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="width: 371px; height: 278px;" src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajan9.jpg" alt="wajan9.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="width: 372px; height: 278px;" src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajan10.jpg" alt="wajan10.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="width: 363px; height: 272px;" src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajan11.jpg" alt="wajan11.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="width: 374px; height: 280px;" src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/08/wajan16.jpg" alt="wajan16.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-2940416868992569243?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/2940416868992569243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=2940416868992569243' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/2940416868992569243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/2940416868992569243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2008/11/membuat-wajanbolic-posted-by-stekom.html' title=''/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-1623244951088782972</id><published>2008-11-08T02:07:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T02:08:32.894-08:00</updated><title type='text'>NIRKABEL</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jaringan lokal nirkabel&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;WLAN&lt;/b&gt; adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya: link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Area dapat berjarak dari ruangan tunggal ke seluruh kampus. Tulang punggung jaringan biasanya menggunakan kable, dengan satu atau lebih titik akses jaringan menyambungkan pengguna nirkabel ke jaringan berkabel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;LAN nirkabel adalah suatu jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-1623244951088782972?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/1623244951088782972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=1623244951088782972' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/1623244951088782972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/1623244951088782972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2008/11/nirkabel.html' title='NIRKABEL'/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-3742016898591482488</id><published>2008-11-08T01:47:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T01:53:37.046-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;PENYAMBUNGAN&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;SERAT OPTIK &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyambungan Kabel Serat Optik&lt;br /&gt;Dalam jaringan kabel titik rawan gangguan terletak pada titik sambungan, karena pengaruh dari luar seperti masuknya air ke dalam closure. Dalam jangka waktu yang panjang 5 s/d 10 tahun akan menyebabkan turunnya karakteristik kabel, demikian juga akan menyebabkan rugi-rugi optik bertambah besar. Selain faktor air yang akan mempengaruhi kualitas jaringan juga faktor mekanis seperti tegangan yang berlebihan serta bending radius.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 class="post-title"&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body"&gt;  &lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;PENYAMBUNGAN&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;SERAT OPTIK &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Penyambungan Kabel Serat Optik&lt;br /&gt;Dalam jaringan kabel titik rawan gangguan terletak pada titik sambungan, karena pengaruh dari luar seperti masuknya air ke dalam closure. Dalam jangka waktu yang panjang 5 s/d 10 tahun akan menyebabkan turunnya karakteristik kabel, demikian juga akan menyebabkan rugi-rugi optik bertambah besar. Selain faktor air yang akan mempengaruhi kualitas jaringan juga faktor mekanis seperti tegangan yang berlebihan serta bending radius.&lt;br /&gt;Tujuan penyambungan kabel optik secara umum adalah untuk menyambung dua buah kabel serat optik sesuai dengan prosedur yang benar sehingga mempunyai rugi-rugi sekecil mungkin.&lt;br /&gt;Prosedur penyambungan kabel serat optik adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Penyambungan kabel serat optik harus sesuai prosedur&lt;br /&gt;Penggunaan material dan peralatan harus benar&lt;br /&gt;Pemasangan sarana sambung kecil kabel harus sesuai petunjuk pelaksanaan&lt;br /&gt;Pengetesan harus dilakukan sesuai penyambungan&lt;br /&gt;Kesemuannya harus dilaksanakan dengan baik dan benar untuk mendapatkan hasil yang optimal.&lt;br /&gt;Proses penyambungan kabel serat optik meliputi :&lt;br /&gt;Penyambungan kabel&lt;br /&gt;Penyambungan serat&lt;br /&gt;Pertama yang harus dilaksanakan adalah penanganan sarana sambung kabel lalu penanganan serat.&lt;br /&gt;Penyambungan kabel dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :&lt;br /&gt;Penyambungan secara mekanik&lt;br /&gt;Penyambungan secara heat shrink (panas kerut)&lt;br /&gt;Jadi fungsi sarana sambung kabel (closure) adalah untuk menempatkan tray dan agar kedap terhadap air.&lt;br /&gt;Teknik penyambungan serat optik dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :&lt;br /&gt;Secara mekanik&lt;br /&gt;Penyambungan serat dengan sistem mekanik saat sekarang tidak digunakan lagi oleh PT Telkom karena akan menghasilkan loss yang cukup besar.&lt;br /&gt;Gambar 3.13 Alat sambung serat optik jenis manual&lt;br /&gt;Secara fusion&lt;br /&gt;Gambar 3.14 Alat sambung optik jenis heat shrink ( fusion )&lt;br /&gt;Penyambungan serat optik dengan sistem fusion terbukti lebih handal karena hanya sedikit loss yang dihasilkan.&lt;br /&gt;Rugi- rugi penyambungan&lt;br /&gt;Perbedaaan Struktur Serat&lt;br /&gt;Gambar 3.15 Core tidak berada di tengah&lt;br /&gt;Karena letak core yang tidak central maka dalam penyambungan akan didapatkan hasil yang tidak optimal dengan loss yang tinggi.&lt;br /&gt;Kualitas Penyambungan yang Kurang&lt;br /&gt;Permukaan serat tidak rata&lt;br /&gt;Gambar 3.16 Permukaan pemotongan yang halus dan rata&lt;br /&gt;Sumbu serat tidak sejajar&lt;br /&gt;Gambar 3.17 Pengaturan serat yang tidak sejajar&lt;br /&gt;Penyimpangan sudut&lt;br /&gt;Gambar 3.18 Terjadi penyimpangan sudut&lt;br /&gt;Ujung serat berjauhan&lt;br /&gt;Gambar 3.19 Pengaturan serat terlalu jauh&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan kualitas penyambungan yang baik harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;Kualitas kabel&lt;br /&gt;Alat sambung yang baik&lt;br /&gt;Lingkungan harus bersih&lt;br /&gt;Teknisi harus berpengalaman&lt;br /&gt;Penyambungan Kabel Serat Optik dengan Menggunakan Closure Raychem&lt;br /&gt;Sarana sambung kabel&lt;br /&gt;Syarat yang harus dipenuhi oleh sarana sambung kabel adalah harus mampu melindungi serat dari gangguan alam dan mekanis seperti air, panas, reaksi kimia, getaran, tension dan bending.&lt;br /&gt;Penanganan sarana sambung kabel&lt;br /&gt;Penanganan sarana sambung kabel harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;Tangan dan kabel harus bersih&lt;br /&gt;Sarana sambung kabel harus bersih&lt;br /&gt;Sealing ring harus bersih&lt;br /&gt;Tunggu sarana sambung kabel harus dingin&lt;br /&gt;Material&lt;br /&gt;Material untuk penyambung kabel serat optik dibagi menjadi dua yaitu :&lt;br /&gt;Material khusus&lt;br /&gt;Material umum&lt;br /&gt;Procedure Penyambungan Kabel Serat Optik dengan Menggunakan Closure Raychem&lt;br /&gt;Penyambungan dengan menggunakan closure Raychem merupakan teknik penyambungan kabel dengan dua cara yaitu dengan mekanik dan heat shrink (panas kerut). Dikategorikan mekanik karena sistem penutup dome dengan penguncian klem, dan dikategorikan heat shrink karena adanya bagian yang perlu dipanaskan untuk mengencangkannya yaitu pada bagian oval seal.&lt;br /&gt;Closure Raychem digambarkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;Gambar 3.20 Alat sambung kabel serat optik jenis closure Raychem&lt;br /&gt;Closure Raychem ada dua tipe yaitu :&lt;br /&gt;Tipe B2 : 1 oval port dan 2 circle port artinya 2 tray kali 12 core sambungan&lt;br /&gt;Tipe B4 : 1 oval port dan 4 circle port artinya 4 tray kali 12 core sambungan&lt;br /&gt;Agar mendapatan hasil sambungan yang optimal maka prosedur kerja dari penyambungan harus benar-benar terlaksanakan. Flowchart penyambungan kabel serat optik adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Gambar 3.21 Flowchart penyambungan kabel serat optik&lt;br /&gt;Pemanasan kabel pada oval outlet&lt;br /&gt;Secara runtut lepaskan pengunci klem, klem itu sendiri, dome dan sealing ring&lt;br /&gt;Potong oval port pada ujungnya&lt;br /&gt;Masukan oval seal ke kabel kemudian masukkan kabel ke oval port&lt;br /&gt;Persiapan kabel&lt;br /&gt;Kupas kulit kabel HIDPE sheat sepanjang 1200 mm&lt;br /&gt;Potong strenght member sisakan 75 mm dari ujung kulit kabel yang dikupas tersebut&lt;br /&gt;Pasang kabel grounding dengan cara mengupas kulit kabel sepanjang 25 mm dari ujung kulit kabel&lt;br /&gt;Potong loose tube menggunkan tube cutter sisakan 35 mm dari ujung kulit kabel dan pasang transportation tube&lt;br /&gt;Luruskan lingkaran kabel dengan ujung oval port pada base dome&lt;br /&gt;Masukkan strength member pada klem dan kencangkan menggunakan obeng&lt;br /&gt;Proses heat shrink (sealing untuk outlet)&lt;br /&gt;Bersihkan oval port dan ujung kabel&lt;br /&gt;Kasarkan permukaan oval port dan ujung kabel menggunakan ampelas dan bersihkan menggunakan tisu kabel&lt;br /&gt;Pasang oval seal pada oval port untuk memberi tanda pada kabel&lt;br /&gt;Tempatkan garis biru aluminium foil pelindung kabel dari panas sejajar dengan tanda yang ada pada kabel&lt;br /&gt;Pasang oval seal pada oval port kemudian pasang klip pencabang pada oval seal tepat diantara kedua kabel&lt;br /&gt;Kerutkan oval seal dengan menggunakan hot gun hingga warna bintik-bintik hijau menjadi hitam, perhatikan dudukan kedua kabel jangan sampai berubah&lt;br /&gt;Panaskan ujung bagian bawah sampai adhesive benar-benar kelihatan meleleh dan keluar&lt;br /&gt;Pengaturan serat pada tray&lt;br /&gt;Masing-masing splice tray mempunyai kapasitas 12 sambungan dan masing-masing sisi dapat dipasang empat transportation tube besar atau enam transportation tube kecil, kemudian tandai transpotation tube tersebut 15 mm dari ujung tray&lt;br /&gt;Hati-hati waktu memotong transportation tube dan kencangkan transportation tube dengan menggunakan tie wrap lalu pasangan tutup pelindung tray&lt;br /&gt;Penyambungan Serat Optik (Fusion Splicing)&lt;br /&gt;Teknik penyambungan serat optik untuk menyambung dua serat secara permanen dan untuk mendapatkan hasil dengan rugi-rugi yang kecil dapat dilakukan dengan menggunakan cara fusion, dimana alat yang digunakan disebut fusion splicer.&lt;br /&gt;Struktur fusion splicer&lt;br /&gt;Fusion splicer mempunyai struktur sebagai berikut :&lt;br /&gt;Alur V dan klem&lt;br /&gt;Merupakan dudukan bagi kedua serat yang akan disambung&lt;br /&gt;Mikro positioned &amp;amp; sensor fusion splicer&lt;br /&gt;Gambar 3.22 Proses Pensejajaran Fiber&lt;br /&gt;Elektroda&lt;br /&gt;Mengemisikan panas yang akan digunakan untuk meleburkan kedua ujung serat yang akan disambung, inilah yang merupakan proses fusion. Proses fusion dilakukan jika kedua ujung serat telah bertemu dan betul-betul pasa posisi yang tepat&lt;br /&gt;Sistem sensor yang berisi kaca dan lensa&lt;br /&gt;Sistem sensor ini bekerja untuk mengatur dudukan dari kedua ujung serat yang akan disambung. Salah satu serat akan menjadi referensi bagi serat yang lainnya.&lt;br /&gt;Proses fusion slicing&lt;br /&gt;Menghidupkan alat ukur&lt;br /&gt;Mesin splicer menggunakan catuan listrik PLN. Setelah tombol “ON” ditekan, monitor LCD akan menampilkan menu-menu yang digunakan untuk setting alat ukur&lt;br /&gt;Memilih mode penyambung&lt;br /&gt;Maksutnya adalah setting alat splicer seperti setting arus, panjang gelombang, dan besarnya loss maksimum yang diijinkan&lt;br /&gt;Pemasangan splice protector&lt;br /&gt;Sebelum serat dikupas terlebih dahulu masukan sleeve (splice protector) ke salah satu serat yang akan disambung. Langkah ini sangat sederhana tapi paling sering terlupakan&lt;br /&gt;Pengupasan coating&lt;br /&gt;Kupas coating kedua ujung yang akan disambung sepanjang 5 cm menggunakan serat stripper. Bersihkan serat yang sudah dikupas tersebut menggunakan tissue beralkohol dengan arah yang tetap setelah bersih hindarkan serat tersentuh oleh benda apapun termasuk tangan&lt;br /&gt;Pemotongan serat&lt;br /&gt;Potong serat yang sudah dibersihkan tersebut dengan menggunakan serat cleaver, sisakan 3 mm dari batas coating yang terkupas (potong sepanjang 47 mm). potongan serat harus benar-benar rata dan tegak lurus dengan panjang serat.&lt;br /&gt;Pemasangan serat V Groove&lt;br /&gt;Dalam pemasangan serat pada V Groove membutuhkan ketelitian yang tinggi. Ujung serat yang sudah dipotong tersebut jangan samapi menyentuh alur. Jika kedua ujung serat telah menempati dudukan V Groove secara benar tutup wind protector-nya&lt;br /&gt;Fusion splicing&lt;br /&gt;Semua pekerjaan ini dilakukan oleh mesin splicer. Kedua ujung fiber akan saling mendekat satu dengan yang lainnya, selama proses tersebut berlangsung splicer akan memancarkan short are (dalam jumlah kecil) untuk membersihkan permukaan kedua serat. Splicer akan menghentikan pergerakan kedua serat saat gap antara kedua ujung serat telah terposisikan dengan tepat. Setelah initial gap setting splicer akan menghitung dan menampilkan posisi sudut potong kedua ujung serat.&lt;br /&gt;Ketika posisi cladding dan core kedua ujung serat benar-benar sejajar splicer akan memperkecil gap (final gap setting) dan menghasilkan tegangan yang tinggi untuk meleburkan (are fusion) kedua ujung serat agar tersambung. Mikroprosesor akan menghitung estimasi loss hasil sambungan dan menampilkannya di LCD monitor&lt;br /&gt;Rearc&lt;br /&gt;Gambar 3.23 Proses Rearc&lt;br /&gt;Rearc dilakukan jika nilai estimasi loss terlalu besar.&lt;br /&gt;Estimasi fusion splicing loss dilakukan denganca cara Local Injection &amp;amp; Detection (LID)&lt;br /&gt;Pengerutan sleeve/ smove (splice protector)&lt;br /&gt;Panjang sleeve adalah 4 cm, atur agar posisi sambungan tepat berada di tengah sleeve kemudian ke tempat pemanas (tube heater) agar sleeve berkerur sehingga kedudukannya fix dan dapat melindungi sambungan. Sleeve ini bekerja dengan sistem panas kerut. Proses pengerutan berakhir dengan ditandai suara beep dan off-nya LED illumination.&lt;br /&gt;Flowchart operasi penyambungan serat optik digambarkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;Gambar 3.24 Flowchart operasi penyambungan&lt;br /&gt;Pemeliharaan fusion spicer&lt;br /&gt;Pemeliharaan alat fusion splicer sangan penting agar kehandalan perangkat terjaga, pemeliharaan dilakukan terutama pada V Groove, lensa dan LED serta pembersihan/penggantian elektroda.&lt;br /&gt;Pemasangan Dome Clousure&lt;br /&gt;Pastikan sealing ring dan tempatnya bersih lalu pasang pada base&lt;br /&gt;Pasang dome dengan hati-hati pada base, lalu pasang klem disekeliling base&lt;br /&gt;Kunci klem&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;a href="http://mithatkj.blogspot.com/2008/10/penyambungan-serat-optik.html"&gt;Read More......&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div class="post-footer"&gt; &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt; &lt;span class="post-author"&gt; Diposkan oleh MITA HARANI &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; di &lt;a class="timestamp-link" href="http://mithatkj.blogspot.com/2008/10/penyambungan-serat-optik.html" title="permanent link"&gt;20:00&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;a class="comment-link" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;amp;postID=1254699864949359701" onclick=""&gt;0 komentar&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-backlinks post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-icons"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin pid-902854698"&gt; &lt;a href="post-edit.g?blogID=6268740489231870295&amp;amp;postID=1254699864949359701" title="Edit Entri"&gt; &lt;span class="quick-edit-icon"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-2"&gt; &lt;span class="post-labels"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="post uncustomized-post-template"&gt; &lt;a name="2042572433262164141"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title"&gt; &lt;a href="http://mithatkj.blogspot.com/2008/10/serat-optik.html"&gt;serat optik&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body"&gt;  &lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KABEL SERAT OPTIK&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Serat&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;optik&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.&lt;br /&gt;serat optik&lt;br /&gt;Serat optik umumnya digunakan dalam sistem telekomunikasi serta dalam pencahayaan, sensor, dan optik pencitraan.&lt;br /&gt;Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.&lt;br /&gt;Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.&lt;br /&gt;Pembagian Serat optik dapat dilihat dari 2 macam perbedaan :&lt;br /&gt;1. Berdasarkan Mode yang dirambatkan :&lt;br /&gt;Single mode : serat optik dengan core yang sangat kecil, diameter mendekati panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding cladding.&lt;br /&gt;Multi mode : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.&lt;br /&gt;2. Berdasarkan indeks bias core :&lt;br /&gt;Step indeks : pada serat optik step indeks, core memiliki indeks bias yang homogen.&lt;br /&gt;Graded indeks : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.&lt;br /&gt;Bagian-bagian serat optik jenis single mode&lt;br /&gt;Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit Error Rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.&lt;br /&gt;Sejarah perkembangan&lt;br /&gt;Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar.&lt;br /&gt;Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro.&lt;br /&gt;Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya&lt;br /&gt;gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter.&lt;br /&gt;Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya, sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan cukup kita dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera Pasifik.&lt;br /&gt;Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km.&lt;br /&gt;Tahun 80-an, bendera lomba industri serat optik benar-benar sudah berkibar. Nama-nama besar di dunia pengembangan serat optik bermunculan. Charles K. Kao diakui dunia sebagai salah seorang perintis utama. Dari Jepang muncul Yasuharu Suematsu. Raksasa-raksasa elektronik macam ITT atau STL jelas punya banyak sekali peranan dalam mendalami riset-riset serat optik.&lt;br /&gt;2. Time Line Pengembangan Fiber Optik&lt;br /&gt;1917 Theory of stimulated emission Albert Einstein mengajukanm sebuah teori tentang emisi terangsang dimana jika ada atom dalam tingkatan energi tinggi 1954 "Maser" developed Charles Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger di Columbia University mengembangkankan "maser" yaitu microwave amplification by stimulated emission of radiation, dimana molekul dari gas amonia memperkuat dan menghasilkan gelombang. . Pekerjaan ini menghabiskan waktu tiga tahun sejak ide Townes pada tahun 1951 untuk mengambil manfaat dari osilasi frekuensi tinggi molekular untuk membangkitkan gelombang dengan penjang gelombang pendek pada gelombang radio. 1958 Pengenalan Konsep Laser Townes dan ahli fisika Arthur Schawlow mempublikasikan paper yang menunjukan bahwa maser dapat dibuat untuk dioperasikan pada daerah infra merah dan optik. .Paper ini menjelaskan tentang konsep laser (light amplification by stimulated emission of radiation)&lt;br /&gt;1960 ditemukannya Continuously operating helium-neon gas laser Laboratorium Riset Bell dan Ali Javan serta koleganya William Bennett, Jr., dan Donald Herriott menemukan sebuah continuously operating helium-neon gas laser. 1960 Ditemukannya Operable laser Theodore Maiman, seorang fisikawan dan insinyur elektro di Hughes Research Laboratories, menemukan operable laser dengan menggunakan sebuah kristal batu rubi sintesis sebagai medium. 1961 Glass fiber demonstration Peneliti industri Elias Snitzer dan Will Hicks mendemontrasikan sinar laser yang diarahkan melalui serat gelas yang tipis. Inti serat gelas tersebut cukup kecil yang membuat cahaya hanya dapat melewati satu bagian saja tetapi banyak&lt;br /&gt;ilmuwan menyatakan bahwa serat tidak cocok untuk komunikasi karena rugi rugi cahaya yang terjadi karena melewati jarak yang sangat jauh. 1961 Penggunaan ruby laser untuk keperluan medis Penggunaan laser yang dihasilkan dari batu Rubi yang pertama, Charles Campbell of the Institute of Ophthalmology at Columbia- Presbyterian Medical Center dan Charles Koester of the American Optical Corporation menggunakan prototipe ruby laser photocoagulator untuk menghancurkan tumor pada retina pasien. 1962 Pengembangan Gallium arsenide laser Tiga group riset terkenal yaitu General Electric, IBM, dan MIT’s Lincoln Laboratory secara simultan mengembangkan gallium arsenide laser yang mengkonversikan energi listrk secara langsung ke dalam cahaya infra merah dan perkembangan selanjutnya digunakan untuk pengembangan CD dan DVD player serta penggunaan laser printer. 1963 Heterostructures Ahli fisika Herbert Kroemer mengajukan ide yaitu heterostructures, kombinasi dari lebih dari satu semikonduktor dalam layer-layer untuk mengurangi kebutuhan energi untuk laser dan membantu untuk dapat bekerja lebih efisien. Heterostructures ini nantinya akan digunakan pada telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya.&lt;br /&gt;1966 kertas Landmark pada optical fiber Charles Kao dan George Hockham yang melakukan penelitian di Standard Telecommunications Laboratories Inggris mempublikasikan landmark paper yang mendemontrasikan bahwa fiber optik dapat mentransmisikan sinar laser yang sangat sedikit rugi-ruginya jika gelas yang digunakan sangat murni. Dengan penemuan ini kemudian para peneliti lebih fokus pada bagaimana cara memurnikan bahan gelas. 1970 Fiber Optik yang memenuhi standar kemurnian. Ilmuwan Corning Glass Works yaitu Donald Keck, Peter Schultz, dan Robert Maurer melaporkan penemuan fiber optik yang memenuhi standar yang telah ditentukan oleh Kao dan Hockham. Gelas yang paling murni yang dibuat terdiri atas gabungan silika dalam tahap uap dan mampu mengurangi rugi-rugi cahaya kurang dari 20 decibels per kilometer. Pada 1972 tim ini menemukan gelas dengan rugi-rugi cahaya hanya 4 decibels per kilometer. Juga pada tahun 1970, Morton Panish dan Izuo Hayashi dari Bell Laboratories dengan tim Ioffe Physical Institute di Leningrad, mendemontrasikan semiconductor laser yang dapat dioperasikan pada temperatur ruang. Kedua penemuan tersebut merupakan terobosan dalam komersialisasi penggunaan fiber optik. 1973 Proses Chemical vapor deposition John MacChesney dan Paul O. Connor pada Bell Laboratories mengembangkan proses chemical vapor deposition process yang memanaskan uap kimia dan oksigen ke bentuk ultratransparent glass yang dapat diproduksi masal ke dalam fiber optik yang mempunyai rugi-rugi sangat kecil. 1975 Komersialisasi Pertama dari semiconductor laser Insinyur pada Laser Diode Labs mengembangkan semiconductor laser komersial pertama yang dapat dioperasikan pada suhu kamar. 1977 Perusahaan telepon menguji coba penggunaan fiber optic Perusahaan telepon memulai penggunaan fiber optik yang membawa lalu lintas telepon. GTE membuka jalur antara Long Beach dan Artesia, California, yang menggunakan transmisi light-emitting diode. Bell Labs mendirikan sambungan yang sama pada sistem telepon di Chicago dengan jarak 1,5 mil di bawah tanah yang menghubungkan 2 s switching station.&lt;br /&gt;1980 Sambungan Fiber-optic telah ada di Kota kota besar di Amerika AT&amp;amp;T mengumumkan akan menginstal fiber-optic yang menghubungkan kota kota antara&lt;br /&gt;Boston dan Washington D.C. kemudian dua tahun kemudian MCI mengumumkan untuk melakukan hal yang sama. 1987 "Doped" fiber amplifiers David Payne di University of Southampton memperkenalkan fiber amplifiers yang dikotori oleh elemen erbium. optical amplifiers abru ini mampu menaikan sinyal cahaya tanpa harus mengkonversikan terlebih dahulu ke dalam energi listrik. 1988 Kabel Pertama Transatlantic Fiber-Optic Kabel Translantic yang pertama menggunakan fiber glass yang sangat transparan sehingga repeater hanya dibutuhkanb ketika sudah mencapai 40mil. 1991 Optical Amplifiers Emmanuel Desurvire di Bell Laboratories serta David Payne dan P. J. Mears dari University of Southampton mendemontrasikan optical amplifiers yang terintegrasi dengan kabel fiber optic tersebut. Keuntungannya adalah dapat membawa informasi 100 kali lebih cepat dari pada kabel electronic amplifier. 1996 optic fiber cable yang menggunakan optical amplifiers ditaruh di samudera pasifik TPC-5, sebuah optic fiber merupakan fiber optic pertama yang menggunakan optical amplifiers. Kabel ini melewati samudera pasifik mulai dari San Luis Obispo, California, ke Guam, Hawaii, dan Miyazaki, Japan, dan kembali ke Oregon coast dan mampu untuk menangani 320,000 panggilan telepon. 1997 Fiber Optic menghubungkan seluruh dunia Fiber Optic Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan abel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.&lt;br /&gt;2. Generasi Perkembangan Serat Optik&lt;br /&gt;Berdasarkan penggunaannya maka sistem komunikasi serat optik (SKSO) dibagi menjadi 4 tahap generasi yaitu :&lt;br /&gt;1. Generasi pertama (mulai 1975) Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.&lt;br /&gt;2 Generasi kedua (mulai 1981)&lt;br /&gt;Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama.&lt;br /&gt;3. Generasi ketiga (mulai 1982)&lt;br /&gt;Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga&lt;br /&gt;transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s.&lt;br /&gt;4. Generasi keempat (mulai 1984)&lt;br /&gt;Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.&lt;br /&gt;5. Generasi kelima (mulai 1989)&lt;br /&gt;Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.&lt;br /&gt;6. Generasi keenam&lt;br /&gt;Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.&lt;br /&gt;Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-3742016898591482488?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/3742016898591482488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=3742016898591482488' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/3742016898591482488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/3742016898591482488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2008/11/penyambungan-serat-optik-penyambungan.html' title=''/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6268740489231870295.post-8252595296207877804</id><published>2008-10-25T21:02:00.000-07:00</published><updated>2008-10-25T21:08:33.753-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>soal !&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; # Yang termasuk alat sambungserat optik jenis manual adalah.....&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;       a.  fiber ,  clamp , spark&lt;br /&gt;       b. elektrode , spark , matching gel&lt;br /&gt;       c. sleeve , fiber , matching gel&lt;br /&gt;       d. clamp , spark , elektrode&lt;br /&gt;       e. fiber , elektode , sleeve&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6268740489231870295-8252595296207877804?l=mithatkj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mithatkj.blogspot.com/feeds/8252595296207877804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6268740489231870295&amp;postID=8252595296207877804' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/8252595296207877804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6268740489231870295/posts/default/8252595296207877804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mithatkj.blogspot.com/2008/10/soal-yang-termasuk-alat-sambungserat.html' title=''/><author><name>MITA HARANI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11221465521457485122</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
